• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Kamis, Mei 14, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Bara JP: “Tembok Ratapan Solo” Simbol Terima Kasih Masyarakat untuk Jokowi

Bara JP: “Tembok Ratapan Solo” Simbol Terima Kasih Masyarakat untuk Jokowi

red cyber by red cyber
Februari 20, 2026
in Featured, Nasional
0
Sekjen DPP Bara JP, Boy Nababan

Sekjen DPP Bara JP, Boy Nababan

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA,– Seorang pemuda yang seolah meratap di kediaman Presiden Ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo atau Jokowi mendadak viral dan menjadi perbincangan hangat.

Istilah “Tembok Ratapan Solo” di kediaman Jokowi pun tersemat pada layanan peta digital Google Maps dan menjadi perbincangan di media sosial hingga kalangan tokoh Indonesia.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Barisan Relawan Jalan Perubahan atau dulu Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP), Boy Nababan mengatakan, hingga saat ini belum diketahui siapa yang melabeli kediaman Jokowi menjadi “Tembok Ratapan Solo” dan apa tujuannya.

“Namun jika kita melihat video tersebut secara utuh, ada anak yang sedang mengintip sebenarnya, kemudian ada yang meng-capture dan mungkin dapat ide menamaninya Tembok Ratapan,” kata Boy, saat dihubungi media ini, Jumat (20/2/2026).

Boy yang juga telah diundang salah satu televisi swasta dengan pembahasan yang sama menambahkan, sebenarnya sah saja siapa pun mengekspresikan keinginannya melalui platfrom yang tersedia dan mudah diakses.

“Apalagi Google Maps itu kan membuka ruang bagi siapa saja untuk berkontribusi, seperti membuat tag name. Namun kan google sebagai pengembang dan pemilik aplikasi akan mengevaluasi kebenaran apa yang di-tag,” ujarnya.

Boy meyakini, masyarakat yang mendatangi kediaman Jokowi di Jalan Kutai Utara Nomor 1 tersebut ialah masyarakat yang sengaja ingin menemui Jokowi tanpa adanya muatan apapun.

Baca juga :  Dukung Ketahanan Pangan, Anggota Brimob Polda Jabar Sambangi Peternak Kambing

“Kami sendiri, Bara JP, tiap tiga bulan sekali menemui bapak (Jokowi, red) untuk coaching, seperti terakhir kemarin tanggal 13 Februari kita ketemu bapak dan kita di sana juga ketemu masyarakat,” ungkap Boy Nababan.

Ia menambahkan, masyarakat yang datang ke rumah Jokowi biasanya ingin bersilaturhami, bersalaman dan berfoto bersama Jokowi.

“Nah dibalik itu semua, masyarakat bilang ‘kami ingin berterima kasih kepada pak Jokowi”. Jadi ya itu saja, warga datang bahkan yang dari Sumatra dan daerah luar lainnya untuk bersilaturahmi, berfoto lalu pulang. Dan bapak pun menerima warga dengan sangat baik,” terang Boy.

Menurut Boy, penamaan Tembok Ratapan Solo juga merupakan ekspresi masyarakat yang ingin mengunjungi Jokowi serta menyampaikan ungkapan terima kasih.

Terkait penamaan Tembok Ratapan Solo, Boy meyakini jika si pembuat tidak memiliki motif apapun serta bisa jadi kurang memahami apa makna sesungguhnya tentang tembok ratapan.

“Kita tahu tembok ratapan itu adalah sebuah tembok di bagian barat Yerusalem, sisa dari puing-puing Bait Salomo yang kalau kita pelajari dibangun bait kedua, tempat umat Yahudi.  Dan pada tahun 70 masehi itu dihancurkan oleh Tentara Romawi,” terangnya.

“Pada poin itulah, umat Yahudi datang namun tidak punya tempat, sehingga mereka beribadah di sana. Nah jadi dalam konteks agama Abrahamik, tembok ratapan itu adalah tempat untuk berdoa. Dan kalau bicara berdoa, tentunya tidak ada hal negatif,” tambah Boy.

Baca juga :  Dua Gunawan Luncurkan Warna Pakaian Biru Langit

Oleh karena itu, imbuh Boy Nababan, terlepas si pembuat nama “Tembok Ratapan Solo” paham atau tidak dengan maknanya, ia meyakini tidak ada motif negatif apapun.

“Jadi menurut saya, itu fine-fine saja selama kita menyikapinya dengan bijak,” tandas Boy.

Dihubungi secara terpisah, Wakil Ketua Umum (Waketum) Bara JP, Yogie Try Wardhana turut mengomentari Tembok Ratapan Solo tersebut. Ia juga sependapat jika penamaan tersebut merupakan ungkapan terima kasih masyarakat atas kerja keras Jokowi setelah dua periode memimpin Indonesia.

“Saya menangkap bahwa penamaan tersebut sebagai bentuk ratapan atau permohonan agar pak Jokowi terus berkontribusi. Karena saya melihat masih banyak masyarakat pelbagai daerah yang menginingkan pak Jokowi tetap terlibat dalam membangun bangsa dan negara ini,” ungkap Yogie.

Yogie tidak menampik jika beragam komentar positif maupun negatif tentang Tembok Ratapan Solo banyak diperbincangkan. Namun ia memastikan, setiap orang yang datang ke kediaman Jokowi seluruhnya bermuatan kebaikan.

“Kami atau Bara JP rutin datang ke rumah pak Jokowi. Dan kita menyaksikan banyak sekali masyarakat yang ingin bertemu dengan bapak. Jadi kami kira penamaan tembok ratapan itu bukan sebuah konotasi buruk, melainkan ekspresi kebaikan masyarakat,” tandasnya. ***

Previous Post

Ini Dia Daftar Lengkap Rute Mudik Gratis Jabar 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Next Post

Polres Tanah Bumbu Gelar Konferensi Press Kasus Pembunuhan dan Percobaan Pencurian dengan Kekerasan

BeritaTerkait

Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung Elton Agus Marjan, S.E., menjadi narasumber pada acara Silaturahmi Dewan Keluarga Masjid (DKM) se-Kota Bandung, di Hotel Arion Suites Bandung, Rabu, 13 Mei 2026.
Featured

Elton Agus Marjan, S.E : DPRD Berharap Tidak Ada Lagi Diskriminasi Terhadap Kelompok Agama Tertentu

Mei 14, 2026
Featured

Ratusan Kepsek Terima SK dari Bupati Sumedang

Mei 13, 2026
Featured

Tanggapi Keluhan Guru Madrasah, BaraJP Puji Respon Cepat Bupati Bogor

Mei 13, 2026
Featured

Berangkatkan 95 Calon Haji, Bupati Sumedang Menitip Doa

Mei 13, 2026
Entertainment

Dewi Perssik Akan Hadir Karnaval SCTV” Menyambangi Kabupaten Jember

Mei 13, 2026
Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Bandung menghadiri peluncuran Layanan 12 Psikolog Klinis di UPTD Puskesmas Kota Bandung, di Aula Dinas Kesehatan Kota Bandung, Selasa, 12 Mei 2026.
Featured

DPRD Kota Bandung Mendukung Kualitas Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Mei 13, 2026
Next Post

Polres Tanah Bumbu Gelar Konferensi Press Kasus Pembunuhan dan Percobaan Pencurian dengan Kekerasan

No Result
View All Result

Berita Terkini

Tumpukan Sampah di Jajaway, Warga Keluhkan Bau Menyengat

Mei 14, 2026

Persiapan Wilayah Desa Pandawangi Terus Digembleng

Mei 14, 2026

Berkat Riki Ganesa, Jalan Perumahan Permata Biru Kini Mulus

Mei 14, 2026
Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung Elton Agus Marjan, S.E., menjadi narasumber pada acara Silaturahmi Dewan Keluarga Masjid (DKM) se-Kota Bandung, di Hotel Arion Suites Bandung, Rabu, 13 Mei 2026.

Elton Agus Marjan, S.E : DPRD Berharap Tidak Ada Lagi Diskriminasi Terhadap Kelompok Agama Tertentu

Mei 14, 2026

Ratusan Kepsek Terima SK dari Bupati Sumedang

Mei 13, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC