BANDUNG,– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat mendukung penuh program Pemerintah Provinsi Jabar dalam menangani dan menanggulangi penyebaran wabah Coronavirus desease 2019 (COVID-19).
Salah satu yang didukung dewan, sebagaimana diungkapkan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, yang akan memberikan bantuan kepada masyarakat Jawa Barat yang terdampak wabah COVID -19.
Wakil Ketua Komisi IV H. Ali Hasan menuturkan, kalangan DPRD Jabar sangat mendukung rencana Pemprov Jabar untuk memberikan dana kompensasi berupa bantuan sebesar Rp500 ribu per kepala keluarga berdasarkan kriteria tertentu. Hal itu dilakukan dalam upaya percepatan penanganan Covid 19 yang saat ini mewabah di Jawa Barat.
“Akan tetapi, Pemprov Jabar harus terlebih dahulu melakukan verifikasi data yang di berikan oleh pemkot/pemkab. Hal ini sangat penting agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran mengingat banyaknya penduduk Jawa Barat,” kata dia, i ruang Bamus DPRD Jabar, Jalan Diponegoro no. 27, Kota Bandung, Senin (6/4/2020).
Ali menuturkan, Bappeda harus mendata secara spesifik sesuai dengan indikator yang memang benar-benar layak diberi bantuan.
Sementara anggota Komisi IV, H. Daddy Rohanady mengatakan, upaya percepatan penanganan Covid 19 tersebut melibatkan di banyak sektor dalam tatanan pemerintahan daerah. Tidak terkecuali realokasi anggaran yang wacananya akan ada pemotongan gaji para ASN di lingkungan Pemprov Jabar Hal itu justru akan menjadi bumerang bagi pemerintah daerah.
Menanggapi persoalan penganggaran wabah COVID-19 ini harus disosialisasikan dengan baik dan terperinci. Sehingga informasi tentang rencana pemerintah tersampaikan dengan baik ke kabupaten kota. “Harus terkoordinasikan dengan baik antara provinsi dengan kabupaten-kota terkait penanganan Covid 19 ini,” katanya. (hsm/red)












