MAYBRAT,– Pj. Bupati Maybrat, Bernhard E. Rondonuwu bersama kepala dinas pertanian, kepala dinas lingkungan hidup, dan kepala dinas sosial mengunjungi Distrik Mare dan Mare Selatan, Minggu (30/4/2023).
Dalam kunjungannya, Bernhard menyampaikan maksud dan tujuan kedatangannya adalah dalam rangka memperingati HUT Ke-14 Kabupaten Maybrat 14 yang akan berlangsung pada tanggal 3 Mei 2023.
“Sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) wajib hukumnya untuk melayani masyarakat sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat, kususnya di wilayah Mare dan Mare Selatan. Untuk itu saya dan beberapa OPD datang untuk membagikan berkat bagi masyarakat yang membutuhkan berupa paket sembako yang akan dibagikan kepada masyarakat secara simbolis,” jelas Bernhard, dalam paparannya.
Ia juga mengungkapkan bahwa ini terakhir kalinya ia berkendaraan melewati jalan Konja-Mare-Yukase yang rusak berat dikarenakan tahun ini jalan tersebut akan diperbaki menjadi bagus agar masyarakat setempat dapat merasakan jalan yang mulus sehingga masyarakat tidak lagi sulit untuk mengakses jalan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.
Paket sembako tersebut adalah bantuan yang diberikan oleh pemerintah daerah melalui dinas sosial dan dinas ketahanan pangan serta ada juga bantuan dari Bank Papua.
Ia juga menjelaskan kegiatan Tour City dan Trabas yang dilaksanakan adalah kegiatan positif yang dilakukan pemerintah daerah. Bernhard ingin menunjukan bahwa Maybrat tidak seperti yang dipikirkan masyarakat di luar bahwa Maybrat tidak aman.
Dengan atusias, peserta apalagi sebagian peserta dari luar daerah seperti dari Sabang, Garut, Bengkulu dari Papua pun ada seperti Jayapura, Wamena, Fak-fak dan Papua Barat dari Manokwari, serta peserta Sorong Raya yang ikut meramaikan Tour City dan Trabas.
“Ini membuktikan dengan suksesnya kegiatan tersebut menunjukan bahwa Maybrat aman dan kondusif, sehingga masyarakat di luar Maybrat dapat berkujung menikmati destinasi wisata yang ada di wilayah kami,” ungkap Maybrat.
Selain itu, ia menegaskan secara diam-diam akan melakukan penilaian terhadap kampung-kampung, dan juga kantor-kantor pemerintahan apabila terdapat kantor yang tidak memenuhi standar alias kotor, maka akan diberikan sanksi tegas.
“Namun sebaliknya apabila kantor tersebut bersih, rapi dan indah dipandang, maka akan diberikan penghargaan serta hadiah yang menarik,” uangkapnya.
Terhakir, imbuh Bernhard, tahun ini akan ada banyak program yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah mulai dari program kesehatan, pendidikan serta kemasyarakatan, sebab ini adalah tanggung jawab pemerintah untuk masyarakatnya. (Abas)












