JAKARTA,– Tak terasa, pekan depan Umat Muslim di seluruh dunia akan merayakan Hari Raya Idul Fitri pekan depan. Namun demikian, Idul Fitri tahun ini kembali harus dilaksanakan di tengah masa pandemi virus corona (COVID-19).
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuka opsi pelaksanaan Salat Idul Fitri boleh digelar di area terbuka. Pasalnya, Salat Id di area terbuka akan lebih memudahkan para jemaah untuk saling menjaga jarak satu sama lain.
“Kami mempertimbangkan untuk mengizinkan pelaksanaan Salat Id di area terbuka. “Karena mudah untuk mengatur jaraknya,” jelas Gubernur Anies seperti diberitakan wowkeren.com, Senin (3/5).
Menurut Gubernur Anies, regulasinya nanti akan menyesuaikan dengan Surat Edaran Sekretaris Daerah (Sekda) DKI. “Jika kondisinya memungkinkan, semoga kita bisa istikamah menjaga protokol kesehatan agar ikhtiar kita ini bisa berjalan dengan lancar,” lanjut Anies.
Anies juga mengingatkan warga Jakarta khususnya untuk terus disiplin menerapkan protokol kesehatan sebelum hingga sesudah Lebaran. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) tersebut berharap agar seluruh pihak dapat berkolaborasi dalam menekan laju penyebaran COVID-19 di Jakarta.
“Ini semua kita lakukan agar potensi kenaikan kasus sebelum Lebaran bisa diminimalisir. Namun pasca-Lebaran kita tidak boleh lengah, karena berkaca pada masa sebelum pandemi, banyak terjadi mobilisasi dari daerah ke Ibu Kota,” papar Anies.
“Di situlah momen yang sangat vital dan paling berisiko, sehingga seluruh jajaran Forkopimda di DKI, bahkan tetangga kita di daerah penyangga Ibu Kota juga diajak untuk berkolaborasi dalam mengendalikan mobilisasi warga tersebut,” tandasnya. ***












