• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Reses Anggota DPRD Tanbu: Pulau Burung Masih Gelap Meski Jaringan PLN Sudah Ada, KSOP Disinyalir Jadi Penghambat

Reses Anggota DPRD Tanbu: Pulau Burung Masih Gelap Meski Jaringan PLN Sudah Ada, KSOP Disinyalir Jadi Penghambat

cyber by cyber
2025-08-23
in Featured, PARLEMEN, Pemerintahan
0
Share on FacebookShare on Twitter

TANAH BUMBU, – Warga Desa Pulau Burung, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, masih bergelut dengan kegelapan meski jaringan listrik PLN sudah lama terpasang. Harapan warga untuk segera menikmati penerangan kembali disuarakan dalam Reses Tahap III Anggota DPRD Tanah Bumbu, Abdul Rahim, yang digelar di halaman rumahnya, Desa Sejahtera, Jumat (22/08/2025).

Kepala Desa Pulau Burung, Saidina, menyampaikan bahwa persoalan listrik bukan disebabkan oleh PLN, melainkan terhambat izin lintasan kabel dari Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Kotabaru–Tanah Bumbu.

“Kalau boleh saya usul, mohon penerangan di Desa Pulau Burung bisa segera direalisasikan. Kabel dan tiang listrik sudah ada dari PLN, tapi kami masih terkendala izin lintasan dari KSOP. Mudah-mudahan kami bisa segera merasakan kemerdekaan, tidak lagi seperti terjajah karena belum bisa menikmati penerangan,” ungkap Saidina, menyindir pihak KSOP yang dianggap memperlambat realisasi penerangan di desanya.

Baca juga :  Ketua DWP "Dengan Adanya Kemajuan Digital, Kita Harus Cerdas Dalam Menyikapi Perkembangan "

Selain masalah listrik, Saidina juga menyinggung status hukum Pulau Burung dan Pulau Suwangi yang kini ditetapkan sebagai kawasan cagar alam. Dan menilai keputusan itu tidak adil bagi masyarakat karena sejak tahun 1920 sudah ada segel tanah, sementara penetapan cagar alam baru ditetapkan pada 1984.

“Kami sedih tempat kami disebut cagar alam, padahal sebelumnya ada bukti kepemilikan tanah. Sekarang malah berubah lagi jadi taman wisata alam. Tolong sampaikan ke publik, kami ini masih belum merdeka. Pancasila seolah hanya sampai sila ke-4, karena sila ke-5 tentang keadilan belum kami rasakan,” ujarnya dengan nada emosional.

Menanggapi aspirasi tersebut, Abdul Rahim membenarkan bahwa secara teknis jaringan listrik di Pulau Burung sudah siap.

Baca juga :  Pimpin Apel Pemberangkatan Anggota yang BKO ke Bali, Dansat Brimob Jabar Ingatkan Ini

“Jaringan tegangan rendah (TR) dan tegangan menengah (TM) sudah terpasang hampir satu tahun, termasuk dua unit trafo berkapasitas 100 KVA. Bahkan, PLN sudah membangun tiang penyeberangan kabel melintasi selat muara sepanjang 186 meter, dengan ketinggian tihang 24 meter dengan menggunakan kabel berisolasi aman dari kosteng, pasitas PLN semuanya sudah siap dipasang tinggal menunggu izin dari KSOP. Begitu izin keluar, PLN akan segera menyalakan listrik di Pulau Burung,” jelasnya.

Abdul Rahim menambahkan, pihaknya juga menerima aspirasi lain dari masyarakat, mulai dari penyediaan tong sampah hingga usulan pembangunan jembatan di Desa Pulau Burung. Ia menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi warga melalui jalur legislatif maupun berkoordinasi dengan instansi terkait. (Ag)

Tags: Abdul RahimKesyahbandaranKSOPOtoritas PelabuhanPulau BurungReses DPRD Tanbu
Previous Post

Menteri PKP dan Bupati Sumedang Serahkan 1.080 Kunci Rumah Baru

Next Post

PMI Sumedang Siap Gelar Gerakan Solidaritas Kemanusiaan

BeritaTerkait

Featured

Gedung GOW Selesai Dibanung, Begini Pesan Bupati Sumedang

2026-02-06
Featured

Sebanyak 5.635 Satlinmas Terima Insentif dari Pemkab Sumedang

2026-02-06
Featured

BKP IPDN 2025-2026 Dibuka Sekda Sumedang

2026-02-06
Featured

Terkait Dugaan Penipuan dan Penggelapan Uang Korban Rp600 Juta, Sekdis DPKP Kota Bandung Dilaporkan ke Polisi

2026-02-05
Ekonomi

Wabup Sumedang saat Isra Mi’Raj: Dekati Pengajian, Jauhi Bank Emok

2026-02-05
Featured

Gugatan dari Balik Penjara Menyeret Bupati Cirebon

2026-02-05
Next Post

PMI Sumedang Siap Gelar Gerakan Solidaritas Kemanusiaan

No Result
View All Result

Berita Terkini

Gedung GOW Selesai Dibanung, Begini Pesan Bupati Sumedang

2026-02-06

Sebanyak 5.635 Satlinmas Terima Insentif dari Pemkab Sumedang

2026-02-06

BKP IPDN 2025-2026 Dibuka Sekda Sumedang

2026-02-06

Terkait Dugaan Penipuan dan Penggelapan Uang Korban Rp600 Juta, Sekdis DPKP Kota Bandung Dilaporkan ke Polisi

2026-02-05

Wabup Sumedang saat Isra Mi’Raj: Dekati Pengajian, Jauhi Bank Emok

2026-02-05
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC