• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Minggu, April 26, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Bukan PHK, Ini Penjelasan PT. Kahatex Terkait Isu Pemberhentian Karyawan Akibat BBM Naik

Bukan PHK, Ini Penjelasan PT. Kahatex Terkait Isu Pemberhentian Karyawan Akibat BBM Naik

red cyber by red cyber
September 17, 2022
in Featured, Peristiwa
0
Manajer Umum Bidang Humas dan Lingkungan PT Kahatex, Luddy Sutedja

Manajer Umum Bidang Humas dan Lingkungan PT Kahatex, Luddy Sutedja

Share on FacebookShare on Twitter

SUMEDANG,– PT. Kahatex Sumedang menepis adanya isu merumahkan 3.000 karyawannya yang habis masa kontrak secara sepihak akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Manajer Umum Bidang Humas dan Lingkungan PT Kahatex, Luddy Sutedja menbenarkan jika pandemi yang sudah 3 tahun melanda membuat perusahaan-perusahaan selain Kahatex ikut kesulitan dari sisi order yang terus turun. Hal itu ditambah dengan kenaikan BBM yang berdampak pada meningkatnya kost produksi perusahaan.

“Tapi sebetulnya kenaikan BBM ini kami masih bisa menyikapi. Masih bisa disisasati. Tapi karena memang pandemi yang panjang menyebabkan order kita menurun. Kejadian perang Ukraina pun berpengaruh, itu wilayah Eropa, produk kita masuk ke sana. Jika dulu prosedurnya tidak sesulit ini, sekarang semua susah, harus izin itu dan ini. Dan ini yang menyebabkan buyer kita di Eropa agak kesulitan order ke PT Kahatex,” terang Ludy, di kantornya, Sabtu (17/9/2022).

Baca juga :  Aiptu Sharif Hidayat Gotong Royong Perbaiki Tanggul Jebol

Selain itu, imbuh Ludy, adanya pergeseran dari energi Batu Bara ke energi terbarukan, menyebabkan buyer meminta perubahan energi. Menurutnya, Kahatex harus sudah mulai berpikir bagaimana menggunakan solar thermal atau solar cell yang bisa menggantikan komunitas batubara.

“Ini memang perlu kost tinggi. Dan untuk menyiasati itu semua agar kita bisa terima order lagi dari Eropa, otomatis kita harus menyesuaikan penggunaan energi terbarukan sesuai standar di eropa. Berdasarkan rapat dengan berbagai departemen, salah satu solusi adalah dengan mengurangi jumlah karyawan dengan tidak memperpanjang kontrak mereka. Jadi bukan di-PHK begitu saja,” ujarnya.

Dari jumlah 3.000 karyawan kontrak PT Kahatex, sebagian kontraknya memang tidak diperpanjang sejak Agustus kemarin.

Baca juga :  Hadapi Musim Hujan, Jajaran Bataliyon A Pelopor Siaga Bencana

“Namun Kahatex juga masih punya hati, tidak serta merta tidak merumahkan semua karyawan. Melainkan dipertimbangkan berdasarkan kinerja karyawan kontrak mulai absensi, sikap dengan atasan, dan loyalitas kepada perusahaan,” ujar Ludy.

Ia menegaskan, Kahatex bukan perusahaan yang seenaknya melakukan sesuatu tanpa berpikir. Pihaknya tetap memikirkan dampak sosial hingga persoalan lingkungannya.

“Banyak masyarakat yang menopang hidupnya di Kahatex. Makanya, kita tetap jaga hubungan baik dengan desa, dengan masyarakat, dengan tokoh masyarakat. Oleh karena itu kita mulai dari bulan Agustus, karyawan yang habis masa kontraknya totalnya ada 632 orang. Dari jumlah 632 orang itu kita enggak langsung putus kontraknya, hanya 60 orang yang dengan sangat terpaksa kita putus kontraknya. Jadi bukan PHK,” terang Luddy. (Abas)

Previous Post

Polsek Bojongloa kidul monitoring Pelaksanaan Kegiatan Gerai Vaksinasi 

Next Post

Wisuda Tahun 2022, IKOPIN University Dapat Kunjungan Kehormatan

BeritaTerkait

Featured

Gubernur KDM Berharap Sumedang Kembali Lagi Kepada Kejayaannya

April 25, 2026
Featured

Sumedang Perkuat Budaya dan Melangkah Menuju Daerah Maju

April 25, 2026
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan
Featured

Target Nasional Bebas TPA di Akhir 2026, Pemkot Susun Road Map Pengelolaan Sampah.

April 25, 2026
Kepala Diskominfo Kota Bandung, Henryco Arie Sapiie, S.E., Ak
Featured

Memperkuat Transformasi Digital, Diskominfo Kota Bandung Siapkan “Program Ngulik” dan Bandung “Satu Data”

April 25, 2026
Selain mempercepat kerusakan infrastruktur jalan, keberadaan ODOL bisa membahayakan pengendara lain. Foto Halloriau.com
Featured

Jalan Hancur Akibat ODOL, Dishub Jabar Perketat Pengawasan Angkutan Barang

April 24, 2026
Bapemperda DPRD Kota Bandung menggelar Rapat Kerja terkait Raperda tentang Bantuan Hukim Bagi Masyarakat Miskin di Kota Bandung, di Gedung DPRD Kota Bandung, Rabu, 22 April 2026.
Featured

DPRD Kota Bandung Inisiasi Pembentukan Raperda Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Miskin

April 24, 2026
Next Post

Wisuda Tahun 2022, IKOPIN University Dapat Kunjungan Kehormatan

No Result
View All Result

Berita Terkini

Gubernur KDM Berharap Sumedang Kembali Lagi Kepada Kejayaannya

April 25, 2026

Pemilihan Anggota BPD Cileunyi Kulon: Ikbal Nurjamil Bawa Misi Kemajuan

April 25, 2026

Sumedang Perkuat Budaya dan Melangkah Menuju Daerah Maju

April 25, 2026
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan

Target Nasional Bebas TPA di Akhir 2026, Pemkot Susun Road Map Pengelolaan Sampah.

April 25, 2026
Kepala Diskominfo Kota Bandung, Henryco Arie Sapiie, S.E., Ak

Memperkuat Transformasi Digital, Diskominfo Kota Bandung Siapkan “Program Ngulik” dan Bandung “Satu Data”

April 25, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC