BANDUNG, -WAkil Ketua DPRD Kota Bandung, Edwin Senjaya di dampingi Ketua Komisi IV Iman Lestariyono mengungkapkan, DPRD akan mengawal dalam menuntaskan kasus bentrokan yang menewaskan siswa SMAN 5 saat bulan Ramadan lalu di Jl Cihampelas Bandung.
Edwin menyebutkan, meskipun secara regulasi urusan sekolah setingkat SMA domainnya ada di Pemerintah Provinsi Jawa Barat, namun DPRD Kota Bandung tidak akan berlepas tangan.
“Terlebih dulu saya menyampaikan bela sungkawa dan duka cita terdalam seraya memanjatkan doa semoga almarhum ditempatkan di tempat terbaik,” ujar Edwin usai menerima audiensi dari Forum Orang Tua Murid SMA Negeri 5 Bandung, di Ruang Rapat Bamus DPRD Kota Bandung, Jumat (10/4/2026).
Menurut Edwin, meskipun melibatkan pelajar SMA namun karena lokasi kejadian di Kota Bandung maka pihaknya tidak akan tinggal diam.
“Selain itu dalam PP No. 2 tahun 2018 ada kewajiban pemerintah daerah terkait dengan urusan wajib pemerintah daerah termasuk di dalamnya adalah ketertiban umum, ketentraman dan perlindungan Masyarakat,” tuturnya.
Lebih jauh Edwin menyebutkan, pihaknya akan mendorong pengawalan kasus tersebut melalui Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bandung.
“Kami di Forkopimda selalu berkoordinasi terkait segala hal di Kota Bandung ini. Salah satu anggota Forkopimda ini adalah Pak Kapolrestabes yang tentunya menangani kasus ini,” katanya.
Oleh karena itu, DPRD Kota Bandung akan membuat rekomendasi agar kasus ini tuntas dengan mengungkap pelakunya dan menghukum mereka yang terlibat di dalamnya.
“Namun kami juga mendorong agar forum orang tua ini juga beraudiensi dengan DPRD Jawa Barat agar bisa didorong pola pembinaan ke depannya bagi siswa setingkat SMA yang memang domainnya ada di pemerintah Provinsi Jawa Barat,” ujarnya.
Ketua Komisi IV Iman Lestariyono menambahkan bahwa kejadian tersebut harus mendorong semua pihak untuk melakukan perbaikan ke depannya.
“Termasuk soal peningkatan CCTV agar bisa mencegah perilaku kriminal,” ujarnya.
Sementara kedatangan forum orang tua murid SMAN 5 tersebut bertujuan untuk meminta pengawalan atas kasus tewasnya siswa SMAN 5 Bandung di Jalan Cihampelas yang diduga akibat bentrokan dengan pelajar lainnya.
“Kami datang ke sini untuk meminta dukungan dan pengawalan atas kasus tersebut dan berharap agar kasus serupa tidak terjadi di masa datang,” ujar Firdan, orang tua korban yang hadir saat itu. **












