KAB. BANDUNG,– Pelantikan pengurus serta Musyawarah Kerja Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama Kecamatan CileUnyi beserta seluruh lembaga dibawah naungannya berlangsung di Yayasan Pondok Pesantren Ar-Rahmat, Desa Cileunyi Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Sabtu, 26 September 2026, sekaligus menandai dimulainya masa bakti khidmat pengurus periode 2026-2031.
Acara dibuka Camat Cileunyi, Cucu Endang.Ia apresiasi sekaligus berharap MWC NU Cileunyi menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat yang beriman, berakhlak, dan sejahtera, serta mampu menjaga kerukunan dan persatuan di tengah masyarakat.
Acara dihadiri unsur Muspika Cileunyi, tokoh masyarakat dan tokoh agama, di antaranya H. Herdia, A.Md., Kepala Desa Pandan Wangi, Rosyid, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung, Hilman Farouk, yang hadir mewakili Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), para ulama, perwakilan lembaga-lembaga NU, serta warga masyarakat Cileunyi.
Dalam acara ini, dikukuhkan kepengurusan inti MWC NU Cileunyi masa bakti 2026-2031, sebagai berikut:
Ketua MWC NU Cilenyi: KH. Syakur Asaori, S.Pd.I., S.Sos.I., Gr dan Wakil Ketua MWC NU Cilenyi Ajengan Ridwan Fadilah, S.Pd.I. Sementara H. Herdia didaulat sebagai Dewan Penasihat.
Seluruh pengurus inti dan lembaga dibawah naungan MWC NU Cileunyi turut dilantik sekaligus dalam satu rangkaian acara, dengan harapan dapat berjalan seirama, saling memperkuat, dan bersinergi dalam setiap langkah pengabdian kepada umat dan bangsa.
Ketua terpilih, KH. Syakur Asaori, S.Pd.I., S.Sos.I., Gr., dalam pidatonya menyampaikan, berkat dukungan dan kepercayaan dari seluruh elemen NU, ia dipercaya memegang amanah sebagai Ketua MWC NU Cileunyi masa bakti 2026-2031.
“Saya menyadari sepenuhnya bahwa ini bukan kemampuan pribadi, melainkan amanah besar yang harus kita emban bersama-sama. Insyaallah, dalam lima tahun ke depan, kami akan mengutamakan musyawarah, keterbukaan, kebersamaan, dan kerja nyata,” katanya.
“Kami akan memperkuat silaturahmi antarlembaga, mempererat tali persaudaraan antarwarga, serta memperluas jangkauan dakwah yang menyejukkan. Kami juga akan terus mengembangkan bidang pendidikan, pemberdayaan ekonomi umat, kegiatan sosial kemanusiaan, serta pemberdayaan pemuda dan perempuan,” tambahSyakur.
Bersama Wakil Ketua Ajengan Ridwan Fadilah, S.Pd.I., serta seluruh jajaran pengurus, pihaknya berkomitmen untuk meneruskan perjuangan para pendahulu, menjadikan NU semakin dekat dengan rakyat, dan semakin bermanfaat bagi semua tanpa membedakan golongan maupun latar belakang.
“Semoga setiap langkah kita diridhoi Allah SWT. Saya memohon doa, dukungan, dan bimbingan dari semua pihak,” tandasnya.
Musyawarah Kerja yang berlangsung setelah pelantikan menghasilkan kesepakatan program kerja prioritas untuk masa bakti 2026–2031, mencakup: Penguatan dakwah dan pendidikan berbasis pesantren, Pemberdayaan ekonomi umat dan kesejahteraan masyarakat, Pengembangan kegiatan sosial dan kemanusiaan, Pemberdayaan pemuda dan perempuan NU, Penguatan kerjasama dan sinergi dengan pemerintah desa maupun kecamatan. (Abah Abadi)












