TANAH BUMBU, – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) kembali menorehkan prestasi dalam tata kelola pemerintahan. Dari total 39 pemerintah daerah di seluruh Indonesia, Kabupaten Tanah Bumbu terpilih untuk memaparkan strategi pengelolaan keuangan daerah di hadapan Tim Penilai Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) Kementerian Dalam Negeri.
Kesempatan tersebut diperoleh dalam kegiatan Validasi Hasil Pengukuran Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) Tahun Anggaran 2024 Tahun Ukur 2025 yang diselenggarakan oleh Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri secara virtual, Kamis (18/06/2026).
Jajaran Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu mengikuti kegiatan tersebut dari Ruang Digital Live Room Kantor Bupati Tanah Bumbu di Batulicin.
Validasi IPKD merupakan tahapan penting untuk menentukan pemerintah daerah dengan kinerja pengelolaan keuangan terbaik berdasarkan wilayah regional. Dalam forum tersebut, Kabupaten Tanah Bumbu menjadi salah satu daerah yang dipercaya mempresentasikan berbagai strategi dan inovasi pengelolaan keuangan daerah di hadapan tim penilai nasional.
Bupati Tanah Bumbu, H. Andi Rudi Latif, A.Md.T., S.H., M.M., menegaskan bahwa peningkatan nilai IPKD bukanlah program yang berdiri sendiri, melainkan bagian integral dari komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel.
Komitmen tersebut telah dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2025–2029, khususnya pada Misi Ketujuh yang berfokus pada penguatan tata kelola pemerintahan yang adaptif, melayani, dan akuntabel.
Menurut Bupati, misi tersebut sejalan dengan Prioritas Nasional Ketujuh yang menitikberatkan pada reformasi birokrasi, penguatan tata kelola pemerintahan, serta upaya pencegahan korupsi.
“Setiap kebijakan pengelolaan keuangan daerah yang dilakukan di Kabupaten Tanah Bumbu tidak hanya untuk memenuhi ketentuan regulasi, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam meningkatkan kualitas pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Andi Rudi Latif.
Ia menjelaskan, seluruh proses pengelolaan keuangan daerah mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban disusun secara berjenjang dan terintegrasi. Dengan demikian, setiap rupiah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang dibelanjakan memiliki arah yang jelas, sasaran yang terukur, serta memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas tata kelola keuangan daerah.
Salah satu fokus utama Pemkab Tanah Bumbu, lanjutnya, adalah memastikan proses perencanaan dan penganggaran daerah dilakukan secara berkualitas dan berorientasi pada hasil.
“Kami terus mendorong seluruh perangkat daerah agar menyusun program dan kegiatan yang tidak hanya berorientasi pada penyerapan anggaran, tetapi mampu menghasilkan perubahan dan manfaat yang nyata bagi masyarakat,” katanya.
Bupati juga menekankan pentingnya menjaga konsistensi antara dokumen perencanaan dan penganggaran, mulai dari Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), Kebijakan Umum Anggaran (KUA), Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS), hingga APBD, sehingga seluruh program prioritas pembangunan dapat terakomodasi secara optimal.
Dalam presentasi validasi IPKD tersebut, Pemkab Tanah Bumbu memaparkan sejumlah upaya yang telah dilakukan, antara lain peningkatan transparansi dan akuntabilitas, digitalisasi pengelolaan keuangan daerah, penguatan tata kelola pemerintahan, sistem pengendalian intern pemerintah, serta berbagai langkah implementasi yang mendukung peningkatan nilai IPKD di Kabupaten Tanah Bumbu.
Pemkab Tanah Bumbu, sambung Bupati, akan terus berkomitmen memperkuat kualitas perencanaan, penganggaran, pengendalian, transparansi, dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.
“Keberhasilan pengelolaan keuangan daerah tidak hanya diukur dari capaian angka maupun indeks, tetapi dari sejauh mana setiap kebijakan dan anggaran yang dikelola mampu menghadirkan pelayanan yang lebih baik, pembangunan yang lebih berkualitas, serta kesejahteraan yang semakin meningkat bagi seluruh masyarakat Kabupaten Tanah Bumbu,” pungkasnya. (Ag)












