• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Rabu, Oktober 21, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Hari Pertama AKB, Bupati Sumedang Sebut Masyarakat Patuh

Hari Pertama AKB, Bupati Sumedang Sebut Masyarakat Patuh

red cyber by red cyber
Juni 2, 2020
in Featured, Pemerintahan
0
Hari pertama pemberlakuan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir memonitor kesiapan protokol kesehatan di Gereja Kemah Daud, Jalan Tampomas, Nomor 60 Sumedang, Selasa (2/6/2020).

Hari pertama pemberlakuan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir memonitor kesiapan protokol kesehatan di Gereja Kemah Daud, Jalan Tampomas, Nomor 60 Sumedang, Selasa (2/6/2020).

Share on FacebookShare on Twitter

SUMEDANG,– Hari pertama pemberlakuan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir memonitor kesiapan protokol kesehatan di Gereja Kemah Daud, Jalan Tampomas, Nomor 60 Sumedang, Selasa (2/6/2020).

Menurut pemantauan Bupati di hari pertama pemberlakuan AKB, protokol kesehatan di jalan-jalan dan pusat keramaian dapat dijalankan dengan baik. Masyarakat patuh aturan.

“Indikatornya adalah masyarakat yang memakai masker hampir 95 persen, jaga jarak di tempat keramaian, sudah memakai SOP dan dijalankan, sudah ada thermal gun, tempat cuci tangan, dan handsanitizer,” ucapnya.

Ia menerangkan bahwa sejak Senin (1/6/2020) sudah dilakukan simulasi di berbagai tempat seperti di mesjid, pusat perbelanjaan, dan hotel.

“Termasuk hari ini saya melihat kesiapan Gereja Kemah Daud  sejauh mana menjalankan protokol kesehatannya, gugus tugasnya ada atau tidak,” tuturnya.

Dikatakan, sudah ada Satgas Gugus Tugas di gereja tersebut yang bertanggung jawab untuk memastikan protokol kesehatan dijalankan dengan baik, termasuk SOP-nya.

“Ketika masuk tadi melihat ada tempat cuci tangan, di dalam sudah diatur jaga jarak. Tinggal alur in dan outnya yang harus dilebarkan,” katanya.

Baca juga :  Cegah Penyebaran Covid-19, Brimob Jabar Gencarkan Patroli Himbauan

Ia menegaskan kembali agar kehadiran jemaat maksimal 50 persen dari kapasitas yang ada.

“Jadi kalau biasanya di sini 60 orang. Berarti sekali acara keagamaan itu, hanya 30 orang. Sudah siap di sini akan dibagi shift. Jadi kalau 60 dibagi jadi dua shift.

Durasi ibadahnya juga akan dipersingkat. Jadi rumah ibadah manapun dalam kondisi sekarang lama (ibadah) akan dipersingkat,” ucapnya.

Bupati mengingatkan warga bahwa menjalankan protokol kesehatan itu bukan hanya melaksanakan anjuran pemerintah, tapi sebagai kebutuhan bersama untuk menjaga keselamatan jiwa dan kesehatan.

“Bersyukur sudah relatif cukup baik. Terus dipertahankan karena dibutuhkan kesadaran bersama yang tumbuh dari warga sendiri. Bukan hanya menjalankan himbauan pemerintah,” tuturnya.

Menurutnya, upaya pemerintah tiada akan ada artinya tanpa kerja sama masyarakatnya.

“Marilah kita laksanakan dengan sebaik- baiknya agar tujuan AKB tercapai yakni rakyat produktif, protokol kesehatan efektif, dan aman dari Covid,” harapnya

Baca juga :  Percepatan Vaksinasi, Polsek Rancasari Polrestabes Bandung Monitoring Pelaksanaan Vaksin untuk Booster

Ia menginginkan Covid di Kabupaten Sumedang dapat terkendali, tidak bertambah jumlah kasusnya dan sebarannya tidak ada cluster baru.

“Itulah indikator keberhasilan AKB. Jangan sampai kita kembali ke PSBB. Kembali lagi bekerja di rumah dan beribadah di rumah. Itu yang tidak kita harapkan,” ujarnya.

Ia menegaskan, SOP AKB sudah disebarluaskan, SDMnya sudah siap, dan persiapannya matang, termasuk fase-fase pemberlakuannya secara bertahap.

“AKB di Sumedang secara bertahap diawali pembukaan rumah ibadah dulu dan sektor ekonomi. Fase kedua tempat pariwisata. Fase ketiga tempat-tempat umum seperti taman bermain dan lainnya. Jadi kita bertahap. Tidak boleh “gurunggusuh”.  Harapan kita bertahap ini bisa terkoordinasikan dengan baik,” tegasnya.

Ia mengungkapkan, jika AKB tidak dijalankan secara bertahap, dikhawatirkan  euforia masyarakat tidak akan terkendali.

“Ada istilah ‘Kuda lepas ti gedogan’ sehingga semuanya tak terkendali. Tapi kalau bertahap, ada pengkondisian memastikan protokol kesehatan dijalankan dengan baik,” ujarnya. (bn/bs)

Previous Post

Arus Balik Mudik, TNI-Polri Pantauan dan Penjaringan Covid-19 di Sejumlah Wilayahnya

Next Post

Tinjau Tempat Ibadah di Hari Pertama AKB, Wabup Sumedang Minta Jemaah Taati Aturan

BeritaTerkait

Ekonomi

Ringankan Beban Warga Kurang Mampu, BRI Peduli Fasilitasi Ambulans Gratis di Kabupaten Bandung

Oktober 21, 2026
Ekonomi

Buka Peluang Kemitraan bagi Komunitas, LinkAja Kembangkan Beyond the Wallet

Oktober 21, 2026
Willem Frans Ansanay
Featured

Catatan Penting Ketum BaraJP untuk Dua Program Prabowo-Gibran

Oktober 20, 2026
Featured

Lewat Subuh Berjamaah, Wabup Sumedang Ajak Kuatkan Ukhuwah dan Akidah

Oktober 20, 2026
Featured

Pemda Sumedang Matangkan Penertiban 5.100 KJA Liar di Waduk Jatigede

Oktober 20, 2026
Featured

DPRD Pangandaran Desak Pemda Siapkan Tandon Air di Setiap Desa Terdampak Kekeringan, Antisipasi El Nino hingga 2027

Oktober 20, 2026
Next Post
Wakil Bupati Sumedang H. Erwan Setiawan meninjau simulasi pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Gereja Kristen Pasundan, Selasa (2/5/20).

Tinjau Tempat Ibadah di Hari Pertama AKB, Wabup Sumedang Minta Jemaah Taati Aturan

No Result
View All Result

Berita Terkini

Tembus 11.000 Paket, Pangdam Siliwangi dan Mitra Sosial Perluas Bantuan untuk Warga

Oktober 21, 2026

Pangdam III/Siliwangi Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, KDMP Pasawahan Tuntas Dibangun

Oktober 21, 2026

Ringankan Beban Warga Kurang Mampu, BRI Peduli Fasilitasi Ambulans Gratis di Kabupaten Bandung

Oktober 21, 2026

Buka Peluang Kemitraan bagi Komunitas, LinkAja Kembangkan Beyond the Wallet

Oktober 21, 2026
Willem Frans Ansanay

Catatan Penting Ketum BaraJP untuk Dua Program Prabowo-Gibran

Oktober 20, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC