BANDUNG – Sampai dengan 8 Agustus 2019, banyak progres yang telah sukses dilaksanakan oleh Sektor 21 di wilayahnya, baik mengenai penanaman pohon, pembuatan MCK, pengangkutan sampah, pengerukan sedimentasi, pembuatan bak sampah, taman dan pembuatan sarana olahraga.
Dansektor 21, Kol. Inf. Yusep Sudrajat kepada awak media kemarin memerinci progres yang telah dicapai jajarannya di setiap Subsektor.
Selama tugasnya, kata Dansektor 21, telah ditanam 2.640 pohon, dengan luas tanah yang sudah ditanami 2.000 Meter. Karena itu, Kol. Yusep berharap kepada masyarakat untuk menjaga dan melestarikan hasil penanaman ini.
Di wilayah kerjanya juga, katanya, sudah dibangun 63 MCK, 150 buah TPS swadaya untuk mengatasi limbah rumah tangga dan ternak. Ia berharap dengan dibangunnya sarana ini, masyarakat tidaj lagi buang limbah sembarangan
Selain itu, di wilayahnya juga sudah mengeruk sisi sungai dengan hasil yang dicapai sepanjang 800 meter dengan memakai alat berat dan mengeruk pelumpuran (sedimentasi) di Subsektor Citepus bekerjasama dengan BBWS yang menghasilkan 1.027 meter kubik lumpur.
Di lain pihak, juga 3,9 ton lumpur sudah diangkat dari Cimahi Selatan, Solokanjeruk, Cikapundung da Margaasih dengan menggunakan alat manual.
Jajaran Sektor 21 pun mengatasi terjadinya banjir di Jl. M. Toha perempatan Palasari setinggi 1 meter dan surut dalam seminggu.
Di Kp. Sekeandur Desa Cangkuang Wetan sudah surut. Sedangkan di Kp. Bobojong Kel. Pasawahan dengan ketinggian banjir antara 30 Cm hingga semeter surut dalam 2-3 hari. Seluruhnya wilayah yang terendam banjir mencapai 3 Ha.
Progres lainnya, kata Kol. Yusep, dari 304 pabrik yang sudah ditertibkan 18 di antaranya dicor lubang IPALnya, 40 pabrik sudah menyatakan komitmennya untuk menjaga kebeningan di IPALnya.
Bagi masyarakat dan generasi muda selain dibuatkan sarana olahraga volley, futsal dan lapang basket di Kp. Baleendah juga dibuatkan taman. Sudsh 17 taman swadaya dan satu dalam proses di Cipamokolan.**
Elly











