• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Senin, April 20, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Alasan Gubernur DKI Jakarta Gunakan Nama Batavia

Alasan Gubernur DKI Jakarta Gunakan Nama Batavia

red cyber by red cyber
April 29, 2021
in Featured, Pemerintahan
0
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (foto: instagram.com/aniesbaswedan)

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (foto: instagram.com/aniesbaswedan)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA,– Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan rencananya akan mengubah nama kawasan wisata Kota Tua menjadi Batavia.

Wacana ini terungkap saat Gubernur Anies memberikan sambutan dalam acara yang juga dihadiri Menteri BUMN, Erick Thohir dan Menteri Pariwisata Sandiaga Uno di kawasan Taman Fatahillah, Kota Tua, Jakarta Barat.

“Mungkin kita perlu mempertimbangkan untuk menamai kawasan ini sebagaimana dulu dinamai, seperti yang tertulis di belakang ini, Batavia,” kata Anies, Rabu (29/4/2021).

Dia mengungkapkan, Batavia memiliki sejarah panjang lantaran dulu digunakan penjajah Belanda untuk merujuk wilayah yang kini dikenal sebagai DKI Jakarta.

Diketahui, nama Batavia pertama kali digunakan pada 1621 oleh Kongsi Dagang Belanda atau Vereenigde Oost Indische Compagnie (VOC).

Baca juga :  Satgas Covid-19 Sumedang Catat 64 Pelanggar di Hari ke 5 PPKM Darurat

“Kalau kita ketik di Google kata ‘Batavia’, muncul link-link menarik berbahasa Inggris, Belanda, dan Indonesia berlatar abad 16-18,” ucap Gubernur Anies.

Nama Batavia, kata mantan Mendikbud itu, nantinya diharapkan bisa menjadi identitas baru bagi wilayah yang kini disebut sebagai Kota Tua.

Sebab, beberapa wilayah lain di Indonesia juga memiliki kawasan yang disebut sebagai Kota Tua.

“Begitu kita menyebut kota tua, kita akan ketemu banyak sekali kota tua. Karena kota tua banyak betul,” tuturnya.

Dengan mengubah nama Kota Tua menjadi Batavia, masyarakat yang ingin berwisata di salah satu lokasi bersejarah di ibu kota ini tak akan lagi kebingungan.

Baca juga :  Antisipasi Kontijensi, Satbrimob Polda Jabar Gelar Latgab PHH Hadapi Pilkada Serentak 2020

Sebab, bila dicari di mesin pencari google, nama Batavia bakal merujuk pada satu titik, yaitu di sekitar kawasan di mana saat ini Anies berdiri.

“Begitu nulis Batavia ketemunya satu titik ini, tidak ketemu titik-titik yang lain. Inilah yang disebut Batavia,” tuturnya.

Untuk memuluskan keinginannya ini, Gubernur Anies berencana mengajak para ahli sejarah dan budayawan untuk berdiskusi.

“Silakan nanti tim JV (joint venture) melakukan study dan memutuskan. Kita juga undang para ahli untuk memikirkan,” tandasnya. ***

Previous Post

Laporkan Kegiatan GTRA, Sumedang Paling Kumplit

Next Post

Anies Baswedan Resmikan GBI Amanat Agung, Pendeta Puji Pemprov Jakarta

BeritaTerkait

Featured

Upacara HJS Ke-448, Bupati Ajak Masyarakat Perkuat Cinta dan Kebanggaan Terhadap Sumedang

April 20, 2026
Featured

Ajak Masyarakat Bergabung, BaraJP Bogor Raya Siap Tentukan Masa Depan Bangsa

April 19, 2026
Komisi II DPRD Kota Bandung menggelar rapat kerja terkait Penggunaan Tapping Box untuk Meningkatkan PAD Kota Bandung, di Gedung DPRD Kota Bandung, Kamis, 16 April 2026.
Featured

Komisi II DPRD Kota Bandung Dorong Pemkot Melakukan Evaluasi dan Optimalisasi Pengelolaan Pendapatan Daerah

April 18, 2026
Featured

Tingkat Kepuasan Terhadap Layanan Pendidikan dan Kesehatan Kota Bandung Capai 80 Persen

April 18, 2026
Featured

Pemkot Bandung Siapkan BRT dan Peremajaan Angkot Listrik

April 18, 2026
Kepala Kanwil HAM Jawa Barat, Hasbulloh Fudail, bersama Kepala Bidang Pelayanan dan Kepatuhan HAM Kanwil Kemenham Jawa Barat, Nurjaman, melakukan kunjungan langsung ke rumah korban di Jalan Golf Island Kav 79 No 1 R.D.P, Kabupaten Bandung, Jumat (17/4/2026).
Featured

Kemenham Jabar Kawal Dugaan Kekerasan Pada Anak dan Perempuan, Saat Eksekusi Rumah di Bandung

April 17, 2026
Next Post

Anies Baswedan Resmikan GBI Amanat Agung, Pendeta Puji Pemprov Jakarta

No Result
View All Result

Berita Terkini

Upacara HJS Ke-448, Bupati Ajak Masyarakat Perkuat Cinta dan Kebanggaan Terhadap Sumedang

April 20, 2026

Ajak Masyarakat Bergabung, BaraJP Bogor Raya Siap Tentukan Masa Depan Bangsa

April 19, 2026
Komisi II DPRD Kota Bandung menggelar rapat kerja terkait Penggunaan Tapping Box untuk Meningkatkan PAD Kota Bandung, di Gedung DPRD Kota Bandung, Kamis, 16 April 2026.

Komisi II DPRD Kota Bandung Dorong Pemkot Melakukan Evaluasi dan Optimalisasi Pengelolaan Pendapatan Daerah

April 18, 2026

Tingkat Kepuasan Terhadap Layanan Pendidikan dan Kesehatan Kota Bandung Capai 80 Persen

April 18, 2026

Pemkot Bandung Siapkan BRT dan Peremajaan Angkot Listrik

April 18, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC