KAB. BANDUNG,– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung dari Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) Daerah Pemilihan (Dapil) 3, Riki Ganesha, S.HUT., melaksanakan reses Masa Sidang II Tahun 2026, Rabu (25/2/2026).
Kegiatan yang bertujuan untuk mendengar langsung aspirasi dan permasalahan masyarakat ini dilakukan di empat kecamatan yang menjadi wilayah dapil 3, yaitu Kecamatan Cileunyi, Cimenyan, Cilengkrang, dan Bojongsoang.
Dalam kunjungan pertama di Kecamatan Cileunyi, Riki Ganesha menghadiri rapat koordinasi dengan pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, dan pengurus RT/RW di Aula Kantor Kecamatan Cileunyi.
Pada kesempatan tersebut, berbagai permasalahan disampaikan oleh masyarakat, antara lain terkait kondisi infrastruktur jalan yang rusak di beberapa desa, kurangnya sarana prasarana pendidikan dan kesehatan di wilayah pedesaan, serta permasalahan drainase yang menyebabkan genangan air saat musim hujan.
“Reses ini merupakan momen penting bagi saya untuk dapat berkonsolidasi langsung dengan masyarakat dan pemerintah daerah tingkat kecamatan serta desa. Melalui komunikasi dua arah ini, saya dapat menangkap secara akurat apa yang menjadi kebutuhan dan harapan masyarakat, sehingga dapat menjadi masukan dalam penyusunan kebijakan dan program kerja di DPRD Kabupaten Bandung,” ujar Riki Ganesha.
Selanjutnya, di Kecamatan Cimenyan, Riki Ganesha melakukan kunjungan lapangan ke Pasar Cimenyan yang tengah menghadapi permasalahan penataan dan keamanan.
Masyarakat dan pedagang menyampaikan harapan agar pemerintah dapat segera melakukan revitalisasi pasar, meningkatkan fasilitas sanitasi, serta mengatur sistem parkir agar tidak mengganggu lalu lintas.
Selain itu, juga ada aspirasi terkait perluasan akses jalan menuju kawasan industri di Kecamatan Cimenyan untuk mendukung perkembangan ekonomi lokal.
Di Kecamatan Cilengkrang, fokus pembahasan berada pada isu pertanian dan ketahanan pangan. Petani lokal mengungkapkan kendala dalam pemasaran hasil pertanian, kurangnya bantuan teknologi pertanian, serta permasalahan irigasi yang perlu diperbaiki.
Riki Ganesha menyampaikan bahwa ia akan mengusulkan agar pemerintah Kabupaten Bandung lebih memperhatikan sektor pertanian dengan menyusun program bantuan pemasaran dan pelatihan teknologi pertanian bagi petani.
“Sebagai wakil rakyat yang berasal dari Golkar, kami memiliki komitmen kuat untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat luas, terutama di sektor ekonomi dan kesejahteraan rakyat. Isu pertanian yang menjadi perhatian di Kecamatan Cilengkrang ini akan saya angkat menjadi usulan dalam rapat dewan untuk mendapatkan perhatian yang tepat,” jelasnya.
Kunjungan terakhir dilakukan di Kecamatan Bojongsoang, dimana Riki Ganesha bertemu dengan pengurus komunitas pemuda dan kelompok usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
Masyarakat muda menginginkan adanya lebih banyak sarana prasarana olahraga dan kreatif untuk mengembangkan bakat dan minat mereka, sementara pengusaha UMKM mengharapkan adanya bantuan modal dan pelatihan manajemen usaha.
Pada akhir kegiatan, Riki Ganesha menyampaikan bahwa seluruh aspirasi dan permasalahan yang diterima selama reses ini akan dipilah dan disusun menjadi usulan kerja serta catatan penting dalam proses pembahasan kebijakan di DPRD Kabupaten Bandung.
Ia juga berjanji akan terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan program yang terkait dengan permasalahan yang disampaikan masyarakat.
“Kami akan memastikan bahwa setiap aspirasi yang diterima tidak hanya menjadi catatan semata, tetapi akan diubah menjadi tindakan nyata yang bermanfaat bagi masyarakat Dapil 3 Kabupaten Bandung. Saya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dengan pemerintah dalam membangun daerah yang lebih baik,” paparnya.
Selain itu, Riki Ganesha juga menyampaikan bahwa Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Bandung secara keseluruhan akan terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur dan penataan fasilitas publik, seperti yang telah menjadi fokus perhatian fraksi dalam pembahasan APBD 2026 sebelumnya. (Abah Maman)












