TANAH BUMBU, – Musyawarah Daerah (Musda) Ke-V Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tanah Bumbu resmi digelar di Batulicin, Kamis (30/07/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memilih Ketua dan jajaran pengurus MUI Kabupaten Tanah Bumbu masa bakti 2026–2031, sekaligus memperkuat peran ulama dalam mendukung pembangunan daerah.
Bupati Tanah Bumbu, H. Andi Rudi Latif, A.Md.T., S.H., M.M., melalui sambutan yang dibacakan Asisten Bidang Administrasi Umum M. Yamani, menegaskan bahwa sinergi antara ulama dan umara merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan.
Menurutnya, kolaborasi yang harmonis antara pemerintah daerah dan para ulama memiliki peran strategis dalam mendukung terwujudnya visi BerAKSI Menuju Tanah Bumbu yang Maju, Makmur, dan Beradab.
“Sinergi antara ulama dan umara merupakan fondasi penting dalam membangun masyarakat yang religius, menjaga persatuan, serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan,” demikian disampaikan dalam sambutan Bupati.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pengurus MUI Kabupaten Tanah Bumbu periode sebelumnya atas dedikasi, pengabdian, dan kontribusinya dalam membina kehidupan keagamaan serta menjaga kerukunan umat di Kabupaten Tanah Bumbu.
Menurutnya, peran MUI selama ini tidak hanya sebagai mitra strategis pemerintah, tetapi juga sebagai lembaga yang memberikan bimbingan dan panduan keagamaan kepada masyarakat dalam menghadapi berbagai dinamika sosial.
Kepada kepengurusan MUI yang akan terpilih untuk masa bakti 2026–2031, Bupati berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta semangat musyawarah, kebersamaan, dan kolaborasi.
Ia juga mengajak seluruh pengurus baru untuk terus memperkuat kemitraan dengan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dalam membangun masyarakat yang religius, harmonis, toleran, dan berakhlak mulia.
Melalui pelaksanaan Musda Ke-V ini, diharapkan lahir kepengurusan MUI Kabupaten Tanah Bumbu yang mampu menjawab berbagai tantangan zaman, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta terus menjadi mitra pemerintah dalam menjaga stabilitas kehidupan beragama dan mendukung pembangunan daerah yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (Ag)












