• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Minggu, Oktober 4, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Demi Keadilan dan Kesejahteraan Masyarakat, Bupati Tegaskan Komitmen Perjuangkan Reforma Agraria

Demi Keadilan dan Kesejahteraan Masyarakat, Bupati Tegaskan Komitmen Perjuangkan Reforma Agraria

red cyber by red cyber
September 29, 2026
in Featured, Pemerintahan
0
Share on FacebookShare on Twitter

SUMEDANG,– Pemerintah Kabupaten Sumedang menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan penyelesaian persoalan agraria dan mendorong distribusi tanah yang berkeadilan bagi masyarakat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir saat menerima audiensi Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Jawa Barat bersama Paguyuban Tani Cemerlang Kecamatan Pamulihan dan Paguyuban Margasoka Kecamatan Sumedang Selatan di Ruang Kerja Bupati Sumedang, Selasa (29/9/2026).

Audiensi tersebut membahas perkembangan penanganan konflik agraria di Kecamatan Pamulihan dan Kecamatan Sumedang Selatan, sekaligus meminta penjelasan mengenai langkah yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Sumedang bersama Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) dalam merespons aspirasi masyarakat dan paguyuban tani.

Dony Ahmad Munir yang juga menjabat Ketua GTRA Kabupaten Sumedang, menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat sepanjang ditempuh melalui mekanisme dan ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami akan memperjuangkan apa yang menjadi harapan masyarakat, termasuk aspirasi Paguyuban Tani Cemerlang dan Paguyuban Margasoka terkait dengan distribusi tanah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Dony.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Sumedang selama ini tidak tinggal diam dalam merespons persoalan tersebut. Aspirasi masyarakat telah disampaikan kepada pemerintah pusat, termasuk melalui surat yang dilayangkan kepada Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) pada Juli 2025.

Baca juga :  Dinas Kumdagri Tanah Bumbu Ikuti Pameran INACRAFT 2025

“Kami juga sampaikan bahwa selama ini kami telah menyampaikan permohonan masyarakat. Pada Juli 2025, kami telah bersurat kepada Kementerian ATR/BPN terkait apa yang menjadi kehendak masyarakat,” ujarnya.

Dony menegaskan, penguasaan dan kepemilikan tanah harus dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat. Namun demikian, upaya tersebut harus tetap berada dalam koridor hukum dan mekanisme reforma agraria yang telah ditetapkan pemerintah.

Ia menekankan, semangat tersebut sejalan dengan amanat Pancasila, khususnya sila kelima, yakni Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

“Kami akan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat. Konstitusi tertinggi di negara kita, Pancasila, pada sila kelima menegaskan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Artinya, tanah juga harus diwujudkan untuk menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” katanya.

Selain itu, Dony menyebutkan bahwa semangat pengelolaan agraria juga berlandaskan amanat Undang-Undang Dasar 1945 yang menegaskan bahwa bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

“Atas dasar itulah, saya mengajak pemerintah daerah dan pertanahan untuk menghadirkan diri melalui kebijakan, program, dan kegiatan yang mengarah pada terwujudnya tanah untuk keadilan sosial bagi rakyat Indonesia. Tetapi caranya harus mengikuti mekanisme hukum yang berlaku,” tuturnya.

Baca juga :  Wujudkan Kamseltibcar, Brimob Jabar Amankan Sejumlah Titik Rawan Kemacetan

Lebih lanjut, bupati mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat Pemerintah Kabupaten Sumedang bersama Kantor Pertanahan dan GTRA Kabupaten Sumedang akan menggelar rapat khusus untuk membahas status dan pengelolaan tanah negara yang berada di wilayah Cimarias dan Cinangerang.

Rapat tersebut akan membahas kemungkinan tanah negara di kedua wilayah tersebut untuk diusulkan menjadi prioritas Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku.

“Rapat ini harus dihadiri oleh semua pihak. Kita harus memiliki kesepakatan yang mengacu pada aturan. Pemerintah Kabupaten Sumedang telah mengajukan empat titik Tora untuk reforma agraria sesuai prosedur. Selanjutnya, Cimarias dan Cinangerang akan kita dorong menjadi prioritas melalui rapat GTRA,” jelasnya.

Menurut Dony, keterlibatan seluruh pihak menjadi penting agar setiap langkah penyelesaian konflik agraria memiliki dasar hukum yang jelas, dapat dipertanggungjawabkan, serta mampu memberikan kepastian bagi masyarakat.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Sumedang akan terus membuka ruang dialog dengan masyarakat dan seluruh pihak terkait untuk mencari solusi terbaik atas persoalan agraria yang berkembang.

“Kami akan terus membuka ruang dialog bersama masyarakat dan mengkaji apa yang menjadi harapan masyarakat. Prinsipnya, pemerintah hadir untuk mendengarkan, mencari solusi, dan memperjuangkan aspirasi masyarakat sesuai dengan aturan yang berlaku,” pungkasnya. (hms/bon)

Previous Post

Tidak Pernah Mengajukan Pinjaman, Nama Pegawai PT Bandung Dicemarkan Oknum Pinjol di Instagram

Next Post

Jadi Narasumber Pendidikan Politik Non-Pemilihan, Wabup Sumedang Minta Pelajar Tidak Terprovokasi Informasi Belum Jelas

BeritaTerkait

Featured

Bupati Luncurkan Sumedang Outing Class Edutourism, PPS Disulap Jadi Laboratorium Kehidupan

Oktober 3, 2026
Featured

Tantan Tegaskan Komitmen PWI untuk Membangun Hubungan yang Produktif Dengan Pemprov Jabar

Oktober 2, 2026
Featured

GSK 2026 Dorong Solidaritas dan Kepedulian Kemanusiaan Masyarakat Sumedang

Oktober 2, 2026
Featured

Kolaborasi SMPN 50 Bandung dengan DKPP Kota Bandung Ubah Lahan Terbengkalai Menjadi Kebun Produktif

Oktober 2, 2026
Pemerintahan

Bupati Andi Rudi Latif Pimpin Rakoor Pengaturan dan Pengawasan Ketersediaan BBM Bersubsidi

Oktober 2, 2026
Pemerintahan

Bupati Andi Rudi Latif Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila dan Buka Gebyar Pajak Kendaraan Bermotor

Oktober 2, 2026
Next Post

Jadi Narasumber Pendidikan Politik Non-Pemilihan, Wabup Sumedang Minta Pelajar Tidak Terprovokasi Informasi Belum Jelas

No Result
View All Result

Berita Terkini

Bupati Luncurkan Sumedang Outing Class Edutourism, PPS Disulap Jadi Laboratorium Kehidupan

Oktober 3, 2026

Tekankan Disiplin dan Profesionalisme Prajurit,Pangdam III/Siliwangi Resmikan Area Latihan Keselamatan Berkendara

Oktober 3, 2026

Tantan Tegaskan Komitmen PWI untuk Membangun Hubungan yang Produktif Dengan Pemprov Jabar

Oktober 2, 2026

GSK 2026 Dorong Solidaritas dan Kepedulian Kemanusiaan Masyarakat Sumedang

Oktober 2, 2026

Kolaborasi SMPN 50 Bandung dengan DKPP Kota Bandung Ubah Lahan Terbengkalai Menjadi Kebun Produktif

Oktober 2, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC