KAB. BANDUNG,– Kantor Desa Cibiru Hilir, Kecamatan Cilenyi, Kabupaten Bandung berubah menjadi pusat semangat dan kebersamaan pagi ini, Minggu, 7 Juni 2026 .
Ribuan warga, tokoh masyarakat, serta pejabat pemerintahan berkumpul merayakan Milangkala Ngabdi ke-37 Desa Cibiru Hilir dengan tema besar: “Ngajaga Budaya, Ngawangun Kepercayaan, Ngahiji Dina Kamajuan”. Perayaan yang penuh makna ini dibuka secara resmi oleh Camat Cilenyi, Bapak Cucu Endang, bersama Kepala Desa Cibiru Hilir, Bapak Dadang Silahudin, S.I.P., dan dihadiri unsur Muspika Kecamatan Cilenyi serta tokoh masyarakat dari berbagai elemen se-Kabupaten Bandung.
Peringatan 37 tahun pengabdian desa ini bukan sekadar perayaan ulang tahun administrasi, melainkan momen refleksi perjalanan panjang membangun, menjaga identitas, dan menyatukan langkah demi kemajuan bersama.
Acara dimulai dengan kemeriahan seni budaya khas Sunda yang menjadi kebanggaan warga setempat. Suasana semakin hidup saat grup seni Jaipong dan grup seni Panca Karya tampil memukau, membawakan tarian dan irama yang sarat nilai tradisi.
Penampilan ini bukan hanya hiburan, melainkan wujud nyata dari tema utama peringatan ini: Ngajaga Budaya atau menjaga warisan leluhur agar tetap hidup, dikenal, dan dicintai oleh generasi muda maupun masyarakat luas.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Cibiru Hilir, Dadang Silahudin, S.I.P., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga, para pendahulu, dan seluruh pihak yang telah mendampingi perjalanan desa selama 37 tahun ini.
“Tiga puluh tujuh tahun bukanlah waktu yang singkat. Sepanjang perjalanan ini, kami belajar bahwa kemajuan desa tidak bisa dibangun sendiri. Tema yang kami angkat hari ini, Ngajaga Budaya, Ngawangun Kepercayaan, Ngahiji Dina Kamajuan, adalah janji dan arah gerak kami. Menjaga budaya adalah jati diri kami, membangun kepercayaan adalah modal utama pemerintahan, dan bersatu dalam kemajuan adalah tujuan akhir segala pengabdian kami,” jelas Dadang.
Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan fisik maupun sosial di Cibiru Hilir tak lepas dari peran aktif masyarakat yang selalu mendukung dan berpartisipasi dalam setiap program desa.
Sementara itu, Camat Cileunyi, Cucu Endang yang berkesempatan membuka acara secara resmi, memberikan apresiasi tinggi atas capaian dan konsistensi Desa Cibiru Hilir dalam berkarya dan mengabdi.
“Desa Cibiru Hilir telah membuktikan bahwa dengan menjaga kearifan lokal dan menyatukan tekad, kemajuan yang berkelanjutan dapat terwujud. Semangat Ngawangun Kepercayaan yang diusung pemerintahan desa ini sangat penting, karena kepercayaan masyarakat adalah pondasi terkuat dalam tata kelola pemerintahan yang baik. Saya berharap, di usia ke-37 ini, Desa Cibiru Hilir semakin maju, semakin kokoh memegang tradisi, dan semakin menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kecamatan Cilenyi,” papar Cucu Endang, dalam sambutannya.
Ia juga berkomitmen bahwa pemerintah kecamatan akan terus mendukung setiap inovasi dan program kerja yang bertujuan untuk kesejahteraan warga Cibiru Hilir.
Peringatan milangkala ini dihadiri secara lengkap oleh unsur Muspika Kecamatan Cilenyi, meliputi perwakilan Koramil, Perwakilan Polsek, instansi terkait, serta tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, dan perwakilan berbagai elemen masyarakat dari seluruh wilayah Kabupaten Bandung.
Kehadiran para tokoh dan pejabat ini menjadi bukti pengakuan atas peran strategis dan prestasi yang telah diraih Desa Cibiru Hilir selama lebih dari tiga dekade melayani masyarakat.
Selain penampilan seni budaya yang memukau, rangkaian acara juga diisi dengan sesi refleksi sejarah desa, pemberian penghargaan kepada tokoh dan warga yang berdedikasi tinggi, serta diskusi ringan mengenai rencana pembangunan ke depan.
Semua rangkaian kegiatan berjalan dengan penuh kekeluargaan, kental dengan nuansa adat Sunda, dan mencerminkan persatuan yang erat antarwarga.
Di akhir acara, seluruh peserta perayaan sepakat bahwa Milangkala Ngabdi ke-37 ini menjadi titik tolak baru. Semangat Ngajaga Budaya, Ngawangun Kepercayaan, Ngahiji Dina Kamajuan tidak hanya menjadi tema acara, melainkan menjadi semangat hidup sehari-hari.
Dengan menjaga budaya sebagai identitas, membangun kepercayaan sebagai modal, dan bersatu sebagai kekuatan besar, Desa Cibiru Hilir optimis mampu melangkah lebih jauh, mewujudkan desa yang maju, sejahtera, dan tetap memegang teguh nilai-nilai luhur warisan nenek moyang. (Abah Abadi)












