• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Jumat, Oktober 30, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Ratusan Pekerja Rentan di Sumedang Kini Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Ratusan Pekerja Rentan di Sumedang Kini Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

red cyber by red cyber
Agustus 31, 2026
in Featured, Pemerintahan
0
Share on FacebookShare on Twitter

SUMEDANG,– Upaya memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan terus digencarkan di Kabupaten Sumedang. Salah satunya melalui Gebyar Gerakan Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang digelar di GOR Desa Jatimukti, Kecamatan Jatinangor, Senin (31/8/2026).

Mengusung tema “Bangkit Merajut Kemandirian Menuju Kesejahteraan Berkelanjutan”, kegiatan tersebut mendapat antusiasme warga. Acara dibuka Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asda Pemkesra) Setda Kabupaten Sumedang, Dr. Dian Sukmara.

Turut hadir Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sumedang Rony Setiawan, Camat Jatinangor, Kepala Desa Jatimukti, serta masyarakat dan para pekerja.

Momentum tersebut ditandai dengan penyerahan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada 200 pekerja rentan melalui Program Bantuan Iuran Desa Sadar Jaminan Sosial Desa Jatimukti.

Tak hanya itu, BPJS Ketenagakerjaan juga menyerahkan Santunan Jaminan Kematian sebesar Rp42 juta kepada ahli waris almarhumah Yeyet, pekerja rentan asal Provinsi Jawa Barat di Kabupaten Sumedang.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sumedang, Rony Setiawan, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perlindungan sosial bagi pekerja.

“Ini salah satu upaya pemerintah untuk menyosialisasikan program BPJS Ketenagakerjaan kepada masyarakat. Desa Jatimukti menjadi salah satu pilot project bagi kami dalam melakukan sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya.

Rony mengapresiasi langkah Pemerintah Desa Jatimukti yang telah memberikan perlindungan kepada 200 pekerja rentan. Menurutnya, program tersebut sangat penting, terutama bagi pekerja informal yang memiliki risiko cukup tinggi dalam menjalankan aktivitas pekerjaannya.

Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, lanjut Rony, memberikan kepastian bagi pekerja dan keluarganya ketika menghadapi risiko kecelakaan kerja maupun meninggal dunia.

Baca juga :  Hari Kesaktian Pancasila 2026, Bupati Tanah Bumbu Beri Penghargaan kepada Dua Personel Polres atas Dedikasi P4GN

“Ketika terjadi risiko, misalnya meninggal dunia, ahli waris dapat memperoleh santunan dari BPJS Ketenagakerjaan. Santunan tersebut tentunya dapat membantu keluarga untuk melanjutkan kehidupannya,” katanya.

Ia menilai program tersebut juga sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam mencegah munculnya kemiskinan baru. Perlindungan sosial diharapkan dapat menjadi bantalan bagi keluarga pekerja ketika menghadapi risiko ekonomi akibat kehilangan pencari nafkah.

Selain santunan, ahli waris pekerja yang mengalami risiko juga dapat memperoleh kesempatan meningkatkan keterampilan melalui berbagai program pelatihan yang tersedia di Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sumedang.

Namun demikian, Rony mengakui cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Sumedang masih perlu terus diperluas. Saat ini, cakupannya berada di kisaran 37 hingga 39 persen dari jumlah angkatan kerja.

“Ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama, bagaimana masyarakat semakin sadar akan pentingnya perlindungan jaminan sosial, khususnya melalui BPJS Ketenagakerjaan,” ungkapnya.

Untuk memperluas kepesertaan, BPJS Ketenagakerjaan bersama Pemerintah Kabupaten Sumedang terus memperkuat kolaborasi, salah satunya dengan mendorong keberadaan agen PERISAI BPJS Ketenagakerjaan di setiap desa.

Agen tersebut diharapkan menjadi perpanjangan tangan BPJS Ketenagakerjaan di tingkat desa, sehingga masyarakat lebih mudah mendapatkan layanan, mulai dari pendaftaran hingga pembayaran iuran.

“Ke depan, kami berharap setiap desa memiliki agen PERISAI yang bisa membantu masyarakat dan menjadi perpanjangan tangan BPJS Ketenagakerjaan,” tambah Rony.

Sementara itu, Asda Pemkesra Setda Kabupaten Sumedang, Dr. Dian Sukmara, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Maulid Nabi Muhammad SAW, sekaligus Gebyar Jaminan Perlindungan Sosial Ketenagakerjaan bersama BPJS Ketenagakerjaan.

Baca juga :  Sat Brimob Polda Jabar Komitmen Jaga Kamtibmas

Menurut Dian, Pemerintah Kabupaten Sumedang terus mendorong perluasan cakupan perlindungan sosial agar semakin banyak masyarakat yang terlindungi.

Ia menyebut langkah Desa Jatimukti memberikan perlindungan kepada 200 pekerja rentan sebagai sebuah terobosan yang patut diapresiasi dan diharapkan dapat ditiru desa lainnya.

“Alhamdulillah, sekarang Desa Jatimukti melalui kepala desanya sudah bisa memberikan perlindungan bagi 200 tenaga kerja informal. Ini sungguh luar biasa dan bisa menjadi contoh bagi desa-desa lainnya,” ujarnya.

Dian juga mengapresiasi peran Camat Jatinangor yang terus memberikan motivasi serta melakukan pemantauan terhadap berbagai program perlindungan sosial di wilayahnya.

Ia menegaskan, keberhasilan program perlindungan sosial membutuhkan kepedulian bersama. Jangan sampai masih ada masyarakat yang belum terlindungi padahal berbagai fasilitas dan program pemerintah telah tersedia.

“Pesan saya, setiap warga harus saling memperhatikan dan saling menjaga. Jangan sampai ada warga yang terlewat dan tidak terlindungi, sementara fasilitas pemerintah untuk perlindungan sosial sudah semakin masif,” katanya.

Dian pun mengajak masyarakat agar proaktif memahami serta memanfaatkan berbagai program perlindungan sosial. Pemanfaatan teknologi, menurutnya, akan semakin membantu mempercepat pelayanan sekaligus memperluas jangkauan perlindungan bagi masyarakat.

Melalui Gerakan Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, Desa Jatimukti diharapkan tidak hanya menjadi penerima manfaat program, tetapi juga menjadi contoh bagaimana kolaborasi pemerintah desa, pemerintah daerah, dan BPJS Ketenagakerjaan dapat menghadirkan perlindungan nyata bagi pekerja rentan. (hms/bon)

Previous Post

Abang Becak Lansia Sumedang Segera Terima Bantuan Becak Listrik dari Presiden Prabowo

Next Post

Jembatan Gantung Pongpet Anjlok Saat Rombongan Pejabat Melintas, Aparat Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa

BeritaTerkait

Featured

Didukung BRI, BDSF 2026 Apresiasi Inovasi Digital Sumedang, E-Voting Pilkades di 92 Desa Jadi Perhatian

Oktober 29, 2026
Featured

Mayjen TNI Kosasih Raih KNPI Award 2026, Serukan Pemuda Jadi Pelaku Perubahan

Oktober 29, 2026
Featured

BaraJP: Gibran Jadi Korban Perundungan Politik Brutal, Lawan!

Oktober 28, 2026
Featured

Bandung Digital Safety Forum 2026, Kamis 29 Oktober Siap Digelar

Oktober 28, 2026
Featured

Pleno BaraJP Tegaskan Satu Komando! Ketum Sebut Belum Ada Arahan Lain Selain Kawal Prabowo-Gibran JAKARTA,– Rapat Pleno ke-3 DPP Barisan Relawan Jalan Perubahan (BaraJP) yang digelar di Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (28/10), menetapkan sikap politik tegas: satu komando di garis Jokowi. Pleno yang dipimpin langsung Ketua Umum DPP BaraJP, Willem Frans Ansanay tersebut menjadi penegas bahwa BaraJP tetap solid dan tidak terpecah. “Belum ada arahan lain selain tetap mendukung penuh Pemerintahan Prabowo-Gibran. Kami tetap komit mendukung selama belum ada arahan baru dari Bapak Jokowi,” ujar Willem, dengan tegas. Willem menjelaskan, sikap ini diambil untuk menjawab spekulasi liar di luar yang mencoba membenturkan relawan Jokowi dengan pemerintah. Ia memastikan BaraJP tidak akan kemana-mana dan tidak ada manuver politik lain di luar arahan Jokowi. “BaraJP memastikan relawan Jokowi tetap satu barisan mengawal pemerintahan hasil perjuangan bersama. Ini adalah pemerintahan yang kita perjuangkan bersama Bapak Jokowi. Jadi kewajiban kita untuk kawal sampai tuntas,” lanjutnya. Lebih jauh, pleno menginstruksikan kepada seluruh DPD dan DPC BaraJP di seluruh Indonesia untuk tetap merapatkan barisan dan fokus pada kerja-kerja kerakyatan, bukan terpancing isu-isu yang memecah belah. “BaraJP tetap dukung pemerintah, tetap di garis Jokowi, tidak ada manuver lain. Kami satu komando,” pungkasnya. (Ist)

Oktober 28, 2026
Featured

Bupati Sumedang Apresiasi PLN, Jaga Pasokan Listrik Pilkades Digital Tetap Aman

Oktober 28, 2026
Next Post

Jembatan Gantung Pongpet Anjlok Saat Rombongan Pejabat Melintas, Aparat Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa

No Result
View All Result

Berita Terkini

Pangdam Kosasih: Saung Satuan Bukan Sekadar Tempat Istirahat, tetapi Perekat Kebersamaan

Oktober 30, 2026

Didukung BRI, BDSF 2026 Apresiasi Inovasi Digital Sumedang, E-Voting Pilkades di 92 Desa Jadi Perhatian

Oktober 29, 2026

YBM BRILiaN Region 9 Bandung Gulirkan Program Ketahanan Pangan bagi Lansia dan Keluarga Prasejahtera

Oktober 29, 2026

Mayjen TNI Kosasih Raih KNPI Award 2026, Serukan Pemuda Jadi Pelaku Perubahan

Oktober 29, 2026

BaraJP: Gibran Jadi Korban Perundungan Politik Brutal, Lawan!

Oktober 28, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC