BANDUNG — Isu APJ ornamen dan PJU yang viral di media sosial menjadi alarm serius bagi Dinas Perhubungan Jawa Barat. Tak ingin polemik berlarut, Dishub Jabar langsung mengerahkan Tim Unit Reaksi Cepat untuk melakukan monitoring, pengecekan teknis, hingga perbaikan menyeluruh terhadap APJ ornamen di berbagai wilayah Jawa Barat.
Langkah cepat ini diambil menyusul ramainya sorotan publik terhadap kondisi APJ ornamen yang dinilai tidak sesuai spesifikasi, khususnya di ruas Cibinong–Cianjur Selatan.
Temuan tersebut bahkan mendorong Dedi Mulyadi turun langsung ke lapangan untuk memastikan fakta di lokasi sekaligus menegaskan komitmen Pemprov Jabar dalam menjaga kualitas infrastruktur penerangan jalan.
Monitoring Masif, 1.286 Titik APJ Ornamen Diperiksa
Tak berhenti di satu ruas jalan, Dishub Jabar memperluas pengawasan ke sejumlah daerah rawan dan jalur strategis. Total 1.286 titik APJ ornamen dan PJU telah melalui proses pengecekan teknis, dengan sebaran lokasi meliputi:
Cianjur Utara: 186 titik
Cianjur Selatan 1 (Pasir Hayam–Cibeber–Pagelaran): 335 titik
Cianjur Selatan (Ciwidey–Naringgul–Cibinong–Sindangbarang): 150 titik
Sukabumi (Jampang Tengah–Surade–Kiaradua): 623 titik
Pemeriksaan dilakukan secara detail, mulai dari kesesuaian spesifikasi tiang, kekuatan pondasi dan pengecoran, kelengkapan baut dan ornamen, hingga aliran listrik serta fungsi lampu penerangan jalan.
Temuan Lapangan: Dari Baut Longgar hingga Tiang Rusak

Dari hasil monitoring, Tim Unit Reaksi Cepat menemukan sejumlah permasalahan teknis. Beberapa APJ ornamen diketahui belum dicor secara sempurna, ornamen terpasang kurang rapi, baut pengikat longgar bahkan terlepas, hingga tiang PJU yang rusak akibat kecelakaan lalu lintas.
Seluruh temuan tersebut langsung dilaporkan sebagai bahan evaluasi. Dishub Jabar memastikan proses perbaikan dilakukan bertahap dan berkelanjutan, dengan pengawasan ketat agar hasil pekerjaan sesuai standar teknis dan tidak mengulang kesalahan yang sama.
Pengawasan Diperketat, Warga Diminta Ikut Mengawasi
Untuk mencegah terulangnya persoalan APJ ornamen dan PJU, Dishub Jabar menegaskan akan memperketat pengawasan di lapangan. Selain itu, masyarakat diajak berperan aktif dalam pengawasan publik, terutama jika menemukan indikasi vandalisme atau kerusakan fasilitas penerangan jalan.
Warga dapat menyampaikan laporan melalui WA Hotline Dishub Jabar di 0823-2229-5959 maupun kanal media sosial resmi Dishub Jabar. Setiap aduan akan ditindaklanjuti sebagai bagian dari komitmen pelayanan publik yang responsif.
“Pengawasan akan terus kami perketat. Progres perbaikan, termasuk dokumentasi before–after, akan kami sampaikan secara terbuka melalui media sosial Dishub Jabar,” ujar Sekretaris Dishub Jabar.
Menuju Jabar Caang dan Infrastruktur Berkelanjutan
Melalui langkah cepat dan terbuka ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas PJU sebagai bagian penting keselamatan lalu lintas dan kenyamanan masyarakat.
Pemprov Jabar berharap seluruh fasilitas lalu lintas, khususnya APJ ornamen dan PJU, dapat berfungsi optimal di seluruh wilayah. Dengan pengawasan berlapis, transparansi informasi, serta partisipasi masyarakat, program Jabar Caang diharapkan benar-benar hadir sebagai wujud pelayanan publik yang akuntabel dan berpihak pada keselamatan warga.**











