LAMPUNG SELATAN, — Menuju Indonesia bebas TBC, melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan, didampingi Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo (PRI) terus giat mensosialisasikan tentang penyakit tersebut ke setiap desa yang berada di wilayah Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (3/10/2019).
Kali ini kegiatan tersebut dilaksanakan di balai Desa Sidorejo Kecamatan Sidomulyo yang secara langsung di sampaikan dengan Narasumber Anisah Skm dari Dinas Kesehatan Lamsel, bagian Wasor TB didampingi oleh UPT Puskesmas Sidomulyo Dr, Rocy Sihombing.
Hadir pada acara itu delapan kepala Desa yang ada di Wilayah Sidomulyo beserta staf, Bidan Desa, ibu-Ibu Kader Posyandu, dan PKK.
Anisah selaku narasumber Dinkes Kabupaten Lampung Selatan menyampaikan, “Kami Dinas kesehatan Lampung Selatan terus mensosialisasikan hingga sampai terbentuknya pos di desa agar nanti apa yang kami sampaikan bisa di ikuti di desanya agar bisa membantu masyarakat yang terkena batuk serta mengantarkanya ke Puskesmas,” imbuh Anisah.
Menuju Indonesia bebas dari penyakit TBC untuk itu penanggulangan penyakit seperti ini lebih banyak kami temukan, kalau bisa 100% itu lebih baik, di Sidomulyo ini masih di temukan TB paru, kalau untuk persentase di setiap kecamatan itu ada sekitar 62% dari data 2018.
Jadi di harapkan dengan diadakan nya kegiatan seperti ini, masyarakat harus mempuyai kesadaran sendiri tak kala ia mempuyai penyakit TBC, artinya ayo kita berobat secara berkelanjutan sampai di nyatakan sembuh. Andaikan warga belum tau kami harapkan di informasikan kepada kami.
Karna Penyakit ini bentuknya Bakteri, atau kuman baksil TBC, (Mycobacterium Tuberculosis) TBC akan menyerang jaringan Paru menyerang organ di luar jaringan paru dan jenisnya, menular, semua orang bisa terkena.
Untuk penangananya harus minum obat secara teratur sesuai dengan anjuran Dokter atau tenaga medis kesehatan,sampai di nyataka sembuh,serta menjaga pola hidup sehat.
Sementa Kades Sidorejo Tommy Yulianto mengatakan, “Sejauh ini alhamdulilah untuk penyakit TBC di desa Sidorejo ada namun hanya beberapa saja yang mengalami terkena penyakit TBC tersebut,” terang Tomi.
Dengan adanya kegiatan yang di berikan oleh Dinas kesehatan kami sangat berterima kasih karna dengan kegiatan seperti ini masyarakat akan lebih paham penyakit itu, Kami mengharapkan apabila ada gejala TBC segera hubungi puskesmas terdekat karena lebih baik mencegah dari pada mengobati.
“Kami harapkan juga untuk yang positif terkena penyakit tersebut segera minum obat sampai tuntas, sampai akhir pemeriksaan itu di nyatakan negatif sehingga tidak menularkan. Bagi penderitanya harus dijaga pola hidup dan makannya,” jelas Tomi.
Tomi juga berharap apa yang telah di berikan bisa bermanfaat bagi Masyarakat desa, khususnya Sidorejo.
Selamet-Andy











