• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Minggu, April 26, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Berita Penculikan Anak SD di Rancakalong Ternyata Hoaks, Begini Nasib Penyebarnya

Berita Penculikan Anak SD di Rancakalong Ternyata Hoaks, Begini Nasib Penyebarnya

red cyber by red cyber
Januari 20, 2023
in Featured, Peristiwa
0
Share on FacebookShare on Twitter

SUMEDANG,– Kapolres Sumedang, AKBP Indra Setiawan memastikan berita mengenai penculikan 9 anak SDN Pasirlaja dan SDN Sukanandur, Kecamatan Rancakalong adalah berita hoaks atau bohong, Jumat (20/01/2023).

Berita yang sempat menggegerkan warga Rancakalong, Sumedang tersebut berawal dari status WhatsApp berisinial EK (53), warga Kecamatan Sumedang Utara, yang memposting “waspada penculikan anak sekolah baru terjadi di SDN Sukanandur dan SDN Pasirlaja, 9 orang siswa SD dipaksa masuk mobil”.

Dari informasi tersebut, Kapolres Sumedang memerintahkan Polsek Rancakalong untuk melakukan pengecekan TKP dan memeriksa kebenaran berita, serta memeriksa beberapa orang yang sudah menyebarkan berita tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap EK, ia menerangkan status WA tersebut dibuat secara spontan setelah mendapat informasi dan melihat foto imbauan tentang penculikan anak dari DC (37), seorang warga Rancakalong, tanpa mengetahui secara langsung kebenaran dari berita tersebut.

Baca juga :  BPKAD Tanah Bumbu Terjunkan Tim untuk Inventarisasi 5.200 Aset

Dari hasil pemeriksaan terhadap DC, didapat keterangan bahwa DC mendapatkan informasi penculikan tersebut dari grup Whatsapp Kelas VI SDN Sukanandur dengan isi berita “Assalamualaikum, pa punten pami uih kedah sasarengan, ulah nyalira-nyalira aya culik melang”.

Kemudian tidak berselang lama, DC menghubungi EK melalui telepon. Dalam perbincangannya DC mengetakan “nanti dulu Bah ini ada informasi di Whatsapp Kelas VI ada penculikan di SDN Sukanandur”.

“Setelah menerima laporan adanya berita tentang penculikan anak SD di wilayah Rancakalong, saya langsung memerintahkan Kapolsek Rancakalong untuk segera mengecek dan memastikan kebenaran dari berita tersebut,” kata AKBP Indra, saat ditemui di Mapolres Sumedang.

“Berdasarkan pengecekan ke TKP dan konfirmasi dari Kepala SDN Pasirlaja, bahwa sampai selesai kegiatan belajar mengajar, siswa dari SDN Pasirlaja dan SDN Sukanandur masih dalam keadaan lengkap dan tidak ada informasi baik dari orangtua murid maupun warga sekitar,” kata kapolres.

Baca juga :  Marsdya TNI Kusworo Dilantik Sebagai Kabasarnas, Gantikan Marsdya TNI Henri Alfiandi

“Untuk itu, setelah dilakukan pengecekan TKP dan pemeriksaan terhadap orang yang menyebarkan informasi tersebut, dapat dipastikan bahwa informasi mengenai penculikan terhadap anak SDN Pasirlaja dan SDN Sukanandur Rancakalong merupakan berita hoaks atau berita bohong,” tegas AKBP Indra.

Kapolres Sumedang juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah percaya maupun menyebarkan berita yang belum pasti akan kebenarannya, karena akan menimbulkan kecemasan dan kegaduhan di masyarakat serta menyebarkan berita hokas diatur dalam pasal pidana.

Untuk EK dan DC sendiri setelah dilakukan pemeriksaan di Mapolsek Rancakalong, perkara ini tidak dilanjutkan secara hukum, namun hanya membuat surat pernyataan dan video klarifikasi, karena berdasarkan pemerikasaan disimpulkan berita tersebut timbul karena kesalahpahaman dan spontanitas. (Abas)

Previous Post

Polres Tanah Bumbu Siap Menjaga dan Mensukseskan Pilkades Serentak

Next Post

Temui Kemenko PMK dan Kemenko Polhukam, Pj. Bupati Maybrat Kembali Bahas Pemulangan Warga Eksodus

BeritaTerkait

Featured

Mappanre Ri Tasi’e Meriahkan HUT ke-23 Tanah Bumbu, Tradisi Laut Pagatan Didorong Masuk Kalender Event Nasional

April 26, 2026
Featured

Jawab Pertanyaan Netizen, Wabup Sumedang Ungkap Sumber Anggaran Peringatan HJS Ke-448

April 26, 2026
Featured

Malam Puncak HJS Ke-448, Atlet dan Pelajar Berprestasi Terima Penghargaan

April 26, 2026
Entertainment

Audisi D’Academy 8 Sukses Digelar di Sidenreng Rappang Sulsel

April 26, 2026
Featured

Gubernur KDM Berharap Sumedang Kembali Lagi Kepada Kejayaannya

April 25, 2026
Featured

Sumedang Perkuat Budaya dan Melangkah Menuju Daerah Maju

April 25, 2026
Next Post

Temui Kemenko PMK dan Kemenko Polhukam, Pj. Bupati Maybrat Kembali Bahas Pemulangan Warga Eksodus

No Result
View All Result

Berita Terkini

Mappanre Ri Tasi’e Meriahkan HUT ke-23 Tanah Bumbu, Tradisi Laut Pagatan Didorong Masuk Kalender Event Nasional

April 26, 2026

Jawab Pertanyaan Netizen, Wabup Sumedang Ungkap Sumber Anggaran Peringatan HJS Ke-448

April 26, 2026

Malam Puncak HJS Ke-448, Atlet dan Pelajar Berprestasi Terima Penghargaan

April 26, 2026

Audisi D’Academy 8 Sukses Digelar di Sidenreng Rappang Sulsel

April 26, 2026

Gubernur KDM Berharap Sumedang Kembali Lagi Kepada Kejayaannya

April 25, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC