KAB. BANDUNG – Satgas Citarum Harum dipimpin Dansektor 21 Kol Inf Yusep Sudrajat mendatangi PT Pulo Mas Texindo sebuah perusahaan tekstil yang berlokasi di wilayah Subsektor 11 Lagadar, Jl. Nanjung Km 2,2 Cimahi, Rabu (30/10/2019).
Kedatangan Dansektor 21dengan 12 personil Satgas Subsektor 11 disambut Direktur sekaligus pemilik perusahaan PT Pulo Mas, Irwan Koswara beserta Brata selaku HRD didampingi Bagian Umum Juhana. Rombongan Satgas dibawa langsung menuju tempat pengolahan IPAL untuk mengecek pengolahan air limbah perusahaan tersebut.
Dansektor 21 menyaksikan air pembuangan limbah PT Pulo Mas sekarang sudah bersih, air di outlet akhir jernih, berisi ikan koi hidup dan segar-segar. “Kita berharap, semua pabrik bisa memperbaiki IPALnya secepat seperti di PT. Pulo Mas ini, jelasnya.
Untuk itu Dansektor 21 menyatakan terima kasih kepada manajemen pabrik, yang sudah memperbaiki IPALnya dengan baik sehingga tugas Satgas Citarum Harum bisa lebih ringan, tidak ribet. Sementara pabrik yang ribet banyak argumentasi ikhwal limbah kotornya.
”Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Irwan yang sudah melakukan perbaikan IPALnya menjadi bagus dan air limbahnya jernih dan bersih. Tadi teman-teman media juga bisa lihat, kan”, jelas Kol Yusep.
Ternyata, katanya, jika pengusaha peduli lingkungan dan mau memelihara IPALnya dengan benar sesuai arahan Sektor 21. Karena itu, ia menyatakan terima kasih kepada segenap manajemen yang telah memelihara IPALnya dengan baik hingga terpeliharanya pula lingkungan yang bersih.
Sementara direktur sekaligus pemilik PT Pulo Mas Texindo mengatakan pabrik ini berdiri di atas lahan seluas 5 hektar, sudah beroprasi sejak tahun 1996 dengan jumlah 670 karyawan.
Tentang sempat ditutupnya saluran lobang pembuangan limbah kotornya beberapa waktu lalu, Irwan mengungkapkan, saat itu pabrik sedang bersih-bersih saluran pembuangan air limbah sehingga air yang keluar agak kotor dan kekuning-kuningan.
”Karena kemaren Pengolahan IPAL kurang optimal sehingga air yang keluar
Itu menjadi kekuning-kuningan dan agak kotor. Ini sudah kita perbaiki, sekarang sudah jernih dan bersih kembali”, pungkas Irwan.
Untuk program Citarum Harum, kata Irwan, pihaknya akan terus berkomitmen untuk mengelola IPAL dengan baik serta mendukung program Citarum Harum dengan selalu menjaga lingkungan yang bersih.**
Elly












