• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Satgas Sektor 21 Dalami Penyebab Hitamnya Aliran Sungai Cisanfkuy

Satgas Sektor 21 Dalami Penyebab Hitamnya Aliran Sungai Cisanfkuy

cyber by cyber
2019-08-22
in Featured, Regional
0
Share on FacebookShare on Twitter

KAB. BANDUNG – Lebih dari satu minggu warga mengeluhkan aliran sungai Cisangkuy kembali hitam dan bau, membuat Satgas Citarum Sektor 21 berupaya keras ingin mencari tahu penyebab dan akan melakukan beberapa tindakan sebagai upaya untuk dapat segera menyelesaikan permasalahan ini.

Dansektor 21 Kol Inf Yusep Sudrajat bersama dua perusahaan PT Adetex dan PT Papyrus Sakti Mils mengecek beberapa lokasi di aliran sungai Citalugtug anak sungai Cisangkuy, Pameungpeuk, Kabupaten Bandung, Rabu (21/8/19).

Hal itu berkaitan adanya keluhan warga masyarakat yang mengeluhkan aliran sungai Cisangkuy kembali menghitam.

“Sejak satu tahun lalu Satgas Citarum Harum Sektor 21 telah melakukan berbagai upaya pembersihan sungai dan menertibkan perusahaan penghasil limbah cair yang ada di wilayah sungai Cisangkuy, hasilnya, masyarakat sudah bisa memanfaatkan dan melakukan aktifitas di aliran sungai Cisangkuy.
Namun satu minggu yang lalu, masyarakat dihebohkan aliran sungai cisangkuy bau dan hitam lagi”, ujar Dansektor 21.

Dugaan sementara hitamnya aliran sungai Cisangkuy berasal dari aliran sungai Citalugtug (anak sungai Cisangkuy). Karena, pada hari Sabtu lalu (17 Agustus 2019) satgas subsektor 21-7 mendapati bak IPAL PT Adetex meluber dan merembes ke pabrik di sebelahnya, yakni PT Papyrus dan mengalir ke sungai Citalugtug. Sungai Citalugtug adalah satu dari tiga anak sungai Cisangkuy, dua lainnya sungai Cibintinu dan Cibabakan.

Baca juga :  Bertemu Bupati Bandung, Guru Ngaji Berharap Program Insentif Dilanjutkan

“Atas temuan itu, pt adetex diminta satgas untuk segera memperbaiki dengan meninggikan dinding bak pengolahan ipal. Namun hari ini setelah kita cek dan memastikan tak ada lagi limbah yang terbuang ke sungai, tapi sungai cisangkuy masih hitam”, kata Dansektor 21.

Dan yang mengherankan Dansektor 21, aliran sungai Citalugtug kembali hitam setelah jarak sekitar 3 kilometer dari lokasi pabrik PT Adetex dan PT Papyrus. Hal ini yang membuat Dansektor 21 harus lebih mendalami agar segera menemukan sumber penyebabnya.

Menurut Kolonel Yusep, selain pencemaran limbah cair industri yang ada di sekitar bantaran sungai Citalugtug, yakni PT Adetex, PT Papyrus Sakti Mils, selain itu di sekitar hilir Citalugtug ada PT Superbetex, dan perusahaan logam PT Sundong. Berdasarkan analisa sementara satgas, ada 3 faktor kemungkinan yang menjadi penyebab sungai Cisangkuy menjadi hitam.

“Analisa sementara ini ada beberapa faktor penyebab hitamnya aliran sungai, pertama apakah ada reaksi kimia dari pt adetex dan papyrus yang menyebabkan setelah beberapa meter buangan air limbah berubah menjadi hitam, kemungkinan kedua karena kemarau endapan yang sudah lama baru bereaksi”, tutur Kolonel Yusep.

“Dan kemungkinan ketiga, ada saluran siluman terdapat di aliran sungai, meski itu hanya kemungkinan kecil”, tambahnya.

Dansektor 21 juga berharap agar dua perusahaan, yakni PT Adetex dan PT Papyrus ikut membantu satgas citarum harum, khususnya menyelesaikan permasalahan di lingkungan aliran sungai Citalugtug.

Baca juga :  Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Lapas Sukamiskin Gelar Panen Perdana Kangkung

“Setelah mengadakan komunikasi dengan pihak manajemen perusahaan, Satgas bersama perusahaan rencananya akan melakukan pengerukan sedimentasi sungai dengan menerjunkan alat berat, agar dapat mengetahui penyebab perubahan warna sungai menjadi hitam”, jelasnya.

“Kekuatan jumlah personil satgas di wilayah pameungpeuk sangat terbatas, untuk itu dibutuhkan peran aktif pelaku industri untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan sekitar, guna mewujudkan percepatan pengendalian pencemaran sungai citarum”, pungkasnya.

Sementara, H. Sutisna selaku General Manager PT Adetex telah melakukan beberapa perbaikan agar tidak terjadi lagi over kapasitas karena alat pompa air limbah mati (rusak). Dengan menyediakan dua pompa dengan sistem timer (waktu), serta menambah tinggi bak penampung pengolahan limbah.

Di tempat yang sama, Duadji selaku perwakilan manajemen PT Papyrus mengatakan bahwa pihak perusahaannya berkomitmen akan terus mendukung program citarum harum. Dengan menjaga hasil pengolahan limbah tetap konsisten sesuai parameter yang diterapkan satgas dan baku mutu lingkungan hidup.

Rencana Satgas Sektor 21 untuk pengerukan sedimentasi di wilayah aliran sungai Citalugtug, rupanya disambut baik oleh manajemen PT Adetex dan PT Papyrus. Pasalnya, dalam satu dua hari lagi, pengerukan dan pembersihan sungai akan segera dilaksanakan oleh satgas dan pelaku industri.**

Previous Post

Dansubsektor 16 ; Warga Wajib Mempunyai Bak Sampah Di Setiap Rumah

Next Post

Kapal Nelayan Terbalik di Pantai Lugina, Tiga Orang Hilang

BeritaTerkait

Featured

Sekda Sumedang Minta ASN Tekankan Integritas

2026-02-02
Ketua Kantor Hukum Abri,  Aktivis dan Advokat H. Nur Kholis bersama Wasekjen DPP BaraJP
Featured

Arahan Jokowi dan Prabowo untuk Pemilu 2029

2026-02-01
Featured

Investor Kuwait Kagum dengan Tata Kelola Pemerintahan di Sumedang

2026-01-31
Featured

Investor dan Delegasi Kedutaan Besar Kuwait Disambut Pesona Seni Tradisi Sumedang

2026-01-31
Featured

Membantu Masyarakat Terdampak Bencana Tanah Longsor Cisarua Bekangdam III/Siliwangi Siapkan Dapur Umum

2026-01-31
Featured

Pemkab Tanah Bumbu Bersama Ombudsman RI Tandatangani MoU, Perkuat Pengawasan Pelayanan Publik

2026-01-31
Next Post

Kapal Nelayan Terbalik di Pantai Lugina, Tiga Orang Hilang

Please login to join discussion
No Result
View All Result

Berita Terkini

Sekda Sumedang Minta ASN Tekankan Integritas

2026-02-02
Ketua Kantor Hukum Abri,  Aktivis dan Advokat H. Nur Kholis bersama Wasekjen DPP BaraJP

Arahan Jokowi dan Prabowo untuk Pemilu 2029

2026-02-01

Investor Kuwait Kagum dengan Tata Kelola Pemerintahan di Sumedang

2026-01-31

Investor dan Delegasi Kedutaan Besar Kuwait Disambut Pesona Seni Tradisi Sumedang

2026-01-31

Membantu Masyarakat Terdampak Bencana Tanah Longsor Cisarua Bekangdam III/Siliwangi Siapkan Dapur Umum

2026-01-31
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC