• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Minggu, Oktober 18, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Melalui Lokakarya Daur Ulang Plastik, FIB Unpad dan BIYA Project Berdayakan Masyarakat Desa Cijambu Sumedang

Melalui Lokakarya Daur Ulang Plastik, FIB Unpad dan BIYA Project Berdayakan Masyarakat Desa Cijambu Sumedang

red cyber by red cyber
Juli 23, 2026
in Ekonomi, Featured
0
Dr. Lina Meilinawati Rahayu, M.Hum. sedang menyampaikan sambutan kepada ibu-ibu PKK Desa Cijambu, Sumedang.

Dr. Lina Meilinawati Rahayu, M.Hum. sedang menyampaikan sambutan kepada ibu-ibu PKK Desa Cijambu, Sumedang.

Share on FacebookShare on Twitter

SUMEDANG,- Tim dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (FIB Unpad) bersama BIYA Project menyelenggarakan kegiatan Pengabdian pada Masyarakat (PPM) Unpad Berdampak melalui lokakarya bertajuk “Dari Sampah Menjadi Berkah: Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Masyarakat”. Kegiatan berlangsung di Desa Cijambu, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Kamis, (23/7/ 2026).

Kegiatan tersebut mengajak masyarakat mengolah limbah kantong plastik menjadi produk bernilai guna, estetis, dan ekonomis.

Kegiatan PPM ini diketuai oleh Dr. Lina Meilinawati Rahayu, M.Hum., yang beranggotakan Prof. Aquarini Priyatna, M.A., M.Hum., Ph.D., Tisna Prabasmoro, M.Si., Ph.D., Dr. Muhamad Adji, M.Hum., Gilang Januarsyah, M.Hum. dan Ananda Bintang Purwaramdhona, M.Hum.

Dr. Lina Meilinawati Rahayu, M.Hum. sedang menyampaikan sambutan kepada ibu-ibu PKK Desa Cijambu, Sumedang.

Dalam pelaksanaannya, tim dosen FIB Unpad berkolaborasi dengan BIYA Project yang beranggotakan Dr. Keni Kurniasari Soeriaatmadja, S.Sn., M.Ant., Agni Ekayanti, dan Hasna Febria.

Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta yang merupakan anggota PKK Desa Cijambu. Melalui sosialisasi, demonstrasi, dan praktik langsung, para peserta mempelajari tahapan mengolah kantong plastik bekas menjadi beragam produk, seperti tas, pot, serta aksesori.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Desa Cijambu, Syamsi Suparman, A.Ma. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan pengabdian di desanya.

“Kami menyambut baik kegiatan pengabdian dari FIB Unpad ini dan berterima kasih karena sudah mengunjungi desa kami. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat, khususnya bagi ibu-ibu, agar mengetahui cara mengolah sampah menjadi sesuatu yang lebih berguna,” ujarnya.

Ketua PPM “Dari Sampah Menjadi Berkah”, Dr. Lina Meilinawati Rahayu, M.Hum., menjelaskan, bahwa lokakarya tersebut tidak hanya memberikan pemahaman mengenai pengelolaan sampah, tetapi juga membuka wawasan peserta mengenai peluang ekonomi kreatif.

Baca juga :  OKL 2021 Berakhir, Ini Pesan Dansat Brimob Jabar kepada Anggotanya

“Kami berkolaborasi dengan BIYA Project untuk membantu ibu-ibu mengolah sampah menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi sekaligus estetis. Produk-produk BIYA Project telah dipasarkan dan mempunyai nilai jual yang cukup baik. Kami berharap setelah lokakarya ini, ibu-ibu juga dapat mengembangkan dan menjual produk berbahan plastik hasil kreasi mereka,” tutur Lina.

Lina menambahkan bahwa keterampilan mengolah limbah plastik dapat menjadi salah satu alternatif usaha produktif yang dapat dilakukan dari rumah. Selain membantu mengurangi sampah, kegiatan tersebut berpotensi menambah pendapatan keluarga dan mengembangkan produk kreatif berbasis potensi masyarakat desa.

BIYA Project sendiri merupakan inisiatif yang berfokus pada upaya memperpanjang masa pakai kantong plastik sekali pakai dengan mengolahnya menjadi barang tahan lama untuk kebutuhan sehari-hari. Inisiatif ini lahir dari kepedulian terhadap banyaknya kantong plastik yang langsung dibuang setelah digunakan, meskipun material tersebut sebenarnya masih dapat dimanfaatkan kembali.

Ditempat yang sama Dr. Keni Kurniasari Soeriaatmadja, menjelaskan bahwa gagasan BIYA Project mulai dikembangkan pada masa pandemi Covid-19. Saat itu, ia melihat banyak limbah plastik rumah tangga yang tidak dimanfaatkan dan sulit terurai secara alami.

“Inisiasi BIYA Project dimulai ketika pandemi. Saya melihat banyak plastik yang tidak terpakai dan sulit terurai. Dari situ, kami mulai membuat produk dari sampah, khususnya kantong plastik. Kami ingin plastik yang sebelumnya hanya dibuang dapat memiliki masa pakai yang lebih panjang,” ujar Keni saat memandu praktik.

Ia juga mengingatkan pentingnya pemilahan sampah sejak dari rumah. Sampah plastik yang tercampur dengan sampah organik akan lebih sulit diolah. Sementara itu, penumpukan sampah organik dalam kondisi tertentu dapat menghasilkan gas metana yang berisiko bagi lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik.

Baca juga :  Terima Penghargaan, Desa Cilembu Percontohohan Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Dalam sesi praktik, peserta terlebih dahulu memilih dan menggunting kantong plastik sesuai dengan bentuk serta komposisi visual yang diinginkan. Potongan plastik tersebut kemudian disusun menjadi berbagai ornamen, seperti bunga, pola geometris, dan bentuk dekoratif lainnya.

Susunan plastik selanjutnya dilapisi dengan kertas pelindung dan dipanaskan menggunakan setrika. Proses pemanasan dilakukan secara bertahap agar potongan-potongan plastik saling merekat dan menghasilkan lembaran material yang lebih kokoh.

Suasana lokakarya berlangsung interaktif. Para peserta saling bertukar ide, memperlihatkan hasil kreasi, dan mencoba berbagai kombinasi warna dari kantong plastik yang mereka bawa dari rumah.

Salah satu peserta, Roslia, mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut. Ia menilai proses pengolahannya cukup sederhana sehingga memungkinkan untuk dipraktikkan kembali secara mandiri.

“Pengabdian ini seru dan interaktif. Saya jadi memiliki gambaran untuk membuat produk lain dari plastik setelah kegiatan ini,” kata Roslia sambil menyetrika kreasi berbentuk bunga dari potongan kantong plastik yang dibawanya.

Lokakarya “Dari Sampah Menjadi Berkah” juga sejalan dengan sejumlah tujuan dalam Sustainable Development Goals, khususnya SDG 11 (Sustainable Cities and Communities), 12 (Responsible Consumption and Production), dan 13. SDG 11 (Climate Action).

Melalui kegiatan ini, FIB Unpad dan BIYA Project berharap para peserta tidak hanya mampu menghasilkan produk dari limbah plastik, tetapi juga dapat membagikan pengetahuan tersebut kepada keluarga dan masyarakat di sekitarnya. Keterampilan yang diperoleh diharapkan berkembang menjadi kegiatan ekonomi kreatif berbasis lingkungan yang berkelanjutan di Desa Cijambu.**

Previous Post

BPBD Tanah Bumbu Luncurkan Inovasi RENJANA, Perkuat Ketahanan Daerah dan Budaya Sadar Bencana di Kalangan Pelajar

Next Post

Bupati Sumedang Terima Kunjungan BI Jabar, Paparkan Transformasi Digital Tata Kelola Pemerintahan

BeritaTerkait

Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung, Radea Respati Paramudhita, S.H.
Featured

Radea Tekankan Pentingnya Kepemimpinan yang Sehat dalam Lingkungan Kerja

Oktober 17, 2026
Featured

Diskominfosp Tanah Bumbu Evaluasi SP4N LAPOR! di Sekolah, Aduan Masyarakat Wajib Ditindaklanjuti Maksimal Tiga Hari

Oktober 17, 2026
Ekonomi

USB YPKP Dorong Ekonomi Melalui Teknologi Budidaya Magot

Oktober 16, 2026
Featured

Bupati Sumedang Akselerasi Redistribusi Tanah, Pastikan Tepat Sasaran dan Berkeadilan

Oktober 16, 2026
Featured

Melalui Penguatan SDM, Pemkab Sumedang Matangkan Kesiapan Pilkades Digital 2026

Oktober 16, 2026
Featured

Ditemukan Peredaran Sabu, Ketua Ormas LBI Apresiasi Kapolrestabes Bandung Berani Berantas Saritem

Oktober 16, 2026
Next Post

Bupati Sumedang Terima Kunjungan BI Jabar, Paparkan Transformasi Digital Tata Kelola Pemerintahan

No Result
View All Result

Berita Terkini

Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung, Radea Respati Paramudhita, S.H.

Radea Tekankan Pentingnya Kepemimpinan yang Sehat dalam Lingkungan Kerja

Oktober 17, 2026

Diskominfosp Tanah Bumbu Evaluasi SP4N LAPOR! di Sekolah, Aduan Masyarakat Wajib Ditindaklanjuti Maksimal Tiga Hari

Oktober 17, 2026

USB YPKP Dorong Ekonomi Melalui Teknologi Budidaya Magot

Oktober 16, 2026

Bupati Sumedang Akselerasi Redistribusi Tanah, Pastikan Tepat Sasaran dan Berkeadilan

Oktober 16, 2026

Dari Sampah Menjadi Rupiah, USB YPKP Perkuat Ekonomi Sirkular Warga Padasuka

Oktober 16, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC