• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Rabu, November 4, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Sejarawan Adli Abdulah Ajak Dukung Pembuatan Film Kekaisaran Ottoman & Kerajaan Aceh

Sejarawan Adli Abdulah Ajak Dukung Pembuatan Film Kekaisaran Ottoman & Kerajaan Aceh

red cyber by red cyber
April 12, 2025
in Entertainment, Featured
0
Dr. M. Adli Abdullah

Dr. M. Adli Abdullah

Share on FacebookShare on Twitter

BANDA ACEH,– Keinginan Menbud Fadli Zon untuk membuat Film Kekaisaran Ottoman & Kerajaan Aceh perlu didukung seluruh elemen bangsa.

Hal tersebut dikatakan sejarawan nasional, Dr. M. Adli Abdullah di Banda Aceh, Jumat (11/4/2025).

Menurut Adli, melalui media film ini dapat mempererat kembali hubungan budaya antara Turki dan Indonesia dan mendorong upaya bersama dalam pelestarian warisan budaya, kolaborasi seni, pertukaran akademik dan riset, pembangunan kapasitas dalam manajemen talenta budaya, sastra, dan budaya kontemporer seperti film, musik, dan budaya digital.

“Persahabatan Indonesia-Turki, memiliki sejarah persahabatan yang panjang, dimulai sejak kurun ke 16 dengan Kerajaan Aceh, meskipun hubungan diplomatik resmi dengan Indonesia baru pada 1950. Tetapi Kerajaan Aceh dan Kerajaan Turki Utsmani menjalin hubungan diplomatik dan kerja sama yang erat selama berabad-abad. Hubungan ini berlangsung dalam rangka melawan penjajah barat di Asia Tenggara,” ungkapnya.

Adli menuturkan, periode hubungan resmi antara Aceh dan Turki, sudah dimulai sejak abad ke-13 dengan Samudra Pasai, kemudian dilanjutkan oleh Kerajaan Aceh, paska Portugis menakluki Melaka tahun 1511 dan Portugis membunuh Jemaah haji Aceh pada tahun 1528 M.

Baca juga :  Buka Festival Mural Bhayangkara, Kapolri: Bukti Polri Menghormati Kebebasan Berekspresi

Akhirnya Turki Usmani membantu Aceh melawan hegemoni Portugis di Adia Tenggara dan melakukan hubungan diplomatik resmi dengan Sultan Alauddin Riayat Syah, sultan Aceh ketiga yang berkuasa antara 1537 hingga 1568.

“Hasil kerja sama antara Kerajaan Aceh dan Kerajaan Turki Utsmani berhasil memperkuat pertahanan Aceh melawan penjajahan Portugis, Inggris dan Belanda. Turki Utsmani berhasil memperluas perdagangan rempah-rempah, khususnya lada Aceh Aceh dan Turki Utsmani,” jelasnya.

Adapun bentuk kerja sama antara Kerajaan Aceh dengan Kerajaan Turki antara lain saling mengirim duta besar Turki Utsmani, mengirimkan pasukan, peralatan, dan ahli persenjataan dan Turki Utsmani mengajari Aceh cara membuat meriam.

Sementara bukti hubungan diplomatik antara Kerajaan Aceh dengan Kerajaan Turki bisa disaksikan surat-surat diplomatik Kesultanan Aceh ke Turki Usmani tersimpan di Badan Arsip Turki, Istanbul.

Kompleks Makam Teungku di Bitay, Aceh, merupakan bukti adanya hubungan diplomatik erat antara Aceh dan Turki Usmani.

Baca juga :  Pemkab Tanbu Sosialisasikan Pemetaan Kerja Sama Daerah, Sinergi Menuju Tanah Bumbu Maju

“Nama-nama Turki masih muncul di Aceh seperti Efendi, Ali Basyah, Bey dan lain –lain,” jelas Adli.

Sebelumnya, Fadli Zon menyampaikan keinginannya membuat film Kekaisaran Ottoman dan Kesultanan Aceh bersama Menbudpar Turki.

Keinginan Fadli itu disampaikannya saat bertemu Menbudpar Turki Turkiye Yang Mulia Mehmet Nuri Ersoy, kemarin, Rabu (9/4/2025), di Ankara, Turki.

“Dalam kesempatan ini, saya menyampaikan bahwa Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia berkomitmen untuk mempererat hubungan sejarah dan budaya kedua negara melalui berbagai upaya seperti produksi film bersama tentang Kekaisaran Ottoman dan Kesultanan Aceh, pameran lukisan bersama, dan pembangunan rumah budaya Indonesia di Turkiye,” terang Menbud Fadli di akun X-nya.

“Selain itu, Indonesia dan Turki sebagai dua negara dengan populasi Islam yang sangat besar jumlahnya, memiliki banyak hal yang dapat dikolaborasikan, antara lain terkait Warisan Budaya Takbenda seperti iftar, kaligrafi, dan majelis, yang dapat dilakukan ekstensi dalam daftar UNESCO Intangible Cultural Heritage atau Warisan Budaya Takbenda UNESCO,” kata Fadli. (Bon)

Previous Post

Bupati Sumedang Dorong Himpaudi Lakukan Pembaruan Mengajar Sehingga Anak Tertarik

Next Post

Waket Komisi III Puji Sinergi Pengamanan Mudik 2025

BeritaTerkait

Featured

Perkuat Kolaborasi Asean-Korea, Kabupaten Sumedang Tampil di Forum Internasional WINIT 2026

November 3, 2026
Featured

Wabup Fajar Paparkan Digitasi Hingga Desa pada Monev KI Jabar

November 3, 2026
Featured

Wabup Sumedang Turun Langsung, 700 Personel Bersihkan Sungai di Jatinangor

November 3, 2026
Featured

PWI Half Marathon 2026 Jadi Rangkaian Kick Off HPN Lampung

November 3, 2026
Featured

1.185 Unit PJU Telah Terpasang di Priangan Timur

November 3, 2026
Featured

500 Mahasiswa Unpad Manfaatkan Geoteater Rancakalong Sebagai Ruang Belajar

November 2, 2026
Next Post

Waket Komisi III Puji Sinergi Pengamanan Mudik 2025

No Result
View All Result

Berita Terkini

Perkuat Kolaborasi Asean-Korea, Kabupaten Sumedang Tampil di Forum Internasional WINIT 2026

November 3, 2026

Wabup Fajar Paparkan Digitasi Hingga Desa pada Monev KI Jabar

November 3, 2026

Wabup Sumedang Turun Langsung, 700 Personel Bersihkan Sungai di Jatinangor

November 3, 2026

PWI Half Marathon 2026 Jadi Rangkaian Kick Off HPN Lampung

November 3, 2026

1.185 Unit PJU Telah Terpasang di Priangan Timur

November 3, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC