SORONG,– Pj. Wali Kota Sorong, Bernhard E. Rondonuwu melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SMP Negeri 3 Kota Sorong dalam rangka gerakan “Kota Sorong Bersih-Bersih”, Kamis, 26 September 2024.
Kunjungan ini bertujuan untuk melihat kondisi lingkungan sekitar sekolah dan menilai partisipasi sekolah dalam program kebersihan kota. Selama sidak, Pj. Walikota mencatat beberapa area di sekolah yang kurang terjaga kebersihannya.
Sampah terlihat menumpuk di beberapa sudut, menunjukkan kurangnya perhatian terhadap kebersihan lingkungan.
ituasi ini menimbulkan keprihatinan mengingat pentingnya peran sekolah dalam mendidik siswa tentang kebersihan dan kesehatan.
Dalam sidaknya, Pj. Walikota menemukan adanya pembiaran dan kurangnya kesadaran baik dari guru maupun murid untuk menjaga lingkungan sekolah. Beberapa fasilitas kebersihan seperti tempat sampah tidak tersedia dengan memadai. Area taman sekolah terlihat tidak terawat, dengan rumput yang panjang dan sampah berserakan.
Kondisi ini menunjukkan bahwa program kebersihan belum dijalankan dengan optimal oleh pihak sekolah. Pj. Walikota menilai perlu adanya perbaikan segera untuk mengatasi masalah ini.
Pj Walikota mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan dan menekankan program “Bersih-Bersih” untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat.
Ia mengajak seluruh warga sekolah untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar mereka. Menurutnya, kebersihan lingkungan sekolah tidak hanya tanggung jawab petugas kebersihan, tetapi juga guru dan siswa.
Pj Walikota juga menyarankan agar diadakan kegiatan rutin untuk membersihkan lingkungan sekolah.
Dengan demikian, diharapkan kesadaran akan kebersihan dapat ditingkatkan di kalangan guru dan siswa.
Sebagai tindak lanjut, Pj. Walikota Sorong menyampaikan bahwa beliau akan kembali untuk mengecek apakah lingkungan sekolah sudah dibersihkan atau belum.
Hal ini sebagai bentuk komitmen pemerintah kota dalam memastikan program “Kota Sorong Bersih-Bersih” berjalan dengan baik. Ia berharap pada kunjungan berikutnya dapat melihat perubahan positif di SMP Negeri 3.
Jika tidak ada perbaikan, kemungkinan akan ada tindakan lebih lanjut dari pemerintah kota. Dengan kerjasama semua pihak, diharapkan lingkungan sekolah dapat menjadi lebih bersih dan sehat. (Abas)












