• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Minggu, Oktober 4, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » BPBD Jabar Ingatkan Masyarakat Sumedang Tidak Panik Tanggapi Isu Megathrust

BPBD Jabar Ingatkan Masyarakat Sumedang Tidak Panik Tanggapi Isu Megathrust

red cyber by red cyber
September 3, 2024
in Featured, Regional
0
Share on FacebookShare on Twitter

SUMEDANG,– Megathrust yang ditenggarai bisa memicu gempa berdampak besar di Indonesia menjadi isu yang berkembang di masyarakat akhir-akhir ini, termasuk di Kabupaten Sumedang.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat Edi Haryadi menyampaikan, potensi megathrust ada di Jawa Barat dimana yang langsung terdampak sebagian besar ada di wilayah Pantai Selatan, antara lain Kabupaten Sukabumi, Cianjur, Garut, Tasik dan Pangandaran.

“Memang potensi megathrust terjadi di lima kabupaten, tapi dampak goncangannya sudah ada berdasarkan kajian dari BMKG. Termasuk ke wilayah Sumedang yang getarannya kisaran 4 sampai 5 MMI. Jadi artinya ada potensi kerusakan ringan,” ujar Edi usai menjadi narasumber acara Pembinaan dan Pengawasan Teknis Jalur Evakuasi dan Papan Informasi BPBD Kabupaten Sumedang di Hotel Sapphire City Park, Selasa (3/9).

Edi menjelaskan, meskipun megathrust akan berdampak juga di Kabupaten Sumedang, tapi tidak bisa diprediksi kapan dan dimana terjadinya.

Baca juga :  Ops Yustisi, Polres Cianjur Jaring Warga yang Tak Taati Prokes

“Tapi kita tidak bisa memprediksi di daerah mana. Hanya saja biasanya ini berdekatan dengan sumber terjadinya gempa,” terangnya.

Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat Sumedang agar tetap tenang dan tidak panik atas isu tersebut.

“Ini tentu saja harus disikapi oleh kita selaku pemerintah dan masyarakat agar tidak panik, tidak gaduh. Kemudian tidak mendengar berita-berita yang kurang bertanggung jawab,” tuturnya.

Yang lebih penting dari itu, lanjut Edi, masyarakat harus lebih meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan.

“Kita harus lebih meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan diantaranya dengan cara sosialisasi apa yang harus dilakukan jika terjadi gempa, bagaimana cara evakuasi mandiri dan memberikan pertolongan secara mandiri,” terangnya.

Sosialisasi tersebut menurut Edi perlu dilakukan secara masif, baik melalui keluarga tangguh bencana,desa tangguh bencana, satuan pendidikan aman bencana atau komunitas-komunitas yang ada.

Baca juga :  Isi Kuliah Umum, Mendes Dorong IPDN Punya Desa Binaan

“Sosialisasi ini tidak hanya dilakukan oleh BPBD atau pemerintah saja, tapi oleh semua unsur pentahelix wajib menyampaikan kepada masyarakat secara benar,” ujarnya.

Selanjutnya di setiap wilayah yang dikategorikan rawan bencana ia meminta agar dipasang rambu-rambu arah evakuasi dan titik kumpul.

“Mana kala terjadi gempa, apabila masyarakat akan dievakuasi maka sudah disepakati daerah titik kumpul,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris BPBD Kabupaten Sumedang M. Yogaswara mengatakan, Pembinaan dan Pengawasan Teknis Jalur Evakuasi dan Papan Informasi diikuti oleh seluruh anggota Pusdalops BPBD.

“Melalui pembinaan ini, anggota Pusdalops BPBD diharapkan dapat memberikan informasi atau imbauan mengenai kawasan rawan bencana tertentu bagi masyarakat yang berada pada kawasan rawan bencana,” ujarnya.

“Selain itu, pembinaan ini memberikan panduan bagi pemerintah dan para pemangku kepentingan dalam melaksanakan pencegahan dan kesiapsiagaan jika terjadi bencana,” pungkasnya. (hm/bn/bs)

Previous Post

Pesan Kak Erwan Setiawan Saat Buka Kemah Terpadu Kwaran Tanjungsari dan Jatinangor

Next Post

Panen Raya Padi Organik di Cikurubuk Dihadiri Pj Bupati Sumedang

BeritaTerkait

Featured

Bupati Luncurkan Sumedang Outing Class Edutourism, PPS Disulap Jadi Laboratorium Kehidupan

Oktober 3, 2026
Featured

Tantan Tegaskan Komitmen PWI untuk Membangun Hubungan yang Produktif Dengan Pemprov Jabar

Oktober 2, 2026
Featured

GSK 2026 Dorong Solidaritas dan Kepedulian Kemanusiaan Masyarakat Sumedang

Oktober 2, 2026
Featured

Kolaborasi SMPN 50 Bandung dengan DKPP Kota Bandung Ubah Lahan Terbengkalai Menjadi Kebun Produktif

Oktober 2, 2026
Featured

Ratusan Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Diperbaiki

Oktober 1, 2026
Featured

Wujudkan Mimpi Anak Pra-Sejahtera, Bupati Sumedang Apresiasi Presiden dan Mensos Atas Sekolah Rakyat

Oktober 1, 2026
Next Post

Panen Raya Padi Organik di Cikurubuk Dihadiri Pj Bupati Sumedang

No Result
View All Result

Berita Terkini

Bupati Luncurkan Sumedang Outing Class Edutourism, PPS Disulap Jadi Laboratorium Kehidupan

Oktober 3, 2026

Tekankan Disiplin dan Profesionalisme Prajurit,Pangdam III/Siliwangi Resmikan Area Latihan Keselamatan Berkendara

Oktober 3, 2026

Tantan Tegaskan Komitmen PWI untuk Membangun Hubungan yang Produktif Dengan Pemprov Jabar

Oktober 2, 2026

GSK 2026 Dorong Solidaritas dan Kepedulian Kemanusiaan Masyarakat Sumedang

Oktober 2, 2026

Kolaborasi SMPN 50 Bandung dengan DKPP Kota Bandung Ubah Lahan Terbengkalai Menjadi Kebun Produktif

Oktober 2, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC