• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Rabu, Oktober 21, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Pilkades Serentak di Banyumas Menuai Kritik

Pilkades Serentak di Banyumas Menuai Kritik

cyber by cyber
Mei 17, 2019
in Featured, Politik
0
Share on FacebookShare on Twitter

BANYUMAS,- Pelaksanan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Banyumas pada Selasa, 23 Juli 2019 menuai kritik. Pasalnya, pelaksanaan pada hari kerja membuat panitia khawatir tidak memenuhi jumlah pemilih yang hadir yakni 50 persen plus satu.

“Padahal, warga memerlukan waktu lama untuk mengikuti dan antre di hari pemilihan. Pelaksanaaan pilkades serentak yang ditetapkan tanggal 23 Juli 2019 itu, jatuh pada hari Selasa. Ini bukan hari libur,” kata Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Kepala Desa Notog Kecamatan Patikraja Kabupaten Banyumas, Suyitno, Selasa (14/5).

Menurutnya, berdasar Peraturan Bupati Banyumas No 64 tahun 2017 tentang Pilkades, ditegaskan bahwa pilkades harus diikuti oleh sebanyak 50 persen + 1 orang dari jumlah DPT (Daftar Pemilih Tetap) di satu desa. Berdasarkan Perbup itu pula, bila partisipasi warga dalam pelaksanaan pilkades di bawah 50 persen + 1, maka pilkades dianggap tidak memenuhi syarat.

Baca juga :  Kemendagri Bersama Rektor Lakukan Pembenahan Menyeluruh di IPDN

“Bila tetap kurang 50 persen + 1 orang, maka pilkades dibatalkan dan desa tersebut baru akan melaksanakan pilkades lagi pada pelaksanaan pilkades serentak periode berikutnya yang akan dilaksanakan tahun 2021,” kata dia.

Ia mengatakan, karena pilkades dilaksanakan bukan pada hari libur, maka potensi partisipasi pemilih tidak memenuhi kuorum menjadi sangat besar. Dia menyebutkan, pemerintah kabupaten harus bisa memberikan dispensasi pada kalangan PNS-nya untuk izin menggunakan hak pilih dalam pilkades.

Suyitno mengingatkan, jumlah desa yang mengikuti pilkades serentak tahun 2019 ini, mencapai lebih dari 250 desa, atau lebih dari separuh dari jumlah desa di Banyumas.

Baca juga :  Sigap, Patroli SAR Brimob Jabar ke Lokasi Rawan Bencana

Kalau PNS mendapat dispensasi izin mencoblos, mungkin sebagian besar PNS akan meminta izin.

“Apakah ini tidak akan mengganggu pelayanan? Belum lagi mengenai pekerja swasta yang kemungkinan akan sulit mendapatkan izin untuk mencoblos,” katanya.

Terkait ini, Suyitno meminta agar waktu pelaksanaan pilkades bisa ditinjau ulang. “Kami hanya berharap pelaksanaan pilkades serentak bisa berjalan sukses. Jangan sampai ada desa yang partisipasi warganya tidak memenuhi kuorum sehingga pelaksanaan pilkades dibatalkan. Ini akan sangat merugikan warga,” pungkasnya.

Tris

Previous Post

Di Pasar Murah, Nanang Ermanto Serahkan Paket Sembako

Next Post

Ingin Habiskan Masa Jabatan, 5 Desa di Banyumas Tolak Pilkades Serentak

BeritaTerkait

Ekonomi

Ringankan Beban Warga Kurang Mampu, BRI Peduli Fasilitasi Ambulans Gratis di Kabupaten Bandung

Oktober 21, 2026
Ekonomi

Buka Peluang Kemitraan bagi Komunitas, LinkAja Kembangkan Beyond the Wallet

Oktober 21, 2026
Willem Frans Ansanay
Featured

Catatan Penting Ketum BaraJP untuk Dua Program Prabowo-Gibran

Oktober 20, 2026
Featured

Lewat Subuh Berjamaah, Wabup Sumedang Ajak Kuatkan Ukhuwah dan Akidah

Oktober 20, 2026
Featured

Pemda Sumedang Matangkan Penertiban 5.100 KJA Liar di Waduk Jatigede

Oktober 20, 2026
Featured

DPRD Pangandaran Desak Pemda Siapkan Tandon Air di Setiap Desa Terdampak Kekeringan, Antisipasi El Nino hingga 2027

Oktober 20, 2026
Next Post

Ingin Habiskan Masa Jabatan, 5 Desa di Banyumas Tolak Pilkades Serentak

Please login to join discussion
No Result
View All Result

Berita Terkini

Ringankan Beban Warga Kurang Mampu, BRI Peduli Fasilitasi Ambulans Gratis di Kabupaten Bandung

Oktober 21, 2026

Buka Peluang Kemitraan bagi Komunitas, LinkAja Kembangkan Beyond the Wallet

Oktober 21, 2026
Willem Frans Ansanay

Catatan Penting Ketum BaraJP untuk Dua Program Prabowo-Gibran

Oktober 20, 2026

Lewat Subuh Berjamaah, Wabup Sumedang Ajak Kuatkan Ukhuwah dan Akidah

Oktober 20, 2026

Pemda Sumedang Matangkan Penertiban 5.100 KJA Liar di Waduk Jatigede

Oktober 20, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC