SUMEDANG,– Gedung Gabungan Organisasi Wanita (GOW) di Barak samping KPU Kabupaten Sumedang telah selesai dibangun.
Gedung GOW ini dibangun karena gedung Inten Dewata tempat berkumpulnya organisasi wanita dibangung Gedung Kreatif di dekat Bundaran Binokasih.
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir didampingi Ketua TP PKK Sumedang Susi Gantini hadir langsung di Tasyakur Gedung GOW, Jumat (6/2/2026).
Menurut Dony, Gedung GOW yang baru pembangunannya selesai merupakan gedung bersejarah.
“Jadi warisan ibu-ibu semuanya. Bahwa zaman ibu-ibu di sini aktif di GOW, memiliki gedung dua lantai. Ini gedung yang didambakan dan dinantikan,” kata Dony.
Dony menyebutkan, sebagai sesuatu yang dinantikan, didambakan, tentunya harus digunakan dengan baik.
“Gunakan semaksimalkan mungkin. Gedung ini harus menjadi pusat kegiatannya para wanita. Sumber hadirnya ide, gagasan bagi para perempuan. Sumber motivasi, inspirasi, jadi dapurnya organisasi,” pesan Dony.
Menurut Dony, hadirnya Gedung GOW harus melahirkan berbagai kebijakan, program yang akan meningkatkan kompetensi perempuan.
“Hadirnya gedung ini harus meningkatkan pengetahuan perempuan di Sumedang. Memberdayakan perempuan di Sumedang lahir pikirannya dari dapur sekretariat ini,” ujarnya.
Bupati Dony menyebutkan, semangat ingin membangun tempat ini, harus sama dengan semangat mengaktifkannya.
“Lakukan kolaborasi antara GOW dengan organisasi wanita lainnya. Kolaborasi antara GOW dengan pemerintah daerah Itu kuncinya,” katanya.
Menurutnya, kalau GOW aktif, proaktif, kreatif, banyak program yang bisa disambungkan.
“Banyak program yang bisa kita jalankan antara GOW dan Pemda. Semua dinas bisa walaupun sekarang hanya terpaku kepada DPPKBP3A untuk memberdayakan perempuan. Tingkatkan kolaborasinya, semangat dalam bekerjanya,” katanya.
Sementara itu, Ketua GOW Sumedang, Yati Amim menyebutkan, Gedung GOW ini merupakan penggantian dari Gedung Inten Dewata yang dahulu sudah ada.
“Alhamdulilah Gedung GOW sekarang sudah terwujud. Pemda sudah memenuhi janjinya membangun gedung GOW yang lebih repesentatif,” kata Yati. (hms/bon)











