• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Senin, April 27, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Ratusan Atlet Se-Jabar Bertarung di Turnamen Layangan Aduan

Ratusan Atlet Se-Jabar Bertarung di Turnamen Layangan Aduan

red cyber by red cyber
Juni 11, 2022
in Featured, Olahraga
0
Share on FacebookShare on Twitter

SUMEDANG – Guna memeriahkan adu ketangkasan layangan, sekitar 128 atlet layangan size 53-58 dan 64 atlet Giblur size 105-120 cm dari 17 kabupaten/kota di Jawa Barat bertarung dalam turnamen Layangan Aduan tingkat Provinsi Jabar.

Acara berlangsung di Lapangan Pacuan Kuda Desa Raharja, Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Sumedang, Sabtu (11/6) sampai Minggu (12/6/2022).

Ketua Persatuan Layangan Seluruh Indonesia (Pelangi) Jabar, Ledy Hadipermana didampingi Ketua Pelangi Sumedang Nandang Kosim mengatakan, sedikitnya ada 17 kabupaten/kota se Jawa Barat dari 21 kabupaten/kota yang telah tergabung di Pelangi mengikuti turnamen ini.

“Sebetulnya seluruhnya ada 27 kabupaten/kota, namun yang sudah bergabung di Pelangi 21 kabupaten/kota. Jadi 2 kabupaten/ kota masih dalam proses penggabungan di Pelangi, jadi memang baru 17 kabupaten/kota yang ikut dalam turnamen ini,” jelasnya.

Ledy menjelaskan, cabang olahraga layangan baru tahun ini masuk porprov dibawah naungan Kormi. Kemudian, Kormi membawahi OTKB (Olahraga Tradisional Kebudayaan) seperti jenis olahraga ketapel, benjang, panahan tradisional, kempo, bakiak, dan salah satunya cabor layangan.

“Dari 17 kabupaten/kota ini, mereka melakukan seleksi untuk mengirimkan atlet terbaiknya. Nah kuota kami hanya 8 orang tiap kabupaten kota untuk ikut di turnamen ini. Namun ada juga yang 10 orang per kabupaten,” jelasnya.

Adapun ke 17 kabupaten/kota ini berasal dari Kota Bekasi, Kota Depok, Kab Bogor, Kab Karawang, Kab Purwakarta, Subang, Kab Sukabumi, Kota Sukabumi, Kab Cianjur, Kab Bandung Barat, Kota Cimahi, Kab Bandung, Kota Bandung, Kab Sumedang, Kab Ciamis, Kab Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, dan Kab Garut.

Baca juga :  Antisipasi Penyebaran Virus Varian Baru Omicron, Brimob Jabar Gencar Penyemprotan Disinfektan

“Ya turnamen layang layang ini selain digelar untuk melestarikan layang-layang yang hampir punah ditelan zaman, sekaligus menjadi ajang silaturahmi para pecinta layangan aduan antar daerah. Turnamen ini juga upaya untuk mengenalkan layang-layang kepada generasi muda, dan termasuk jenis olah raga rekreasi yang sudah dapat dipertandingkan. Hari ini pembukaan, Insya Allah final dilaksanakan besok,” paparnya.

Ledy menambahkan, acara ini terselenggara atas kerja sama Perkumpulan Layangan Seluruh Indonesia (Pelangi), Pelangi Nasional, Provinsi, dan Kabupaten Kota, juga pemerintah provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Kota yang menjadi peserta.

Ledy pun mengungkapkan baru tahun ini Olahraga layangan masuk dalam Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat tingkat Provinsi Jabar (Forprov) IV Jabar tahun 2022. Artinya dari segi legalitas dan keberadaannya didukung pemerintah.

“Untuk kejuaraan layangan ini ada dua kategori,  free style (gaya bebas) size 53-58 cm dan Seot (tarik ulur) dengan layangan yang lebih lembut. Kemudian kedua size 105-120 cm gaya gibrul (gibrig ulur),” katanya.

Sedangkan untuk benang yang dipakai gelasan bebas, dari nomor 13 sampai 28. Dan harus memakai golongan tradisional tidak boleh memakai mesin atau alat lain. Sementara untuk aturan permainan, jarak antara lemain 1 ke pemain 2 jaraknya 32 meter, jarak dari tangan ke layangan 120 sampai 150 meter.

Baca juga :  Polresta Cirebon Bagikan ATM Beras Keliling untuk Warga

“Selain itu panitia juga memberikan Panjang lintasan 30 meter, untuk maju mundur pemain. Jadi biar leluasa menarik benang saat proses adu layangan,” ujarnya.

Menurutnya, selain mempertahankan tradisi layangan, turneman ini pun mengangkat kembali pelaku UMKM yang selama ini nyaris punah karena pandemi Covid 19. Selain pedagang dan perajin layangan serta benang layangan, juga pelaku UKM lain yang terlibat di area pertandingan.

“Di layangan itu kita merangkul 3 golongan, perajin, penjual dan pemain. Nah kita rangkul 100 lebih perajin layangan dan gelasan di Sumedang, khususnya di Tanjungsari,” ujarnya.

Lebih jauh, Ledy mengungkapkan, turnamen ini pun dalam rangka mempersiapkan Fekan Olahraga Nasional (Fornas) yang akan digelar di Palembang pada 4-5 Juli 2022 untuk layangan aduan dan hias. Juga dalam mempersiapkan Fornas tahun 2023 yang akan digelar di Jabar.

Sementara itu, Mulyana Galih atlet asal Purwakarta mengatakan sangat senang adanya turneman ini. Sebab, mengenalkan ke generasi muda dan dalam rangka memelihara permainan tradisional Indonesia. Dia pun mengakui venue lapangan kuda yang bagus, dan anginnya tidak terlalu kencang dan landay. Sehingga cukup memanjakan para pemain.

“Udaranya juga sejuk tidak panas meski jam 12 siang. Ya lumayan juga tempatnya enak,” tandasnya. (abas)

Previous Post

Yana: Camat di Kota Bandung Harus Bantu Tingkatkan PAD

Next Post

Polsek Regol Polrestabes Bandung laksanakan Strong Point Bandung Kota Kembang

BeritaTerkait

Featured

Sekda Sumedang: Tinggalkan Pola Kerja Administratif, ASN Dituntut Lebih Adaptif dan Inovatif

April 27, 2026
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Bara JP, Jonny Sirait pada acara Deklarasi PAC Bara JP Bojong Gede, Kabupaten Bogor
Featured

Deklarasi Bara JP Bojong Gede, Seruan Ikatan Persaudaraan Adalah Modal Pergerakan Menggema

April 27, 2026
Featured

Mappanre Ri Tasi’e Meriahkan HUT ke-23 Tanah Bumbu, Tradisi Laut Pagatan Didorong Masuk Kalender Event Nasional

April 26, 2026
Featured

Bupati Tanah Bumbu Cup Run 5K 2026 Meriah di Pagatan, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Lahirkan Atlet Berprestasi

April 26, 2026
Featured

Jawab Pertanyaan Netizen, Wabup Sumedang Ungkap Sumber Anggaran Peringatan HJS Ke-448

April 26, 2026
Featured

Malam Puncak HJS Ke-448, Atlet dan Pelajar Berprestasi Terima Penghargaan

April 26, 2026
Next Post

Polsek Regol Polrestabes Bandung laksanakan Strong Point Bandung Kota Kembang

No Result
View All Result

Berita Terkini

Sekda Sumedang: Tinggalkan Pola Kerja Administratif, ASN Dituntut Lebih Adaptif dan Inovatif

April 27, 2026
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Bara JP, Jonny Sirait pada acara Deklarasi PAC Bara JP Bojong Gede, Kabupaten Bogor

Deklarasi Bara JP Bojong Gede, Seruan Ikatan Persaudaraan Adalah Modal Pergerakan Menggema

April 27, 2026

Mappanre Ri Tasi’e Meriahkan HUT ke-23 Tanah Bumbu, Tradisi Laut Pagatan Didorong Masuk Kalender Event Nasional

April 26, 2026

Bupati Tanah Bumbu Cup Run 5K 2026 Meriah di Pagatan, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Lahirkan Atlet Berprestasi

April 26, 2026

Jawab Pertanyaan Netizen, Wabup Sumedang Ungkap Sumber Anggaran Peringatan HJS Ke-448

April 26, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC