• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Sabtu, April 18, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » GAM Independen Menggugat

GAM Independen Menggugat

cyber by cyber
November 13, 2019
in Featured, Kronik
0
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA,– Hampir sebulan tidak bertemu, Pimpinan Front Gerakan Marwah Aceh (FGMA) sekaligus Ketua Umum GAM Independen Tgk. Sufaini Syekhy yang  waktu lalu (16/9/2019) bertempat di Mie Aceh Seulawah, Cikini, Jakarta Pusat didaulat dan dicalonkan  Alumni Kongres Relawan Jokowi Sedunia (AKRJS) 2013 dan Forum Wartawan Pancasila (FWP) sebagai Tim Khusus Presiden Jokowi bidang Aceh melengkapi ke-11 Timsus Presiden yang ada.

Ketika ditemui Patrolicyber, Rabu (13/11/2019), ia menyampaikan bahwa dirinya mendapatkan amanah dari masyarakat Aceh agar pemerintah segera membebaskan Irwandi Yusup. “Kami meminta Irwandi dibebaskan sesegera mungkin, jika tidak, kami akan serukan dan minta perjanjian Helsinki dibatalkan. Sebagaimana kita tahu, Gubernur Non Aktif Aceh Irwandi Yusuf  dinyatakan tidak bersalah, maka harus segera dibebaskan karena tidak terbukti terlibat kasus korupsi yang dituduhkan selama ini. Dari awal kami menilai banyak kejanggalan terkait penangkapan beliau, dan sampai hari ini kami masih tetap di garis terdepan melakukan gerakan penolakan penangkapan Irwandi Yusuf,” kata pria yang akrab disapa Bang Syekhy.

Ditambahkan Bang Syekhy, sebagai relawan pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin di Aceh saat Pilpres kemarin, GAM Independen meminta kepada Presiden Jokowi dan jajarannya untuk memperhatikan nasib Irwandi.

Baca juga :  Oded Inginkan Pengelolaan Sampah Seperti di San Fernando

“Sebagai salah satu relawan militan Pak Jokowi di Aceh, kami meminta agar beliau dan jajarannya dibawah mempertimbangkan agar kasus Irwandi diselesaikan sehingga perdamaian di Aceh tetap terkendali dan abadi. Karena kami melihat kasus Irwandi yang saat ini ditangani oleh Profesor Yusril Ihza Mahendra mungkin ada kekeliruan dan kepentingan tertentu yakni konspirasi jahat sehingga dia harus dibebaskan,” tuturnya.

Menurut Bang Syekhi, ketika permintaan mereka tidak ditanggapi serius oleh pemerintah, maka mereka akan akan meminta Plt. Gubernur Nova Irwansyah untuk menghentikan aktivas pemerintahan di Aceh.

“Karena kita menganggap pemerintahan Aceh saat ini tidak berdaulat, masih ada intervensi dan konspirasi jahat. Jadi buat apa ada pemerintahan di Aceh,” ujarnya menambahkan.

Begitu juga halnya dengan para petinggi GAM, menurut dia yang ikut terlibat penandatanganan MoU Helsinki, harus bersikap tegas meminta pembebasan Irwandi Yusuf. Bila perlu kata Syekhi, para petinggi GAM menganulir atau membatalkan perjanjian Helsinki jika konsep self-government tidak berjalan sebagaimana mestinya.

“Walaupun pada prinsipnya kita tidak menginginkan hal-hal tersebut diatas terjadi. Jadi sebenarnya yang kita inginkan adalah perdamaian Aceh tetap abadi dan hubungan antara Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah Aceh tetap harmonis sehingga kedepannya pemerintahan Aceh bisa membangun Aceh jadi lebih baik lagi.  Sehingga rakyat Aceh bisa menikmati kemakmuran, rasa aman dan kesejahteraan tanpa ada lagi konflik horizontal dan vertikal yang merugikan semua pihak,” pungkasnya kemudian pamit karena ada acara dengan masyarakat Aceh Jabotabek di suatu tempat di Blok M, Jakarta Selatan.

Baca juga :  Berikut Jawaban Bupati Tanah Bumbu Terkait Raperda pada Paripurna DPRD...!

“Uleu beumate ranteng bek patah, buet beu ase rahsia bek meugah,” kata bang Syekhy berbisik.

Ditanya apa artinya, dia menjawab: “Menyelesaikan masalah harus arif dan bijak, sehingga hasilnya pun akan baik,” ia pun berlalu sambil mengacungkan jempol.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah berharap Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf agar dapat bebas dari persoalan hukum.

“Saya berharap Bapak Irwandi bebas, saya tidak mau seorang diri (dipemerintahan),” kata Nova Iriansyah, Senin (11/11) di Jakarta saat bertemu sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Aceh (DPRA) dan sejumlah pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Aceh, di Hotel Borobudur, Jakarta.

Menurutnya, karena berat dan banyaknya beban tugas yang ia jalankan selama ini seorang diri di Pemerintah Aceh, ia mengaku harus memiliki teman untuk menyelesaikan tugas tersebut. Bahkan apabila Irwandi Yusuf bebas dan kembali menjadi Gubernur Aceh, Nova mengaku ia akan kembali menjadi Wakil Gubernur di Aceh. (PpRief/Rahma)

Previous Post

Ciptakan Kondisi Aman, Polres Karawang Laksanakan KRYD

Next Post

Komunitas Kridha Dhari Indonesia Ajak Semua Kalangan Jadi Pahlawan Masa Kini

BeritaTerkait

Komisi II DPRD Kota Bandung menggelar rapat kerja terkait Penggunaan Tapping Box untuk Meningkatkan PAD Kota Bandung, di Gedung DPRD Kota Bandung, Kamis, 16 April 2026.
Featured

Komisi II DPRD Kota Bandung Dorong Pemkot Melakukan Evaluasi dan Optimalisasi Pengelolaan Pendapatan Daerah

April 18, 2026
Featured

Tingkat Kepuasan Terhadap Layanan Pendidikan dan Kesehatan Kota Bandung Capai 80 Persen

April 18, 2026
Featured

Pemkot Bandung Siapkan BRT dan Peremajaan Angkot Listrik

April 18, 2026
Kepala Kanwil HAM Jawa Barat, Hasbulloh Fudail, bersama Kepala Bidang Pelayanan dan Kepatuhan HAM Kanwil Kemenham Jawa Barat, Nurjaman, melakukan kunjungan langsung ke rumah korban di Jalan Golf Island Kav 79 No 1 R.D.P, Kabupaten Bandung, Jumat (17/4/2026).
Featured

Kemenham Jabar Kawal Dugaan Kekerasan Pada Anak dan Perempuan, Saat Eksekusi Rumah di Bandung

April 17, 2026
Featured

TP PKK Tanah Bumbu Matangkan Program Kerja 2026 Lewat Rapat Lintas Sektor, Fokus Sinergi dan Lokus Lomba

April 17, 2026
Ekonomi

BRI Ungkap Masa Depan Perbankan Berbasis AI di Unpad, Dorong Literasi Keuangan Generasi Muda Hadapi Disrupsi Fintech

April 17, 2026
Next Post

Komunitas Kridha Dhari Indonesia Ajak Semua Kalangan Jadi Pahlawan Masa Kini

No Result
View All Result

Berita Terkini

Komisi II DPRD Kota Bandung menggelar rapat kerja terkait Penggunaan Tapping Box untuk Meningkatkan PAD Kota Bandung, di Gedung DPRD Kota Bandung, Kamis, 16 April 2026.

Komisi II DPRD Kota Bandung Dorong Pemkot Melakukan Evaluasi dan Optimalisasi Pengelolaan Pendapatan Daerah

April 18, 2026

Tingkat Kepuasan Terhadap Layanan Pendidikan dan Kesehatan Kota Bandung Capai 80 Persen

April 18, 2026

Pemkot Bandung Siapkan BRT dan Peremajaan Angkot Listrik

April 18, 2026
Kepala Kanwil HAM Jawa Barat, Hasbulloh Fudail, bersama Kepala Bidang Pelayanan dan Kepatuhan HAM Kanwil Kemenham Jawa Barat, Nurjaman, melakukan kunjungan langsung ke rumah korban di Jalan Golf Island Kav 79 No 1 R.D.P, Kabupaten Bandung, Jumat (17/4/2026).

Kemenham Jabar Kawal Dugaan Kekerasan Pada Anak dan Perempuan, Saat Eksekusi Rumah di Bandung

April 17, 2026

TP PKK Tanah Bumbu Matangkan Program Kerja 2026 Lewat Rapat Lintas Sektor, Fokus Sinergi dan Lokus Lomba

April 17, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC