SUMEDANG,– Pemerintah Kabupaten Sumedang bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terus mematangkan persiapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Digital Tahun 2026.
Kesiapan alat pemilihan, distribusi logistik, keamanan tempat pemungutan suara (TPS), hingga pasokan listrik menjadi perhatian dalam rapat koordinasi bersama kecamatan, desa, dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Gedung Negara, Selasa (27/10/2026).
Dalam rapat tersebut, seluruh unsur terkait memastikan sarana dan prasarana pendukung Pilkades Digital siap digunakan. Dukungan listrik di setiap TPS juga menjadi salah satu fokus utama guna mengantisipasi kendala teknis saat pemungutan suara berlangsung.
Dari 12 posko yang melaporkan kesiapan, seluruhnya telah menyampaikan perkembangan terkait peralatan pemilihan, kondisi TPS, hingga daftar pemilih tetap (DPT).
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir menegaskan, pengecekan dan pengamanan harus dilakukan secara menyeluruh agar seluruh tahapan Pilkades Digital dapat berjalan aman dan lancar.
“Pastikan TPS aman, cek dan ricek kembali. Untuk TPS yang berada di luar ruangan, siapkan tenda sebagai langkah mitigasi apabila terjadi hujan. Pastikan juga SOP-nya tersedia dan dipahami oleh petugas,” ujarnya.
Surat undangan pemilih juga harus dipastikan telah diterima oleh seluruh warga yang terdaftar sebagai pemilih. Selain itu, seluruh peralatan yang telah disiapkan dan ditempatkan di desa harus dijaga dengan pengamanan berlapis untuk mencegah kehilangan maupun kebocoran.
“Pastikan semua alat yang sudah disiapkan aman dan posisinya ada di desa. Amankan secara berlapis, jangan sampai ada alat yang hilang. Pastikan juga ruangan penyimpanan tidak bocor,” kata Bupati Dony.
Untuk mengantisipasi kondisi cuaca, Bupati Dony meminta agar informasi prakiraan cuaca menjadi perhatian bersama. Setiap pagi, informasi cuaca disampaikan oleh Humas dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sebagai bahan antisipasi bagi petugas di lapangan.
Terkait kebutuhan listrik, Pemkab Sumedang telah berkoordinasi dengan PT PLN untuk memastikan pasokan listrik di 92 desa tetap terjaga. PLN juga menyiagakan petugas untuk mengawal kelancaran aliran listrik selama pelaksanaan Pilkades Digital.
Kesiapan seluruh unsur harus terus dijaga hingga seluruh rangkaian pemilihan selesai. Sinergi antara Pemkab Sumedang, Forkopimda, kecamatan, KPPS, dan pihak terkait menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan berjalan sesuai rencana.
“Semua tetap semangat, kita tuntaskan sampai sukses. Insyaallah berjalan aman, lancar, dan sukses. Ini menjadi legasi kita ke depan karena telah melaksanakan Pilkades Serentak Elektronik dengan sukses. Kita telah berkontribusi untuk itu,” ujarnya.
Melalui koordinasi dan pengecekan berkelanjutan, Pemkab Sumedang berharap pelaksanaan Pilkades Digital Serentak 2026 tidak hanya terlaksana dengan baik secara teknis, tetapi juga mampu menjaga kualitas demokrasi di tingkat desa.
Dengan demikian, masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya secara aman dan nyaman, sementara seluruh proses pemilihan berlangsung tertib dan bertanggung jawab. (hms/bon)












