TANAH BUMBU, – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Tanah Bumbu, Andi Irmayani Rudi Latif, membuka Workshop 1.000 Guru PAUD sebagai upaya memperkuat kompetensi pendidik sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di Kalimantan Selatan.
Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Kantor Bupati Tanah Bumbu, Batulicin, Sabtu (17/10/2026), sebagai bagian dari rangkaian puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) serta Jambore V HIMPAUDI Kalimantan Selatan.
Dalam kesempatan itu, Andi Irmayani menyambut kehadiran keluarga besar HIMPAUDI Provinsi Kalimantan Selatan, HIMPAUDI Kabupaten Kotabaru, dan HIMPAUDI Kabupaten Tanah Bumbu yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Ia menyampaikan bahwa workshop ini bukan sekadar bagian dari perayaan hari jadi organisasi, tetapi juga menjadi momentum penting untuk memperkuat kapasitas pendidik PAUD dalam menjalankan peran strategisnya membangun fondasi pendidikan generasi masa depan.
Menurut Andi Irmayani, pendidikan anak usia dini memiliki kedudukan penting dalam membentuk karakter, mengembangkan kemampuan dasar, serta menanamkan nilai-nilai kehidupan sejak dini. Karena itu, pendidik PAUD dituntut terus meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kualitas pembelajaran agar mampu menjawab kebutuhan tumbuh kembang anak.
Ia menilai, para pendidik PAUD memiliki peran besar dalam mendampingi anak-anak mengenal lingkungan, mengembangkan potensi diri, belajar bersosialisasi, serta menumbuhkan rasa percaya diri dan cita-cita.
Melalui proses pembelajaran yang tepat, menyenangkan, dan sesuai dengan tahap perkembangan anak, pendidikan PAUD diharapkan dapat menjadi fondasi kuat bagi keberhasilan anak dalam menempuh jenjang pendidikan selanjutnya.
Pada kesempatan tersebut, Andi Irmayani juga menyampaikan ucapan selamat atas peringatan HUT ke-21 HIMPAUDI. Ia berharap organisasi tersebut semakin solid, berkembang, dan konsisten memperjuangkan peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini.
Menurutnya, peningkatan mutu pendidikan PAUD tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan sinergi antara pemerintah, tenaga pendidik, organisasi profesi, orang tua, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, serta mendukung perkembangan anak secara optimal.
Kebersamaan yang terbangun melalui workshop dan Jambore V HIMPAUDI Kalimantan Selatan diharapkan dapat memperkuat komunikasi, berbagi pengalaman, serta mendorong lahirnya berbagai inovasi dalam pembelajaran anak usia dini.
Andi Irmayani meyakini bahwa kolaborasi yang kuat antarpemangku kepentingan akan membuka lebih banyak peluang untuk menghadirkan perubahan positif dalam penyelenggaraan pendidikan PAUD.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berharap para pendidik semakin termotivasi meningkatkan kompetensi dan profesionalisme, sehingga mampu memberikan layanan pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak.
Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen membangun generasi masa depan yang cerdas, berkarakter, dan memiliki kesiapan untuk menghadapi tantangan pada masa mendatang. (Ag)









