• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Selasa, Oktober 20, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Pj Bupati Sumedang Sebut Kemiskinan Ekstrem Harus Dilawan Cara Ekstrem

Pj Bupati Sumedang Sebut Kemiskinan Ekstrem Harus Dilawan Cara Ekstrem

red cyber by red cyber
Mei 9, 2024
in Featured, Pemerintahan
0
Pj. Bupati Sumedang Yudia Ramli

Pj. Bupati Sumedang Yudia Ramli

Share on FacebookShare on Twitter

SUMEDANG,– Pj. Bupati Sumedang Yudia Ramli menyebutkan, pengentasan kemiskinan ekstrem merupakan tugas yang berat. Oleh karena itu, harus dilawan dengan cara-cara yang ekstrem pula.

Hal tersebut diungkapkan Pj Bupati Yudia Ramli dalam Rapat Koordinasi bersama Forkopimda di Gedung Negara Sumedang, Rabu malam (9/5/2024).

“Supaya kemiskinan ekstrem ini jumlahnya nihil di Desember 2024, maka kita perlakukannya harus ekstrim juga,” kata Yudia.

Menurutnya, target tersebut tidak mungkin tercapai tanpa adanya dukungan dari semua lini, termasuk dari Forkopimda.

“Ini tugas yang sangat berat kalau kita sendiri. Tetapi kalau kita bersama-sama, tidak berat,” ucapnya.

Ia menambahkan, jajaran Pemerintah Daerah sudah menyiapkan Posko di seluruh wilayah Kabupaten Sumedang dalam rangka penanganan kemiskinan ekstrem.

“Bersama para kepala desa, camat dan kepala OPD kita telah membuat Posko Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem,” tuturnya.

Dari tiga kriteria miskin ekstrem yakni miskin ekstrem usia sekolah, miskin ekstrem usia produktif dan miskin ekstrem non produktif, menurut Yudia, yang masih menjadi kendala penanganannya ialah miskin yang produktif.

Baca juga :  Ambalan Pandawa Srikandi Rayakan HUT dengan Diskusi Budaya

“Kalau yang usia sekolah kita bisa sekolahkan dan yang non produktif bisa kita berikan bantuan dari CSR atau bisa melalui Baznas. Sedangkan yang produktif dari 4.548 orang hampir setengahnya,” tuturnya.

Oleh karena itu, dalam forum tersebut dirinya sengaja mengajak seluruh stakeholders yang hadir untuk dapat mencarikan peluang kerja bagi kriteria tersebut.

“Caranya kita bersama-sama Forkopimda bahu-membahu untuk mencari peluang kerja bagi yang miskin produktif. Kita selesaikan sampai Desember 2024,” kata Yudia.

Sementara itu, Pj Sekretaris Daerah  Tuti Ruswati menyebutkan, filosofis pembuatan Posko Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem di kantor kepala desa, kantor camat dan kantor OPD ialah agar ada motivasi untuk menuntaskan target zero miskin ekstrem.

Baca juga :  Honorer Nakes di Sumedang Menjerit, Sulit Mendapat Akun Masuk P3K

“Dengan adanya Posko, maka program penanggulangan terhadap kemiskinan ini bisa berlanjut. Jangan sampai hanya sampai di Desember 2024 saja. Sangat penting kita menjaga keberlanjutan program ini,” kata Tuti.

Tuti menyebutkan, pihaknya telah membuat sistem terkait penangggulangan kemiskinan ekstrem  yang proses bisnisnya sedang dibuat sehingga jelas intervensi apa yang harus dilakukan oleh para kepala OPD bersama camat dan kepala desa.

“Jadi bentuk intervensi dengan pemetaan produktif non produktif itu kita petakan by name by address,” kata Tuti.

Ia menambahkan bahwa RKPD Tahun 2025 akan dibedah kembali agar benar-benar difokuskan dalam penanggulangan kemiskinan dan ketahanan pangan.

“Mohon doanya dari semua bahwa ketahanan pangan dan kemiskinan ekstrem menjadi tematik bersama sehingga semua keroyokan untuk mendukung dan melaksanakan program ini,” pungkasnya. (hm/bn/bs)

Previous Post

Sambut Musim Haji, PosIND Siap Layani Pengiriman Kargo Haji Dari Tanah Suci

Next Post

Jalan ke Cibugel dari Citengah Tahun 2025 Ditargetkan Sudah Mulus

BeritaTerkait

Featured

Bupati Dorong Duta Baca Jadi Penggerak Literasi dan Pembangun SDM Sumedang

Oktober 19, 2026
Featured

Bupati Sumedang Buka Liga Santri Mini Soccer 2026, Perkuat Silaturahmi dan Sportivitas Santri

Oktober 19, 2026
Featured

1.523 Atlet Perkuat Solidaritas Guru Melalui POR PGRI 2026

Oktober 19, 2026
Ketua Umum DPP Barisan Relawan Jalan Perubahan (BaraJP), Willem Frans Ansanay. (Foto: Istimewa)
Featured

Pesan Politik Willem Frans Ansanay: Kesetiaan Diuji Saat Pemimpin Diserang

Oktober 19, 2026
Featured

Bupati Tanah Bumbu Dukung Banua Waspada Scam, Perkuat Perlindungan Warga dari Penipuan Keuangan

Oktober 19, 2026
Featured

Bupati Andi Rudi Latif Perkuat Layanan Digital dan Perlindungan Sosial, Ratusan Warga Tanah Bumbu Terlayani

Oktober 18, 2026
Next Post

Jalan ke Cibugel dari Citengah Tahun 2025 Ditargetkan Sudah Mulus

No Result
View All Result

Berita Terkini

Bupati Dorong Duta Baca Jadi Penggerak Literasi dan Pembangun SDM Sumedang

Oktober 19, 2026

Bupati Sumedang Buka Liga Santri Mini Soccer 2026, Perkuat Silaturahmi dan Sportivitas Santri

Oktober 19, 2026

1.523 Atlet Perkuat Solidaritas Guru Melalui POR PGRI 2026

Oktober 19, 2026
Ketua Umum DPP Barisan Relawan Jalan Perubahan (BaraJP), Willem Frans Ansanay. (Foto: Istimewa)

Pesan Politik Willem Frans Ansanay: Kesetiaan Diuji Saat Pemimpin Diserang

Oktober 19, 2026

Bupati Tanah Bumbu Dukung Banua Waspada Scam, Perkuat Perlindungan Warga dari Penipuan Keuangan

Oktober 19, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC