• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Sabtu, Oktober 17, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Dansektor 21 Turun, Limbah PT. Insan Sandang Internusa Masih Bahaya

Dansektor 21 Turun, Limbah PT. Insan Sandang Internusa Masih Bahaya

cyber by cyber
September 18, 2018
in Featured, Kronik
0
Share on FacebookShare on Twitter

SUMEDANG,- Satuan tugas (Satgas) Sektor 21 Citarum Harum kembali melakukan sidak (inspeksi mendadak) ke PT. Insan Sandang Internusa, perusahaan tekstil di Jl. Rancaekek, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa (18/9/2018).

Dari hasil sidak, Satgas Sektor 21 menyatakan, limbah cair yang dihasilkan oleh perusahaan tersebut terbilang masih berbahaya.

Dansektor 21 Citarum Harum, Kolonel Inf. Yusef Sudrajat menyebutkan bahwa TNI AD sudah turun menangani Sungai Citarum. Artinya, kondisi di wilayah tersebut sudah dalam kondisi darurat.

“Saya dan Satgas Sektor 21 Citarum Harum menangani Sungai Citarum ini tertuang pada Perpres Nomor 15/2018 tentang percepatan pengendalian pencemaran dan kerusakan DAS Citarum. Dalam Perpres itu, mendorong pelaku industri untuk mengatur dan mengelola limbah pabrik agar tidak membuang ke Sungai Citarum dan mengembalikan ekosistem sungai Citarum,” tegas Yusef dalam keterangannya kepada sejumlah wartawan di lokasi.

Baca juga :  Anggota Polsek Cililin Polres CimahiTingkatkan Patroli Secara Mobile

Yusef meminta agar pengusaha mengelola limbah secara layak sehingga tidak lagi membahayakan.

”Saya minta kepada pemilik perusahaan agar air limbahnya jernih. Jika hasil pengolahan limbah cairnya sperti ini, pasti menghasilkan lumpur dan akan mengendap di DAS Citarum. Saya tegaskan kembali, limbah cair yang dihasilkan PT. Insan Sandang Internusa masih berbahaya,” katanya.

Dengan begitu, pihaknya meminta pada PT. Insan agar dalam kurun waktu 7 hari harus segera memperbaikinya.

“Saya kasih waktu selama 7 hari. Bila ikan hidup berarti clear, tidak ada zat yang berbahaya,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Kabag Umum PT. Insan Sandang Internusa, Asep membantah jika perusahaannya memiliki lebih dari satu saluran pembuangan limbah cair.

Baca juga :  Dansektor 21 Citarum Harum Bangga Terhadap para Siswa SMP/SMA Al Ma'soem

”Kita hanya memiliki satu satunya saluran pembuangan limbah cair. Kami tidak tahu nyuri waktu seperti apa, kami  tidak pernah melakukan seperti itu. Bahkan sejak 2007 air limbah kita dimanfaatkan oleh para petani di daerah sekitar pabrik, bahkan perjanjiannya pun masih ada,” sebutnya.

Sementara itu, Direktur PT. Insan Sandang Internusa, The Pek Kiong mengatakan perusahaannya sudah berkomitmen untuk menjaga lingkungan sejak 12 tahun yang lalu.

“Saya sudah menekan kepada staf agar limbah cair yang kita hasilkan itu harus benar benar aman. Bahkan air limbah kita itu bila musim kemarau dipakai oleh petani. Namun, terserah orang lainmemiliki anggapan seperti apa, yang penting kita telah melakukan dengan baik dan tentunya saya mengahargai tugas Sektor 21 yang sangat berat ini,” paparnya.

Abas

Previous Post

Jelang Pileg dan Pilpres, Kendaraan Dinas Polres Sumedang Dicek

Next Post

Limbah Bening, Dansektor 21 Citarum Harum Puji PT. CCAI

BeritaTerkait

Featured

Diskominfosp Tanah Bumbu Evaluasi SP4N LAPOR! di Sekolah, Aduan Masyarakat Wajib Ditindaklanjuti Maksimal Tiga Hari

Oktober 17, 2026
Ekonomi

USB YPKP Dorong Ekonomi Melalui Teknologi Budidaya Magot

Oktober 16, 2026
Featured

Bupati Sumedang Akselerasi Redistribusi Tanah, Pastikan Tepat Sasaran dan Berkeadilan

Oktober 16, 2026
Featured

Melalui Penguatan SDM, Pemkab Sumedang Matangkan Kesiapan Pilkades Digital 2026

Oktober 16, 2026
Kronik

Paguyuban Jurnalis Cileunyi Bersama Rumah Zakat Salurkan Paket Sembako

Oktober 16, 2026
Featured

Ditemukan Peredaran Sabu, Ketua Ormas LBI Apresiasi Kapolrestabes Bandung Berani Berantas Saritem

Oktober 16, 2026
Next Post

Limbah Bening, Dansektor 21 Citarum Harum Puji PT. CCAI

Please login to join discussion
No Result
View All Result

Berita Terkini

Diskominfosp Tanah Bumbu Evaluasi SP4N LAPOR! di Sekolah, Aduan Masyarakat Wajib Ditindaklanjuti Maksimal Tiga Hari

Oktober 17, 2026

USB YPKP Dorong Ekonomi Melalui Teknologi Budidaya Magot

Oktober 16, 2026

Bupati Sumedang Akselerasi Redistribusi Tanah, Pastikan Tepat Sasaran dan Berkeadilan

Oktober 16, 2026

Dari Sampah Menjadi Rupiah, USB YPKP Perkuat Ekonomi Sirkular Warga Padasuka

Oktober 16, 2026

Melalui Penguatan SDM, Pemkab Sumedang Matangkan Kesiapan Pilkades Digital 2026

Oktober 16, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC