• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Minggu, Oktober 4, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Gereja Komitmen Terapkan Protokol Kesehatan

Gereja Komitmen Terapkan Protokol Kesehatan

cyber by cyber
Juli 12, 2020
in Featured, Pemerintahan
0
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, — Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna mengapresiasi penerapan standarisasi protokol kesehatan di gereja. Bahkan sampai saat ini masih ada gereja yang masih belum membuka aktivitas beribadahnya walaupun regulasi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung sudah memperbolehkannya.

Ema mengungkapkan, sejak penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional, rumah ibadah sudah mulai dibuka secara bertahap. Meski pun baru diperkenankan menampung jemaah sebanyak 30 persen dari kapasitas.

Sedangkan saat masa Adaptasi Kebiasan Baru (AKB), rumah ibadah diizinkan untuk menerima jemaat sekitar 50 persen dari kapasitas gedung.

“Tadi simulasinya sudah baik meski ada catatan kecil. Itu saya pikir tidak menjadi sesuatu yang prinsip. Kalau dari pendekatan regulasi sudah bisa operasional. Tetapi gereja ini baru mau mulai bulan Agustus,” ucap Ema usai simulasi di Gereja Fajar Pengharapan, Jalan Pajagalan, Kota Bandung, Minggu (12/07/2020).

Baca juga :  Soal Perubahan DAK Fisik, Ini Penjelasan Pj. Bupati Maybrat

Selain pengadaan fasilitas membersihkan tangan, jaga jarak dan pengecekan suhu tubuh, pengaturan kapasitas di Gereja Fajar Pengharapan ini juga baru merencanakan akan membuka 30 persen dari kapasitasnya. Selain itu, waktu beribadah juga ditambah menjadi tiga sesi dalam satu harinya.

Ema mengingatkan, di masa AKB ini tak lantas menjadi alasan untuk melonggarkan kewaspadaan. Dia menyerukan agar penerapan standarisasi protokol kesehatan tetap ketat. Sehingga tempat ibadah tidak menjadi klaster penyebaran Covid-19.“Ada rasa nyaman dan ketenangan buat jemaah bahwa tempat ibadah ini layak,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Persekutuan Gereja Gereja Indonesia (PGI), Bambang Widjaja menuturkan di Kota Bandung ini sebagian besar tempat ibadah umat nasrani masih memilih tutup guna menghindari terjadinya klaster baru. Utamanya, gereja yang memiliki jemaah cukup besar.

Baca juga :  Hari Kedua Ops Bina Kusuma Lodaya 2022, Dit Binmas Polda Jabar Sasar Jukir Liar

“Setiap Senin pertama dan Senin ketiga gereja-gereja di Bandung berkomunikasi, menata diri dan melangkah bersama. Saat ini yang mengikuti pertemuan secara online di Bandung ada 140 gereja. Sekitar 30 gereja yang sudah mulai melakukan ibadah tapi mayoritas belum. Kami ingin memastikan keamannya,” kata Bambang.

Seperti di Gereja Fajar Pengharapan ini, lanjut Bambang, terdata sekitar 3.000 orang yang rutin menjalankan ibadah. Sehingga penerapan standarisasi protokol kesengatan sangat diperhitungkan dan diberlakukan secara ketat.

“Karena keamanannya ada tiga, keamanan pada jemaah dan keamanan pelayan. Sedangkan keamanan yang ketiga yang menjadi tanggungjawab kita yaitu keamanan lingkungan. Jangan sampai nanti kita menjadi yang menyebarkan pada lingkungan,” akunya. **

Previous Post

500 Orang Ikuti Swab Test

Next Post

PSBM di Hegarmanah Pekan Depan

BeritaTerkait

Featured

Bupati Luncurkan Sumedang Outing Class Edutourism, PPS Disulap Jadi Laboratorium Kehidupan

Oktober 3, 2026
Featured

Tantan Tegaskan Komitmen PWI untuk Membangun Hubungan yang Produktif Dengan Pemprov Jabar

Oktober 2, 2026
Featured

GSK 2026 Dorong Solidaritas dan Kepedulian Kemanusiaan Masyarakat Sumedang

Oktober 2, 2026
Featured

Kolaborasi SMPN 50 Bandung dengan DKPP Kota Bandung Ubah Lahan Terbengkalai Menjadi Kebun Produktif

Oktober 2, 2026
Pemerintahan

Bupati Andi Rudi Latif Pimpin Rakoor Pengaturan dan Pengawasan Ketersediaan BBM Bersubsidi

Oktober 2, 2026
Pemerintahan

Bupati Andi Rudi Latif Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila dan Buka Gebyar Pajak Kendaraan Bermotor

Oktober 2, 2026
Next Post

PSBM di Hegarmanah Pekan Depan

No Result
View All Result

Berita Terkini

Bupati Luncurkan Sumedang Outing Class Edutourism, PPS Disulap Jadi Laboratorium Kehidupan

Oktober 3, 2026

Tekankan Disiplin dan Profesionalisme Prajurit,Pangdam III/Siliwangi Resmikan Area Latihan Keselamatan Berkendara

Oktober 3, 2026

Tantan Tegaskan Komitmen PWI untuk Membangun Hubungan yang Produktif Dengan Pemprov Jabar

Oktober 2, 2026

GSK 2026 Dorong Solidaritas dan Kepedulian Kemanusiaan Masyarakat Sumedang

Oktober 2, 2026

Kolaborasi SMPN 50 Bandung dengan DKPP Kota Bandung Ubah Lahan Terbengkalai Menjadi Kebun Produktif

Oktober 2, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC