• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Jumat, Mei 1, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Dulag, Panggilan Sahur Sebelum Subuh Tiba

Dulag, Panggilan Sahur Sebelum Subuh Tiba

cyber by cyber
Mei 12, 2019
in Featured, Pemerintahan
0
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, — Tradisi membangunkan sahur saat Ramadan ternyata sudah ada sejak abad pertengahan di negeri Arab Saudi.  Dikutip dari  catatan petualang Timur Tengah Ibnu Batutah (1829), pada saat waktu sahur tiba, muazin  mengumumkan datangnya saat sahur dari atas shauma’ah yang berada di menara sudut timur Masjidil Haram.

Cara yang mirip juga ada di negara Kuwait dan Mesir, hingga  mulai semarak pada Dinasti Abbasiyah. PAda masa Dinasti Mamluk tahun 865 Hijriah mulai menggunakan dentum meriam untuk memberitahu waktu sahur.

Di Indonesia terutama di tanah Pasundan, membangunkan sahur samil berkeliling komplek atau pemukiman jug bisa dilakukan. Para anak muda biasa melakukan hal ini pada pukul 02.00-03.00 WIB. Mereka pun kadang sahur bersama di masjid seusai berkeliling.

Baca juga :  Sasar Peserta Usia Produktif, PKBM Tarbiyatul Ummah  Selenggarakan Program Kecakapan Wirausaha

Saat berkeliling, biasanya mereka  berbagi tugas. Ada yang menjadi pemukul bedug, pemukul kaleng hingga alat musik dadakan dari ember atau bahkan tutup botol. Semua menjadi alat perkusi sehingga melahirkan suara dan lagu yang unik. 

Kegiatan menabuh bedug sambil berkeliling inilah yang disebut dulag. Kadang Kelompok Dulag tersebut sering menggunakan satu set alat istrumen calung atau semacam Kolintang. Tujuannya untuk memainkan alunan musik abstrak yang mempunyai ritme.  Lewat music, diiringi lantunan gelak tawa dan sahutan inilah yang membangunkan warga untuk sahur.

Di Bandung tradisi ngadulag ini pun sudah jarang. Di Komplek-komplek perumahan, apalagi di pusat kota. Lebih memilih loudspeaker masjid untuk membangunkan sahur.

Baca juga :  Sambut Pasukan Brimob dari BKO Papua, Ini Ungkapan Kapolda Jabar

Jika ingin menyaksikan dulag, sepertinya harus sedikit menyisi ke pinggir kota. Tetapi menjelang Hari Raya Idulfitri, dulag sedikit lebih mudah ditemui. Karena sore hari menjelang menjelang Idulfitri sambil bertakbir, dulag masih sering dilakukan oleh warga Kota Bandung.

Dulag memang cuma sebuah aktivitas yang ada saat Ramadan tiba, tetapi Dulag ada karena dahulu kekeluargaan masih kental. Kekhawatiran tetangga telat sahur masih kuat dan kebersamaan dalam sebuah Komunitas Komplek selalu dijaga.

Para Wargi Bandung ayo lestarikan tradisi membangunkan kita sebelum Sahur tiba. Ajak putra-putri kita mengerti Filosofi di balik semua keunikan tradisi Ramadan di tatar Sunda. 

Karena hanya para wargi yang bisa menjaga kebudayaan Sunda di Kota Bandung. Mempertahankan tradisi bagian dari menjadikan Bandung yang Juara , Bandung yang Nyaman , Unggul Sejahtera dan Agamis. *red

Previous Post

Yana Ajak Mahasiswa Jadi Pengusaha

Next Post

Kapolres Sumedang Buka Bersama KCS Usai Cek Jalur Mudik

BeritaTerkait

Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kota Bandung, Kamis, 30 April 2026.
Featured

Sempurnakan Sistem Kependudukan Hingga Kesejahteraan Warga, DPRD Kota Bandung Sahkan Dua Raperda

Mei 1, 2026
Featured

BAZNAS Jabar Dampingi Gubernur Salurkan Santunan bagi Korban Kecelakaan KRL–KA Argo Bromo

April 30, 2026
Featured

Dishub Kebut Penerangan Jalan Umum di 17 Ruas Jalan Prioritas

April 30, 2026
Featured

Wabup Sumedang Salurkan Bantuan untuk Petani Tembakau di Sukasari

April 30, 2026
Featured

Kepala Dinas di Sumedang Dilatih AI, Dorong Pengambilan Keputusan Berbasis Data

April 30, 2026
Featured

Pemkab Sumedang Komitmen Turunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi

April 30, 2026
Next Post

Kapolres Sumedang Buka Bersama KCS Usai Cek Jalur Mudik

Please login to join discussion
No Result
View All Result

Berita Terkini

Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kota Bandung, Kamis, 30 April 2026.

Sempurnakan Sistem Kependudukan Hingga Kesejahteraan Warga, DPRD Kota Bandung Sahkan Dua Raperda

Mei 1, 2026

Warga Binaan Lapas Ciamis Tampilkan Lagu Karya Sendiri, Musisi Donasikan Gitar

April 30, 2026

BAZNAS Jabar Dampingi Gubernur Salurkan Santunan bagi Korban Kecelakaan KRL–KA Argo Bromo

April 30, 2026

Dishub Kebut Penerangan Jalan Umum di 17 Ruas Jalan Prioritas

April 30, 2026

Wabup Sumedang Salurkan Bantuan untuk Petani Tembakau di Sukasari

April 30, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC