Pencurian Merajalela, Warga Rancakalong Bentangkan Spanduk

SUMEDANG,– Warga Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat (Jabar) mewaspadai aksi pencurian di wilayahnya dengan cara membentangkan spanduk bertuliskan “Hati-hati!!! Maling semakin merajalela. Intip, yakinkan itu maling. Teriak, taangkap”.

Spanduk itu dipasang di sejumlah titik. Warga mengaku geram dengan aksi pencurian yang selama beberapa bulan terkahir ini merajalela, di tengah pandemi Covid-19.

Salah satu warga, Ahmad (40), mengaku belakangan ini aksi pencurian marak terjadi di daerahnya.

“Akhir-akhir ini sering terjadi pencurian dan banyak warga menjadi korbannya mulai dari kehilangan sepeda motor hingga menggasak barang di dalam rumah,” kata dia, seperti dikutip dari TIMES Indonesia, Rabu (4/8/2021).

Baca juga :  Undang Asdep Kementerian PAN RB, Pemkab Sumedang Berkomitmen Meningkatkan Pelayanan

Ahmad mengatakan, sebelum pandemi Covid-19 aksi pencurian bisa dikatakan tidak sekerap sekarang. Mungkin karena malamnya tidak ada ronda.

“Tadinya kan jadwal ronda malam selalu dilakukan namun, setelah adanya kebijakan dimasa pandemi Covid-19 seperti, larangan berkerumun, mobilitas dan lainnya warga enggan karena demi mencegah penularan penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Kondisi itu, sambung Ahmad, dinilai menjadi kesempatan bagi aksi pencurian. Terlebih, ditengah situasi ekonomi yang semakin sulit akibat dampak pandemi.

Hal senada disampaikan, Obi (45) warga Rancakalong merupakan salahsatu korban aksi pencurian, yang mengaku geram dengan sering terjadinya aksi maling.

Baca juga :  Polsek Bojongloa kidul Polrestabes Bandung Gelar Pemantauan Pasien Covid-19 di IGD RS Immanuel

“Rumah saya pernah disatroni maling, menggasak barang barang berharga seperti laptop dan lainnya,” ujar Obi.

Tak hanya dirinya, sambung Obi, warga yang lainpun sama pernah menjadi korban. Sehingga, aksi pemasangan spanduk pun dilakukan agar warga selalu waspada.

“Dengan adanya spanduk peringatan ini, diharapkan semua warga lebih waspada dan hati-hati. Juga berharap aksi pencurian tidak terjadi lagi di Rancakalong,” katanya. (abas)

BeritaTerkait

Next Post