JAKARTA,– Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan semua jabatan eselon 2 segera diisi oleh pejabat definitif pada 2021.
Saat ini, Pemprov DKI tengah melakukan tahapan seleksi terbuka atau lelang 16 jabatan eselon 2 di DKI Jakarta.
“Nanti kita lelang lagi jabatan yang masih kosong. Karena diharapkan tahun ini, jabatan-jabatan yang kosong bisa terisi dengan pejabat definitif,” ujar Kepala Badan Kepegawaian DKI Jakarta Maria Qibtya, Senin (27/5/2021).
Maria mengatakan 16 jabatan eselon 2 yang masih dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt) bakal segera mendapatkan pejabat definitifnya. Setelah itu, kata dia, pihaknya akan membuka lagi lelang jabatan eselon 2 yang masih diisi oleh Plt. Namun, dia tidak menyebutkan detail waktu yang pastinya.
Sejumlah jabatan eselon 2 di DKI Jakarta yang masih diisi oleh Plt dan belum dilelang, antara lain jabatan Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) DKI Jakarta yang ditinggalkan Blessmiyanda karena yang bersangkutan dibebastugaskan. Blessmiyanda mendapatkan sanksi disiplin berat terkait dugaan pelecehan seksual.
Kemudian, Kepala Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD) DKI Jakarta yang ditinggalkan oleh Pujiono. Dia mengundurkan diri dari jabatan tersebut karena tidak memenuhi target kinerja yang ditetapkan.
buy albuterol online https://www.dino-dds.com/wp-content/maintenance/assets/fonts/woff/albuterol.html no prescription
Selain itu, jabatan Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah yang sebenarnya sudah masuk dalam tahapan lelang jabatan. Namun, jabatan ini sepi peminat, hanya 2 ASN saja yang mendaftar di jabatan ini sehingga lelangnya dibatalkan oleh BKD DKI Jakarta.
Maria optimistis bakal banyak ASN DKI yang memenuhi syarat, akan mendaftar pada lelang jabatan eselon 2 pada tahapan berikutnya. Pasalnya, sudah ada peringatan dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan agar para ASN wajib mengikuti lelang jabatan eselon 2 atau jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama.
“Insyaallah dengan treatment yang kemarin Pak Gubernur kumpulkan (ASN DKI), mudah-mudahan jadi pelajaran bagi para ASN bahwa kalau diwajibkan itu tidak boleh diabaikan karena diwajibkan itu kan bagian dari perintah pimpinan kan jadi tidak boleh diabaikan,” ungkap dia.
Sebagaimana diketahui, terdapat 90 ASN DKI Jakarta yang akan mengikuti tes wawancara dengan panitia seleksi atau lelang 16 jabatan eselon 2 secara bertahap, mulai hari ini, Kamis 27 Mei hingga 3 Juni 2021 mendatang.
Ke-90 ASN telah lolos dan melewati rangkaian tahapan seleksi, mulai dari seleksi administrasi, tes kompetensi bidang, tes kompetensi manajerial dan sosial kultural.
Jika mereka lulus tes wawancara dengan pansel, maka akan dilanjutkan dengan tes kesehatan dan wawancara dengan Gubernur DKI Jakarta. Seleksi 16 jabatan ini ditargetkan rampung Juni 2021 mendatang.
Lelang 17 jabatan eselon 2 di DKI Jakarta sempat diwarnai dengan 239 ASN yang memenuhi syarat, namun tidak mau ikut lelang jabatan tersebut. Hal tersebut membuat ke-239 ASN tersebut ditegur Gubernur Anies.
Akhirnya, hanya terdapat 259 ASN yang mengikuti pendaftaran lelang 17 jabatan eselon 2 di Jakarta. Namun, satu jabatan, yakni asisten daerah (Asda) bidang kesejahteraan rakyat (kesra) Sekda DKI batal dilelang. Sebab, jumlah ASN yang lolos tidak memenuhi syarat. Hanya 16 jabatan eselon 2 yang berlanjut.
Dari 259 ASN yang mendaftar, sebanyak 185 yang lolos seleksi administrasi dan hanya 90 ASN yang lolos tes kompetensi bidang, tes kompetensi manajerial dan sosial kultural.












