• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Anggota Komisi II Sebut Sektor Pertanian Jawa Barat Butuh Perhatian Maksimal

Anggota Komisi II Sebut Sektor Pertanian Jawa Barat Butuh Perhatian Maksimal

red cyber by red cyber
2024-08-20
in Featured, PARLEMEN
0
Anggota Komisi II DPRD Jawa Barat, H. A. Sopyan

Anggota Komisi II DPRD Jawa Barat, H. A. Sopyan

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG,– Anggota Komisi II DPRD Jawa Barat, H. A. Sopyan, mengatakan pemimpin yang akan menjadi orang nomor satu di Jawa Barat harus orang yang memahami bagaimana politik pertanian atau politik pangan itu diterapkan dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat.

“Sosok seperti ini penting kita sampaikan, karena dirinya dijamin tidak akan meminggirkan sektor pertanian dalam penyusunan kebijakan pembangunannya. Harus berkomitmen untuk menjaga dan mengembangkan sektor pertanian,” kata Sopyan, belum lama ini.

Menurut Sopyan, masyarakat Jawa Barat terkait erat dengan budaya pertanian atau budaya pangan. Sebagian besar masyarakat Jawa Barat berkiprah di dunia pertanian dalam arti luas, mulai dari aspek hulu hingga ke hilir.

“Ada yang bergerak di sisi produksi, aspek pemasaran dan distribusi serta banyak pula yang terlibat di sisi konsumsi,” katanya.

Baca juga :  Wisata Alam Pangjugjugan, Pilihan Tepat untuk Liburan

Sopyan menuturkan, kondisi ketahanan pangan Jawa Barat saat ini, khususnya bila dilihat dari produksi beras nasional, betul-betul sangat merisaukan.

“Sejak tiga tahun terakhir, produksi beras Jawa Barat telah tersalip oleh Jawa Tengah dan semakin jauh tertinggal bila dibandingkan dengan Jawa Timur,” sebutnya.

Sopyan mengatakan, ruang pertanian di Jawa Barat berdasarkan revisi RTRW 27 Kabupaten/Kota, terlihat semakin berkurang. Alih fungsi lahan pertanian produktif ke non-pertanian, berlangsung relatif cepat.

“Sawah dan ladang berubah menjadi perumahan atau pemukiman, sudah biasa kita temukan. Begitu pun dengan semakin merebaknya kawasan industri,” ungkap dia.

Yang lebih merisaukan, sambung Sopyan, untuk jangka panjang, ternyata yang tengah berlangsung bukan hanya alih fungsi lahan, namun terjadi pula alih kepemilikan lahan pertanian dari para petani ke kelompok tuan tanah.

Baca juga :  Cegah Gangguan Kamtibmas, Anggota Brimob Jabar Gencar Patroli

“Mereka membeli lahan sawah tidak untuk digarap, tapi lebih bersifat sebagai alat untuk investasi,” katanya.

Kondisi demikian, menurutnya jelas tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Pertanian merupakan sektor yang harus dijaga, dipelihara dan dilestarikan. Sebab, bukan saja sektor pertanian melibatkan hajat hidup orang banyak, pertanian merupakan sumber kehidupan dan sumber penghidupan masyarakat, tapi pertanian juga menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi bangsa.

“Maka sangat wajar kalau pemimpin Jawa Barat kedepan, adalah figur gubernur yang pro dan betul-betul mencintai pertanian. Berani berjuang habis-habisan untuk melakukan pembelaan dan perlindungan terhadap petani,” tandas Sopyan. (el)

Previous Post

Pj. Wali Kota Sorong Tegaskan Pentingnya Realisasi Program Pemkot Dengan Cepat

Next Post

Bung Karno dan Jenderal Sudirman Muncul di Festival Kemerdekaan dan Drama Kolosal Danyonif 330 Tri Dharma

BeritaTerkait

Featured

Gedung GOW Selesai Dibanung, Begini Pesan Bupati Sumedang

2026-02-06
Featured

Sebanyak 5.635 Satlinmas Terima Insentif dari Pemkab Sumedang

2026-02-06
Featured

BKP IPDN 2025-2026 Dibuka Sekda Sumedang

2026-02-06
Featured

Terkait Dugaan Penipuan dan Penggelapan Uang Korban Rp600 Juta, Sekdis DPKP Kota Bandung Dilaporkan ke Polisi

2026-02-05
Ekonomi

Wabup Sumedang saat Isra Mi’Raj: Dekati Pengajian, Jauhi Bank Emok

2026-02-05
Featured

Gugatan dari Balik Penjara Menyeret Bupati Cirebon

2026-02-05
Next Post
Karakter Jenderal Sudirman dan Bung Karno pada festival kemerdekaan dan drama kolosal yang diikuti oleh seluruh keluarga besar Yonif 330

Bung Karno dan Jenderal Sudirman Muncul di Festival Kemerdekaan dan Drama Kolosal Danyonif 330 Tri Dharma

No Result
View All Result

Berita Terkini

Gedung GOW Selesai Dibanung, Begini Pesan Bupati Sumedang

2026-02-06

Sebanyak 5.635 Satlinmas Terima Insentif dari Pemkab Sumedang

2026-02-06

BKP IPDN 2025-2026 Dibuka Sekda Sumedang

2026-02-06

Terkait Dugaan Penipuan dan Penggelapan Uang Korban Rp600 Juta, Sekdis DPKP Kota Bandung Dilaporkan ke Polisi

2026-02-05

Wabup Sumedang saat Isra Mi’Raj: Dekati Pengajian, Jauhi Bank Emok

2026-02-05
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC