• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Kamis, Oktober 22, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Bupati Beberkan Keberhasilan Sumedang dalam Penurunan Stunting

Bupati Beberkan Keberhasilan Sumedang dalam Penurunan Stunting

red cyber by red cyber
Agustus 24, 2021
in Featured, Pemerintahan
0
Share on FacebookShare on Twitter

SUMEDANG,– Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir menjadi narasumber pada acara Rakor Nasional Percepatan Penurunan Stunting secara virtual, Selasa (24/8).

Dalam paparannya Bupati mengatakan, pada Tahun 2018 stunting di Kabupaten Sumedang ada di angka 32,02 persen sehingga Sumedang dijadikan Kabupaten prioritas dalam rangka program stunting oleh pemerintah pusat.

“Sesuai dengan misi kami yakni Sumedang Simpati, diantara target kinerjanya kami ingin menuntaskan stunting di atas 9 persen pada akhir masa jabatan yakni tahun 2023,” ucapnya.

Menurut Bupati, perlu kerja keras dari semua pihak dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Sumedang.

“Perlu extra effort dan kesungguhan dari semuanya, termasuk program yang betul-betul sinergis. Selain itu, delapan aksi konvergensi bisa dijalankan dengan sebaik-baiknnya,” ujarnya.

Dikatakan Bupati, pelaksanaan delapan aksi konvergensi di Kabupaten Sumedang dilakukan dengan pendekatan agama, pendekatan budaya, pendekatan teknologi, dan pola kolaboratif (pentahelix).

Baca juga :  Selain Bersihkan Sungai, Satgas Sektor 21- 03 Sosialisasikan Bahaya Covid 19

“Dilakukan beberapa diferensiasi yang dilakukan Kabupaten Sumedang berkaitan dengan penurunan angka stunting,” ucap Bupati.

Bupati menegaskan, salah satu kunci keberhasilan Kabupaten Sumedang dalam menurunkan angka stunting  adalah adanya komitmen pimpinan.

“Komitmen akan terbangun dari seorang pemimpin yang paham akan persoalan. Stunting merupakan bagian dari masalah yang harus kita selesaikan. Kita harus melahirkan program serta kegiatan untuk mengatasinya,” tegasnya.

Selain itu, pemimpin harus mampu menyelesaikan persoalan dengan cara melakukan konsolidasi melalui birokrasi untuk sama-sama memahami akan arti pentingnya penyelesaian masalah.

“Harus ada cross cutting dari seluruh stakeholder yang terlibat dalam menangani stunting ini melalui program dan kegiatannya,” ujarnya.

 

Bupati menambahkan, dalam menghadapi persoalan stunting di Kabupaten Sumedang, telah dilakukan pendekatan sistem melalui Peraturan Bupati yang mengarah kepada hal tersebut seperti Perbup mengenai peran serta Pemerintah Desa.

Baca juga :  DPRD Kota Bandung Apresiasi Tiga Layanan Baru RSUD Bandung

“Kami telah membuat sebuah kebijakan, salah satunya Dana Desa harus di arahkan untuk stunting, penurunan kemiskinan, dan peningkatan indeks kepuasan masyarakat,” imbuhnya.

Menurut Bupati, harus ada inovasi untuk mengatasi persoalan stunting yakni dengan pemanfaatan IT.

“Kabupaten Sumedang sendiri tengah menerapkan SPBE. Jadi pemanfaatan IT merupakan kunci untuk percepatan akselerasi, pencapaian program dan kegiatan,” tukasnya.

Dikatakan, Kabupaten Sumedang telah berhasil menurunkan angka stunting salah satunya dengan aplikasi e-Simpati (Sistem Pencegahan Stunting Terintegrasi).

“Aplikasi ini digunakan para kader Posyandu untuk melakukan pendataan, pencatatan riwayat pemeriksaan ibu hamil dan anak, serta memberikan wawasan terkait status gizi anak untuk melakukan pencegahan stunting,” ungkasnya. (abas)

Previous Post

Pemkab Sumedang Serahkan Sertipikat Tanah dan Bangunan Mapolres

Next Post

Bantu Warga Terdampak Pandemi, Polisi Bagikan Bansos Paket Beras

BeritaTerkait

Ekonomi

Ringankan Beban Warga Kurang Mampu, BRI Peduli Fasilitasi Ambulans Gratis di Kabupaten Bandung

Oktober 21, 2026
Ekonomi

Buka Peluang Kemitraan bagi Komunitas, LinkAja Kembangkan Beyond the Wallet

Oktober 21, 2026
Willem Frans Ansanay
Featured

Catatan Penting Ketum BaraJP untuk Dua Program Prabowo-Gibran

Oktober 20, 2026
Featured

Lewat Subuh Berjamaah, Wabup Sumedang Ajak Kuatkan Ukhuwah dan Akidah

Oktober 20, 2026
Featured

Pemda Sumedang Matangkan Penertiban 5.100 KJA Liar di Waduk Jatigede

Oktober 20, 2026
Featured

DPRD Pangandaran Desak Pemda Siapkan Tandon Air di Setiap Desa Terdampak Kekeringan, Antisipasi El Nino hingga 2027

Oktober 20, 2026
Next Post

Bantu Warga Terdampak Pandemi, Polisi Bagikan Bansos Paket Beras

No Result
View All Result

Berita Terkini

Tembus 11.000 Paket, Pangdam Siliwangi dan Mitra Sosial Perluas Bantuan untuk Warga

Oktober 21, 2026

Pangdam III/Siliwangi Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, KDMP Pasawahan Tuntas Dibangun

Oktober 21, 2026

Ringankan Beban Warga Kurang Mampu, BRI Peduli Fasilitasi Ambulans Gratis di Kabupaten Bandung

Oktober 21, 2026

Buka Peluang Kemitraan bagi Komunitas, LinkAja Kembangkan Beyond the Wallet

Oktober 21, 2026
Willem Frans Ansanay

Catatan Penting Ketum BaraJP untuk Dua Program Prabowo-Gibran

Oktober 20, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC