• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Kamis, November 5, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Pemaparan Dansektor 21 Dalam Seminar Nasional Pengabdian Perguruan Tinggi 2019

Pemaparan Dansektor 21 Dalam Seminar Nasional Pengabdian Perguruan Tinggi 2019

red cyber by red cyber
Desember 10, 2019
in Featured, Regional
0
Share on FacebookShare on Twitter

Pemaparan Dansektor 21 Dalam Seminar Nasional Pengabdian Perguruan Tinggi 2019

BANDUNG – Dansektor 21 Satgas Citarum Harum, Kol. Inf. Yusep Sudrajat menandaskan, peran Sungai Citarum sebagai sumber kehidupan warga Jawa Barat telah dikotori dicemari industri. Karenanya, Unesco menilai Sungai Citarum sebagai sungai terkotor di dunia.

“Memang betul penilaian itu, karena Citarum sudah padat dengan sampah rumah, kotoran manusia dan tercemar dengan limbah industri.

Ini berakibat 420.000 Ha sawah di sepanjang sungai Citarum, terutama di kawasan Kab. Karawang tercemari air limbah yang tidak terbendung, karena perbuatan warga yang jorok,” katanya saat pemaparan pada Seminar Nasional dan Bazar Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Perguruan Tinggi Tahun 2019 di Audotorium FPBE Universitas Indonesia Bandung, Senin (9/12).

Peran Sungai Citarum tidak bisa terbantahkan. Sedikitnya 35 juta jiwa warga Jawa Barat serta DKI Jakarta dan kalangan industri, diakui atau tidak bergantung kepada Sungai Citarum.
Di lain pihak, kata Dansektor 21, PLN sangat membutuhkan pasokan air dari Citarum untuk kebutuhan 130.000 MW bagi segenap penduduk Indonesia dan kebutuhan industri/pabrik. Di pihak lain, Citarum sendiri membutuhkan pasokan air dari gunung-gunung sementara lahan gunung dalam kondisi gundul.

Baca juga :  Inovasi yang Mengedepankan Digitalisasi, bank bjb Raih 7 Penghargaan dari Infobank

“Bayangkan sekitar 83.000 hektar lahan mengalami kritis,” tegasnya.
Namun ketika Doni Monardo menjadi Pangdam III/Slw melihat kondisi sungai Citarum benar-benar merana, segera menemui Presiden untuk memperoleh Perpres.

“Alhamdulillah berkat perjuangan pak Doni Monardo, keluarlah Perpres No.15 tahun 2018 untuk membenahi sungai Citarum supaya kembali airnya menjadi jernih,” ucap Kolonel Yusep.

Perpres tersebut telah membagi Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum menjadi 23 Sektor. Sektor 21 dikomandoi Kolonel Yusep dengan area Wilayah sebagian Sumedang, Kab. Bandung dan Kota Cimahi.

Baca juga :  Kades Majumulyo Membuka Rapat Pembentukan Panitia MTQ Ke-19 Tingkat Kecamatan Mantewe

Untuk menanggulangi lahan kritis ini, di Sektor 21 telah ditanam 7 juta pohon keras dengan semuanya dari partisipasi masyarakat perguruan tinggi dan pendidikan atas. Padahal untuk itu perlu ditanam 121 juta pohon dengan biaya sekitar Rp. 3-4 triliun.
“Dari pemerintah hingga kini belum menganggarkan dana untuk reboisasi lahan gundul. Baru dari partisipasi masyarakat,” tegasnya.

Dalam pemaparannya itu, Dansektor 21 menggunakan alat peraga hasil pemotretan dari area sungai Citarum beserta anak-anak sungainya.

Penyelenggara seminar ini sendiri adalah Ditjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan bersama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menindaklanjuti Perpres No. 15 tahun 2018.**

Elly

Previous Post

Sertijab Kasat, Kenaikan Pangkat Pengabdian dan Wisuda Purnawira Personil Polresta Cirebon

Next Post

Foodcourt 73 Sesuaikan Kebutuhan Kaum Milenial

BeritaTerkait

Ekonomi

Dorong Profesionalisme Pengelola Zakat, BAZNAS Jabar Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Amil Skema Kualifikasi 3

November 4, 2026
Featured

Perkuat Kolaborasi Asean-Korea, Kabupaten Sumedang Tampil di Forum Internasional WINIT 2026

November 3, 2026
Featured

Wabup Fajar Paparkan Digitasi Hingga Desa pada Monev KI Jabar

November 3, 2026
Featured

Wabup Sumedang Turun Langsung, 700 Personel Bersihkan Sungai di Jatinangor

November 3, 2026
Featured

PWI Half Marathon 2026 Jadi Rangkaian Kick Off HPN Lampung

November 3, 2026
Featured

1.185 Unit PJU Telah Terpasang di Priangan Timur

November 3, 2026
Next Post

Foodcourt 73 Sesuaikan Kebutuhan Kaum Milenial

No Result
View All Result

Berita Terkini

Dorong Profesionalisme Pengelola Zakat, BAZNAS Jabar Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Amil Skema Kualifikasi 3

November 4, 2026

Perkuat Kolaborasi Asean-Korea, Kabupaten Sumedang Tampil di Forum Internasional WINIT 2026

November 3, 2026

Wabup Fajar Paparkan Digitasi Hingga Desa pada Monev KI Jabar

November 3, 2026

Wabup Sumedang Turun Langsung, 700 Personel Bersihkan Sungai di Jatinangor

November 3, 2026

PWI Half Marathon 2026 Jadi Rangkaian Kick Off HPN Lampung

November 3, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC