• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Sabtu, Mei 2, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Wujudkan Stunting Hanya 4 Persen di Jabar, KDM Dorong PKK Desa Bergerak

Wujudkan Stunting Hanya 4 Persen di Jabar, KDM Dorong PKK Desa Bergerak

red cyber by red cyber
Juni 11, 2025
in Pemerintahan
0
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG — PEMERINTAH Daerah Provinsi Jawa Barat mematok target untuk menurunkan Prevalensi Stunting, menjadi Lima Persen atau bahkan bisa mencapai Empat Persen. Target yang sama juga berlaku untuk menyisakan kasus Kematian Ibu dan Bayi menjadi hanya Empat Persen.

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, menyebutkan target tersebut dalam Kick Off Intervensi Pencegahan dan Penurunan Kematian Ibu dan Bayi, di RSUP Hasan Sadikin (RSHS), Kota Bandung, Selasa, 10 Juni 2025.

KDM, sapaan Gubernur Dedi Mulyadi, mengungkap target tersebut menjawab tantangan Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin. Agar Jabar mampu menekan Prevalensi Stunting maupun jumlah kasus Kematian Ibu dan Bayi di bawah 10 Persen.

Saat ini, Jabar menyumbang 17 Persen dari total angka Kematian Ibu secara Nasional yakni dari 4.700 L
Kasus. Sementara angka Kematian Bayi secara Nasional mencapai 34 ribu kasus per tahun.

“Kita ingin menurunkan semuanya ke Angka 4 Persen,” tegas KDM.

Untuk mewujudkan target tersebut, ia menginstruksikan Dinas Kesehatan (Dinkes) Jabar. Agar memberikan Insentif kepada Bidan Pendamping, jika di Desa-nya berhasil menciptakan Nol Kematian Anak dan Nol Stunting.

“Kepala Desa-nya nanti kita kasih Bonus, Ketua PKK-nya bergerak. Ini akan menjadi prioritas kita di tahun ini. Sehingga ke depan Anak-anak Jabar sehat, baik yang Balita maupun Usia Remaja, bahkan Orangtuanya juga harus sehat,” paparnya.

Baca juga :  Terkait Corona, Gubernur Jakarta Ingatkan Jangan Lengah Pascalebaran

KDM menegaskan, tahap pertama pembangunan kualitas manusia, dimulai dari kondisi sehat atau Cageur dalam bahasa Sunda.

“Cageur Pikiranna, Cageur Hatena. Kalau sehat, nanti bisa Bageur, Pinter, Singer,” jelasnya.

KDM juga memberikan apresiasi kepada Menkes yang telah mendukung berbagai Program L
Kesehatan di Jabar. Termasuk pembiayaan operasi pemisahan bayi kembar siam di RSHS tanpa biaya.

“Ini kebahagiaan bagi seluruh masyarakat Jabar. Sehingga kalau ada warga Jabar memiliki problem serupa, sudah diumumkan hari ini di medsos saya. Nomor HP yang bisa dihubungi oleh seluruh warga ketika ada hal yang Darurat Kesehatan,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Menkes, Budi Gunadi Sadikin, menyampaikan kebanggaannya terhadap langkah cepat Jabar dalam mengatasi Persoalan Kesehatan.

“Jawa Barat ini karena penduduknya paling banyak, kehamilan dan angka kematian ibu dan bayi juga tinggi. Tapi tidak banyak Daerah yang secara terbuka mengakui dan langsung bertindak,” ujar Budi.

Sebagai langkah konkret, Kemenkes dan Pemdaprov Jabar akan menjalankan proyek percontohan penanganan Kematian Ibu dan Anak di Kabupaten Bogor, Bandung dan Garut. Program ini melibatkan lintas sektor dari Rumah Sakit, Klinik, Puskesmas hingga Bidan Desa.

“Dalam tiga bulan kita evaluasi dan akan direplikasi ke Daerah lain jika berhasil,” ucap Budi.

Selain penurunan angka kematian, Jabar juga mencatatkan penurunan Signifikan pada Angka Stunting dari 21,7 Persen menjadi 15,9 Persen atau mengalami penurunan sebesar 5,8 Persen. Dengan penurunan tersebut, kini Prevalensi Stunting Jabar, berada di bawah Nasional sebesar 19,8 Persen. Angka ini menjadi tonggak A
Sejarah, dimana untuk kali pertama Prevalensi Stunting Indonesia di bawah 20 Persen.

Baca juga :  Bupati Tanah Bumbu Dukung Penguatan Layanan Hukum Masyarakat melalui Posbankum dalam Bagian Aksi Rumah Damai

“Jabar itu turun dari 21,7 Persen ke 15,9 Persen, secara Nasional semua turun. Jadi saya bilang, Pak Gubernur terima kasih cuma kalau bisa ditambah. Kalau bisa di bawah 10 Persen gitu. Pak Gubernur ingin lebih bagus lagi dari itu. Karena kalau Jabar bisa di bawah 10 Persen, itu Nasional pasti akan turun di bawah 15 Persen,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Jawa Barat, Siska Gerfianti, menuturkan, pihaknya siap berperan aktif membantu Gubernur. Untuk mewujudkan pencapaian Target Penurunan Stunting, maupun penurunan kasus Kematian Ibu dan Bayi. Bagi Siska, Mention khusus kepada PKK menunjukkan kepercayaan Gubernur, terhadap Organisasi Masyarakat yang berakar kuat hingga ke Tingkat Keluarga atau r
Rumah Tangga tersebut.

“Tentu, bagi kami ini menjadi sebuah kehormatan. Ini menunjukkan sebuah kepercayaan Pak Gubernur yang harus kami respons dengan cepat dan terukur. Sebagai Mitra Utama Pemerintah, PKK senantiasa hadir bersama-sama dengan Pak Gubernur. Untuk mewujudkan Masyarakat yang Berdaya dan Sejahtera,” tandas Siska disela-sela usainya acara.

Previous Post

Irjen Roycke Pimpin Serah Terima Jabatan Wakapolda Sulawesi Utara

Next Post

Polres Minut Siapkan Pengamanan Jelang Perayaan HUT KE-194 Pekabaran Injil  dan Pendidikan Kristen GMIM

BeritaTerkait

Featured

Kejar Target 450 Ton Per Hari Mengolah Sampah, Pemkot Mengoptimalkan Peran “Gaslah”

Mei 2, 2026
Pemerintahan

Menteri Agus Andrianto Apresiasi Konser Musik Karya Warga Binaan Lapas Kelas IIB Ciamis

Mei 1, 2026
Featured

Dishub Kebut Penerangan Jalan Umum di 17 Ruas Jalan Prioritas

April 30, 2026
Featured

Wabup Sumedang Salurkan Bantuan untuk Petani Tembakau di Sukasari

April 30, 2026
Featured

Kepala Dinas di Sumedang Dilatih AI, Dorong Pengambilan Keputusan Berbasis Data

April 30, 2026
Featured

Pemkab Sumedang Komitmen Turunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi

April 30, 2026
Next Post

Polres Minut Siapkan Pengamanan Jelang Perayaan HUT KE-194 Pekabaran Injil  dan Pendidikan Kristen GMIM

No Result
View All Result

Berita Terkini

Audisi D’Academy di Balikpapan, Fildan D’Academy Bersama Valen DA7 Beri Tips Kepada Peserta

Mei 2, 2026

Kejar Target 450 Ton Per Hari Mengolah Sampah, Pemkot Mengoptimalkan Peran “Gaslah”

Mei 2, 2026
Ketua DPRD Kota Bandung H. Asep Mulyadi, S.H., pada Sosialisasi Kebijakan SPMB Kota Bandung, di Balai Kota Bandung, Kamis 30 April 2026.

Ketua DPRD Sarankan Intensitas Sosialisasi SPMB Harus Ditingkatkan

Mei 2, 2026

Lima Koperasi Merah Putih di Pangandaran Terima Bantuan Truk Operasional untuk Dorong Ekonomi Desa

Mei 2, 2026

Menteri Agus Andrianto Apresiasi Konser Musik Karya Warga Binaan Lapas Kelas IIB Ciamis

Mei 1, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC