• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Sabtu, April 25, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Caleg di Sumedang Dukung Putusan MK, Sistem Pemilu 2024 Proporsional Terbuka

Caleg di Sumedang Dukung Putusan MK, Sistem Pemilu 2024 Proporsional Terbuka

red cyber by red cyber
Juni 15, 2023
in Featured, Politik
0
Caleg DPRD Sumedang Partai Golkar, Agus Hermawan

Caleg DPRD Sumedang Partai Golkar, Agus Hermawan

Share on FacebookShare on Twitter

SUMEDANG,– Hasil sidang gugatan putusan mengenai sistem Pemilu 2024 dengan putusan sidang sistem proporsional terbuka telah diumumkan Mahkamah Konstitusi (MK).

Putusan ini disambut positif para calon anggota DPRD di Kabuoaten Sumedang, Jawa Barat. Pasalnya, dengan sistem proporsional terbuka, para calon akan leluasa mendapatkan suara tanpa ditentukan ketua partai.

Caleg DPRD Sumedang Partai Golkar, Agus Hermawan menyambut baik putusan Sidang MK, yang tetap memutuskan sistem pemilu proporsional terbuka.

“Sistem pemilu proporsional terbuka akan lebih fair dan lebih transparan dalam penentuan siapa yang akan menempati di parlemen, berdasarkan keinginan masyarakat bukan partai atau kelompok elit politik tertentu,” ungkapnya.

Ia mengaku mengapresiasi hasil keputusan MK yang dinilai pro rakyat karena sistem pemilu lebih adil dan terbuka.

“Jadi menurut saya sistem terbuka itu lebih luas, lebih fair meskipun ada plus dan minusnya. Minusnya mungkin dalam cost politik. Kalau terbuka costnya kan lebih tinggi, kalau tertutup lebih rendah atau dapat dikontrol,” ungkap caleg Dapil 3; Tomo, Ujungjaya, Jatigede, Jatinunggal, Paseh, dan Conggeang itu.

Baca juga :  Masih Corona, Brimob Polda Jabar Getol Berikan Penjelasan Prokes Kepada Masyarakat

Aher –sapaan akrabnya– menyebutkan, dengan adanya sistem proporsional terbuka, ia semakin semangat. Pasalnya, dengan proporsional terbuka masyarakat bisa memilih langsung wakil rakyatnya di DPR tidak oleh elit politik atau partai. Para caleg pun bisa leluasa kampanye ke masyarakat untuk sama sama mendongkrak suara caleg dan partai.

“Bukan bergairah lagi ya, itu lebih adil. Jadi semua pihak enggak ada yang dirugikan karena 70% hampir mendukung terbuka. Sedangkan 30% mendukung tertutup. Jadi MK itu benar benar mendengar suara rakyat,” paparnya.

Selain itu, ia sangat mendukung sistem pemilu terbuka adalah peluang untuk menang lebih terbuka. Sebab calon bisa turun langsung ke lapangan dengan memanfaatkan kolega, saudara, dan simpatisan (pendukung).

Berbeda dengan sistem tertutup peluang untuk menang kecil karena kalau tertutup para calon itu tidak mungkin terjun ke lapangan.

“Percuma kan kalau terjun, karena itu yang harus kampanye partai, dan yang menentukan para wakil rakyatnya adalah partai. Kalau terbuka kan masing-masing calon punya kesempatan untuk menang,” katanya.

Aher berpengalaman di politik dimulai saat dia menjadi tim pemenangan calon DPRD provinsi di dapil Kabupaten Bandung. Sehingga memiliki pengalaman bagaimana melihat kondisi politik peluang dan kesempatan.

Baca juga :  Tekan Angka Kriminalitas, Polsek Sukasari Lakukan Yanmas Malam Bandung Lautan Biru.

“Saat itu, saya berjuang di provinsi di Kabupaten Bandung, datang ke Sumedang itu bukan karena saya orang baru di Sumedang. Karena saya juga rumah di Sumedang. Intinya saya datang ke Sumedang ya untuk menang. Alasan menang ini bukan untuk saya tetapi keinginan masyarakat khususnya untuk Dapil 3 umumnya untuk masyarakat Sumedang,” ungkapnya.

Intinya, kata dia, visi misinya adalah amanah.

“Kenapa amanah karena saya takut azab Allah karena disumpah jabatan,” katanya.

Terkait nomor calon, Partai Golkar sendiri belum memutuskan karena tahapan pemilu masih lama. Informasinya, Penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) akan diumumkan pada September 2023. Sehingga Golkar masih menerapkan nomor urut berdasarkan nama alphabet. Misalnya, nama nama berawalan A akan mendapatkan nomor urut di awal.

“Tapi nanti pas mau penomoran urut terakhir, harus dikembalikan lagi ke DPP, apa mau ditetapkan berdasaekan alphabet atau dirubah,” pungkas Aher. (Abas)

Previous Post

Disdukpencapil Tanbu Melakukan Jemput Bola Penerbitan Akta Perkawinan Non Muslim

Next Post

Pemprov Jabar Luncurkan Forum Energi Daerah Provinsi Jabar

BeritaTerkait

Featured

Gubernur KDM Berharap Sumedang Kembali Lagi Kepada Kejayaannya

April 25, 2026
Featured

Sumedang Perkuat Budaya dan Melangkah Menuju Daerah Maju

April 25, 2026
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan
Featured

Target Nasional Bebas TPA di Akhir 2026, Pemkot Susun Road Map Pengelolaan Sampah.

April 25, 2026
Kepala Diskominfo Kota Bandung, Henryco Arie Sapiie, S.E., Ak
Featured

Memperkuat Transformasi Digital, Diskominfo Kota Bandung Siapkan “Program Ngulik” dan Bandung “Satu Data”

April 25, 2026
Selain mempercepat kerusakan infrastruktur jalan, keberadaan ODOL bisa membahayakan pengendara lain. Foto Halloriau.com
Featured

Jalan Hancur Akibat ODOL, Dishub Jabar Perketat Pengawasan Angkutan Barang

April 24, 2026
Bapemperda DPRD Kota Bandung menggelar Rapat Kerja terkait Raperda tentang Bantuan Hukim Bagi Masyarakat Miskin di Kota Bandung, di Gedung DPRD Kota Bandung, Rabu, 22 April 2026.
Featured

DPRD Kota Bandung Inisiasi Pembentukan Raperda Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Miskin

April 24, 2026
Next Post

Pemprov Jabar Luncurkan Forum Energi Daerah Provinsi Jabar

No Result
View All Result

Berita Terkini

Gubernur KDM Berharap Sumedang Kembali Lagi Kepada Kejayaannya

April 25, 2026

Pemilihan Anggota BPD Cileunyi Kulon: Ikbal Nurjamil Bawa Misi Kemajuan

April 25, 2026

Sumedang Perkuat Budaya dan Melangkah Menuju Daerah Maju

April 25, 2026
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan

Target Nasional Bebas TPA di Akhir 2026, Pemkot Susun Road Map Pengelolaan Sampah.

April 25, 2026
Kepala Diskominfo Kota Bandung, Henryco Arie Sapiie, S.E., Ak

Memperkuat Transformasi Digital, Diskominfo Kota Bandung Siapkan “Program Ngulik” dan Bandung “Satu Data”

April 25, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC