• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Kamis, April 30, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Anggota Brimob Jabar Sosilisasikan Dampak Panic Buying di Toko Sembako

Anggota Brimob Jabar Sosilisasikan Dampak Panic Buying di Toko Sembako

red cyber by red cyber
September 4, 2021
in Featured, TNI-Polri
0
Share on FacebookShare on Twitter

 

Cianjur, Sabtu (04/09/2021)- Anggota Brimob Jabar dipimpin Briptu Efryanda berikan pesan-pesan dampak dari Panic Buying di toko sembako Ilham di wilayah Cipanas Cianjur.

Mari kita pelajari apa itu panic buying, Panic buying adalah sebuah situasi di mana banyak orang tiba-tiba mengumpulkan atau membeli bahan pokok, bahan bakar, dll sebanyak mungkin karena mereka khawatir akan sesuatu yang buruk yang mungkin terjadi.

Serta jenis perilaku yang ditandai dengan peningkatan cepat dalam volume pembelian, biasanya menyebabkan harga suatu barang atau keamanan meningkat.

Panic buying dapat terjadi ketika konsumen membeli sejumlah besar produk untuk mengantisipasi, atau setelah bencana atau untuk mengantisipasi kenaikan atau kekurangan harga yang besar. Panic buying sering dikaitkan dengan keserakahan dapat dikontraskan dengan panic selling yang dikaitkan dengan ketakutan.

Sebagaimana diketahui, tak sedikit masyarakat yang melakukan panic buying terkait mewabahnya virus corona yang menyebabkan penyakit Covid-19.

Baca juga :  Patroli SAR Brimob Jabar, Pantau Tebing Rawan Longsor di Cianjur

Tak hanya di Indonesia, warga luar negeri pun melakukan panic buying salah satunya dengan memborong masker, handsanitizer yang dulu harganya sempat melambung tinggi

Akibat dari ketakutan akan virus corona, masyarakat jadi ramai-ramai memborong sembako, masker, cairan pembersih tangan atau hand sanitizer, sabun, bahkan sampai alat pengukur suhu tubuh. Di sejumlah minimarket dan supermarket besar di Ibu Kota salah satunya, barang-barang kebutuhan pokok kosong melompong.

Ludes diborong, seperti beras, telur minyak goreng, gula pasir, mi instan, dan makanan lainnya. Begitupun dengan alat-alat kesehatan.

Hal ini karena masyarakat takut tak kebagian stok bahan makanan bila pemerintah sampai menerapkan lockdown (karantina aktivitas publik), meski pada akhirnya yang dipilih adalah kebijakan dirumah saja, seperti belajar, beribadah, dan bekerja dari rumah (Work From Home/WFH).

Baca juga :  Upacara 17-an, Bupati Pekalongan Ajak Jaga Kondusifitas Wilayah

Oleh karena itu Brimob Polda Jabar menurunkan anggota untuk melakukan Himbauan Panic Buying ke beberapa pasar dan toko-toko.

Seperti halnya yang di sampaikan Komandan Satuan Brimob Polda Jabar Kombes Pol. Yuri Karsono, S.I.K., “jajaran Brimob Polda Jabar sudah saya perintahkan untuk melakukan Himbauan Panic Buying ke pasar-pasar dan pertokoan untuk menjaga kelangkaan bahan pokok dan melonjaknya harga di pasaran, yang mengakibatkan perekonomian terganggu” imbuhnya.

Kombes Pol. Yuri Karsono, S.I.K., menambahkan “kegiatan Himbauan ini merupakan salah satu bentuk Bakti Brimob Polda Jabar untuk masyarakat dalam menghadirkan Negara di tengah-tengah masyarakat”.

“Ini merupakan wujud Bhakti Brimob Polda Jabar dalam hal ini di wilayah Jawa Barat, untuk menciptakan rasa aman dan nyaman serta kedekatan emosional antara Brimob dengan Masyarakat″, pungkas Kombes Pol. Yuri Karsono.

Previous Post

Polisi Cirebon Salurkan Bansos 400 Paket Sembako ke Warga Slum Area

Next Post

Inilah Upaya Kompi 2 Yon A Por Brimob Jabar Minimalisir Penyebaran Covid 19

BeritaTerkait

Featured

BAZNAS Jabar Dampingi Gubernur Salurkan Santunan bagi Korban Kecelakaan KRL–KA Argo Bromo

April 30, 2026
Featured

Dishub Kebut Penerangan Jalan Umum di 17 Ruas Jalan Prioritas

April 30, 2026
Featured

Wabup Sumedang Salurkan Bantuan untuk Petani Tembakau di Sukasari

April 30, 2026
Featured

Kepala Dinas di Sumedang Dilatih AI, Dorong Pengambilan Keputusan Berbasis Data

April 30, 2026
Featured

Pemkab Sumedang Komitmen Turunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi

April 30, 2026
Ekonomi

Kinerja Tangguh, Laba Bersih Adira Finance Naik 26% di Tengah Tekanan Ekonomi Global

April 30, 2026
Next Post

Inilah Upaya Kompi 2 Yon A Por Brimob Jabar Minimalisir Penyebaran Covid 19

No Result
View All Result

Berita Terkini

Warga Binaan Lapas Ciamis Tampilkan Lagu Karya Sendiri, Musisi Donasikan Gitar

April 30, 2026

BAZNAS Jabar Dampingi Gubernur Salurkan Santunan bagi Korban Kecelakaan KRL–KA Argo Bromo

April 30, 2026

Dishub Kebut Penerangan Jalan Umum di 17 Ruas Jalan Prioritas

April 30, 2026

Wabup Sumedang Salurkan Bantuan untuk Petani Tembakau di Sukasari

April 30, 2026

Kepala Dinas di Sumedang Dilatih AI, Dorong Pengambilan Keputusan Berbasis Data

April 30, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC