• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Bahana TCW Dukung Proyek Pembangunan TPPAS Regional Lulut Nambo

Bahana TCW Dukung Proyek Pembangunan TPPAS Regional Lulut Nambo

red cyber by red cyber
2023-04-01
in Featured, Pemerintahan
0
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, – PT. Bahana TCW Investment Management sekaligus anak usaha dari Holding BUMN Asuransi dan Penjaminan (Indonesia Financial Group – IFG) bersama Badan Usaha Milik Daerah Provinsi Jawa Barat  Jasa Sarana menandatangani nota kesepahaman.

Kerja sama ini terkait dengan pembangunan dan pengelolaan infrastruktur di Jabar, salah satu proyek yang direncanakan adalah pembangunan Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Regional Lulut Nambo.

TPPAS Regional Lulut Nambo yang berdiri di atas lahan seluas 55 hektare dengan kapasitas 2.300 ton sampah per hari akan diperuntukkan bagi wilayah Kota dan Kabupaten Bogor, Kota Depok, dan Kota Tangerang Selatan.

TPPS Regional Lulut Nambo akan dikelola dengan pola Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) dengan masa pengelolaan selama 15 tahun.

Direktur Bahana TCW Doni Firdaus mengatakan, keterlibatan Bahana TCW dalam skema pembiayaan berbagai proyek Infrastruktur di Jabar merupakan bukti komitmen perusahaan dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur guna memberikan nilai tambah bagi masyarakat nasional secara umum dan Jabar pada khususnya.

Baca juga :  Melalui Dinas Koperasi Pemkab Tanbu Fokus Kembangkan UMKM

Seperti rencana pembangunan TPPAS Lulut Nambo akan menjadi salah satu infrastruktur yang mengedepankan pengembangan dan pengelolaan sampah berkelanjutan.

Menurut Doni, pola pengelolaan ini merupakan prinsip yang sangat dibutuhkan saat ini, di mana tren investasi yang berkaitan dengan _green economy_ dan _sustainability_ sangat tinggi akhir-akhir ini.

“Kami optimistis dengan konsep yang ditawarkan, TPPAS Lulut Nambo dapat menarik investasi dan pembiayaaan bagi investor. Hal ini juga sesuai dengan komitmen Bahana TCW dalam mendukung investasi berbasis _green economy_ dan keberlanjutan,” ujar Doni di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (16/3/2023).

Sebagai salah satu manajer investasi terbesar di Indonesia, Bahana TCW tak hanya menekankan investasi pada nilai imbal hasil yang tinggi, namun juga mengedepankan prinsip dampak dan nilai yang lebih luas kepada masyarakat sesuai dengan prinsip ESG (Environmental, Social, and Corporate Governance) dalam menentukan instrumen investasinya.

Baca juga :  Meski di Tengah Pandemi, Anggota DPRD Jabar Kerap Kunker

Bahana TCW juga telah menjadi pelopor dengan meluncurkan produk investasi hijau (green fund) melalui produk Bahana Kehati Lestari yang diluncurkan sejak 2007 silam.

Di samping itu, Bahana TCW juga memiliki empat produk reksa dana abadi (endowment fund) yang berkontribusi pada pembangunan SDM dan pendidikan, di antaranya Bahana Makara Prima bekerja sama dengan ILUNI FEB-UI untuk program pendidikan dan beasiswa.

Selain itu ada pula Bahana MES Syariah Fund untuk mendukung kegiatan dan program pengembangan ekonomi syariah dan reksadana syariah PTS Generasi Gemilang bekerja sama dengan IPB.

Produk investasi berkelanjutan yang telah digagas oleh perusahaan merupakan bukti dari komitmen perusahaan untuk memberikan nilai tambah baik di bidang pendidikan, lingkungan, ekonomi, dan sosial.

“Tugas kami adalah bagaimana investasi tersebut dikelola dengan asas _risk culture_ dan _good corporate governance_ yang kuat sehingga dapat memberikan manfaat pula bagi investor,” tutup Doni. **

Previous Post

Ridwan Kamil Sampaikan Sinyal Kemajuan Ekonomi Jawa Barat

Next Post

Sumedang Jadi Locus Program USAID MADANI Bersama 30 Daerah di Indonesia

BeritaTerkait

Featured

Pemkab Sumedang Matangkan Pembangunan Puskesmas Cimanggung

2026-02-02
Featured

Pemkab Kuningan Studi Banding Inovasi Digital ke Sumedang

2026-02-02
Featured

Bio Farma Salurkan Bantuan Logistik dan Vaksinasi Tetanus Bagi Relawan serta Korban Bencana Tanah Longsor di Cisarua Bandung Barat

2026-02-02
Featured

Sekda Sumedang Minta ASN Tekankan Integritas

2026-02-02
Ketua Kantor Hukum Abri,  Aktivis dan Advokat H. Nur Kholis bersama Wasekjen DPP BaraJP
Featured

Arahan Jokowi dan Prabowo untuk Pemilu 2029

2026-02-01
Featured

Investor Kuwait Kagum dengan Tata Kelola Pemerintahan di Sumedang

2026-01-31
Next Post

Sumedang Jadi Locus Program USAID MADANI Bersama 30 Daerah di Indonesia

No Result
View All Result

Berita Terkini

Pemkab Sumedang Matangkan Pembangunan Puskesmas Cimanggung

2026-02-02

Pemkab Kuningan Studi Banding Inovasi Digital ke Sumedang

2026-02-02

Bio Farma Salurkan Bantuan Logistik dan Vaksinasi Tetanus Bagi Relawan serta Korban Bencana Tanah Longsor di Cisarua Bandung Barat

2026-02-02

Sekda Sumedang Minta ASN Tekankan Integritas

2026-02-02
Ketua Kantor Hukum Abri,  Aktivis dan Advokat H. Nur Kholis bersama Wasekjen DPP BaraJP

Arahan Jokowi dan Prabowo untuk Pemilu 2029

2026-02-01
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC