• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Sabtu, Oktober 17, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Pencarian Korban Longsor Cimanggung Terkendala Pergerakan Tanah

Pencarian Korban Longsor Cimanggung Terkendala Pergerakan Tanah

red cyber by red cyber
Januari 11, 2021
in Featured, Peristiwa
0
Share on FacebookShare on Twitter

SUMEDANG,- Badan Pencarian dan pertolongan orang (Basarnas) Kantor SAR Bandung mengalami kesulitan dalam pencarian korban longsor. Sebab, pergerakan tanah masih terjadi, dan hujan terus turun.

Kepala Basarnas Kantor SAR Bandung, Deden Firmansyah S.Sos mengatakan Basarnas Bandung bersama tim SAR gabungan terus bergerak melakukan pencarian 27 korban hilang pasca-longsor di Dusun Bojongkondang Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin (11/1/2021).

Menurut Deden, timnya bergerak sejak pukul 09.00 WIB hingga pukul 12.20 WIB. Pencarian sebanyak 27 korban hilang yang diduga tertimbun longsor belum ditemukan.

“Kami cukup kesulitan karena terdapat air bercampur lumpur sehingga menyulitkan alat berat dalam proses evakuasi,” ujar Deden kepada sejumlah wartawan di lokasi longsor, Senin (11/1).

Baca juga :  Menguat, Dadang Suganda Bukan Calo Tanah RTH

Deden menuturkan, saat ini, tanah di kawasan longsor masih terus bergerak sehingga dalam proses evakuasi memerlukan tingkat kehati-hatian tinggi.

“Tadi terjadi beberapa kali pergerakan tanah, sehingga kami harus berhati-hati untuk menjaga keselamatan seluruh personel SAR,” tutur Deden.

Deden mengatakan, kendala lain yang dihadapi adalah faktor cuaca. Jika kembali hujan maka operasi SAR akan kembali dihentikan.

“Kemarin kita sampai pukul 14.00, karena cuaca hujan. Hari ini cuaca mendung, boleh mendung tapi harapan kami tidak turun hujan,” sebut Deden.

Jika tidak hujan, kata Deden, tim SAR akan memaksimalkan pencarian hari ini hingga 1×24 jam.

“Sudah izin ke Pak Dandim jika tidak hujan, maka akan kami maksimalkan hingga 24 jam. Harapan kami tidak turun hujan, sehingga pencarian bisa kami maksimalkan,” tutur Deden.

Baca juga :  Polres Sukabumi Tangkap Pelaku Penganiayaan Sejumlah Pemuda di Rumah Kos

Deden menyebutkan, hingga hari ini, total korban tewas yang berhasil ditemukan baru 13 orang, 3 orang luka berat, 22 orang luka ringan, dan 27 orang masih dalam pencarian.

Deden menyebutkan, terkait adanya retakan besar di atas bukit sejauh ini situasi masih aman.

“Sejauh ini masih aman. Kami sudah memohon ke Basarnas pusat untuk pengadaan alat early warning system (Sistem peringatan dini),” sebut Deden.

Ditanya terkait keluarga yang diduga tertimbun akibat longsor sehari sebelum melangsungkan resepsi pernikahan, Deden mengaku masih proses pencarian.

“Untuk pasangan pengantinnya selamat, justru yang dilaporkan hilang itu orangtuanya,” kata Deden. (Abas)

Previous Post

Bantu Korban Longsor, Pramuka Binaan Kodim 0610 Tunjukan Rasa Peduli Sesama

Next Post

PT. Asia Plasa Sumedang Salurkan Bantuan untuk Evakuasi Korban Longsor Cimanggung

BeritaTerkait

Featured

Diskominfosp Tanah Bumbu Evaluasi SP4N LAPOR! di Sekolah, Aduan Masyarakat Wajib Ditindaklanjuti Maksimal Tiga Hari

Oktober 17, 2026
Ekonomi

USB YPKP Dorong Ekonomi Melalui Teknologi Budidaya Magot

Oktober 16, 2026
Featured

Bupati Sumedang Akselerasi Redistribusi Tanah, Pastikan Tepat Sasaran dan Berkeadilan

Oktober 16, 2026
Featured

Melalui Penguatan SDM, Pemkab Sumedang Matangkan Kesiapan Pilkades Digital 2026

Oktober 16, 2026
Featured

Ditemukan Peredaran Sabu, Ketua Ormas LBI Apresiasi Kapolrestabes Bandung Berani Berantas Saritem

Oktober 16, 2026
Featured

Rancangan APBD Tanah Bumbu 2027 Capai Rp2,88 Triliun, Fokus Infrastruktur dan Pelayanan Publik

Oktober 16, 2026
Next Post
Bagian HRD dan Bagian Umum dari PT. Asia Plasa Sumedang, Dwi Winanto menyalurkan bantuan berupa cangkul 40 buah, skop 25 buah di posko penanggulangan bencana Kodim 0610/Sumedang, dan langsung diterima Dandim 0610/Sumedang Letkol Inf Zaenal Mustofa S.E.,M.Si, Senin (11/1/2021).

PT. Asia Plasa Sumedang Salurkan Bantuan untuk Evakuasi Korban Longsor Cimanggung

No Result
View All Result

Berita Terkini

Diskominfosp Tanah Bumbu Evaluasi SP4N LAPOR! di Sekolah, Aduan Masyarakat Wajib Ditindaklanjuti Maksimal Tiga Hari

Oktober 17, 2026

USB YPKP Dorong Ekonomi Melalui Teknologi Budidaya Magot

Oktober 16, 2026

Bupati Sumedang Akselerasi Redistribusi Tanah, Pastikan Tepat Sasaran dan Berkeadilan

Oktober 16, 2026

Dari Sampah Menjadi Rupiah, USB YPKP Perkuat Ekonomi Sirkular Warga Padasuka

Oktober 16, 2026

Melalui Penguatan SDM, Pemkab Sumedang Matangkan Kesiapan Pilkades Digital 2026

Oktober 16, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC