• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Rabu, September 16, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Subsektor 02 Taklukan Sungai Cikeruh dari Bau Jadi Jernih

Subsektor 02 Taklukan Sungai Cikeruh dari Bau Jadi Jernih

cyber by cyber
Januari 27, 2019
in Featured, Regional
0
Share on FacebookShare on Twitter

KAB. BANDUNG, — Bila dulu aliran sungai Cikeruh berbau,  berwarna,  bahkan jijik melihatnya,  namun saat ini kondisinya jauh berbeda.

Sungai Cikeruh kini jernih, saat pemantauan,  Sabtu (26/1/2019) tak ada bau, bahkan sejumlah anak dengan asyik berenang, mereka ceria menikmati bermain dengan air, yang sudah lama tak mereka  rasakan,  namun kini keseruan dan keceriaan itupun menjadi pemandangan sehari-hari bagi anak-anak di aliran sungai Cikeruh, Kampung Pintu Air, Desa Rancaekek Kulon.

Sungai yang memiliki panjang sekitar 14 Kilometer ini, sebelum ada program Citarum harum kondisinya sangat memprihatinkan, banyaknya sampah yang menumpuk di pintu air serta  sedikitnya 9 pabrik membuang limbahnya ke sungai tersebut.

Namun kini orangtua dari sejumlah anak yang berenang menyaksikan langsung anak-anaknya berenang,  sebagai bukti lepasnya kekhawatiran mereka terhadap kwalitas air sungai tersebut.

“Sebelumnya ada warga yang mengirim video ke komandan sektor, kemudian saya konfirmasi ke komandan bahwa benar ini ada di wilayah sektor 21 subsektor 2 cileunyi,” ujar Dansubsektor 2 Serma Agus Gustomi.

Gustomi menjelaskan, beberapa bulan yang lalu kondisinya belum sejernih  ini, ada 9 pabrik penghasil limbah cair yang melewati aliran ini dan penumpukan sampah di pintu air sudah sangat memprihatinkan.

Gustomi menambahkan butuh waktu satu bulan setengah membersihkan tumpukan sampah yang diperkirakan mencapai 20-30 truk.

Baca juga :  Melalui PAW, Dua Anggota DPRD Pangandaran Resmi Dilantik

“Satu bulan setengah satgas berupaya membersihkan tumpukan sampah yang ada di pintu air, kira kira mencapai 30 truk bila harus dilakukan pengangkutan. Kami lakukan pembersihan secara manual, kami angkat ke pinggir sungai, setelah kering kami bakar, sementara untuk tanah sedimentasi nya sebagian ada warga yang memanfaatkan untuk pembuatan bata,” jelasnya.

Sembilan pabrik yang mengalirkan limbah cairnya ke sungai ini. Satgas Subsektor 21-2 Cileunyi secara konsisten melakukan pemantauan rutin, bahkan melakukan sidak malam hari bila menerima laporan dari masyarakat.

“Satu minggu atau seminggu dua kali, saya berikut anggota satgas disamping kerja rutin pembersihan korve di sungai, salahsatunya adalah memantau IPAL industri,” ujarnya.

Meski pengelola pabrik sudah mengaku proses limbahnya sudah bagus,  namun Walaupun  tetap dipantau.

“Siapa tau ada lubang pembuangan tersembunyi, tetap kita lakukan pemantauan, bahkan kita adakan patroli sidak malam hari, siapa tau buang limbah kotor di waktu malam,” tegas Gustomi.

Jumlah anggota satgas 14 personil, Satgas Subsektor 21-2 Cileunyi terus membangun kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan, melalui sosialisasi komunikasi sosial (komsos) kepada warga khususnya warga yang dekat dengan bantaran sungai dan lingkungan yang terdapat tumpukan sampah.

Baca juga :  Polsek Batujajar Polres Cimahi Pastikan Arus Lalu Lintas Pagi Tetap Lancar

“sosialisasi dengan terjun langsung ke masyarakat agar tidak membuang sampah ke sungai dan mengingatkan kebersihan adalah sebagian dari iman,” ujarnya.

“Kita juga sengaja pasang spanduk  himbauan kepada masyarakat di daerah yang banyak  sampah, namun dari 4 banner yang dipasang, tersisa tinggal 1 buah,” ucap Gustomi.

Sementara itu  warga RT 04/ 04  Nia yang rumahnya berdekatan dengan saliran sungai Cikeruh Rancaekek Kulon menjelaskan dulu sampah selalu numpuk, karena tidak ada pembuangan sampah, sehingga banyak yang membuangnya ke sungai.

“Sejak ada TNI semua jadi bersih,  karena semua jadi pada takut membuang sampah sembarangan.  Satu atau dua kali seminggu sampah ada yang ngambil, sekarang mah karena sudah ada bak pembuangan sampah,” ujar Nia yang mengucapkan terimaksihnya pada TNI.

Senada dengan Nia,  Isman warga RT 02/04 mengatakan sebelumnya  banyak penumpukan sampah, kesulitan disini tidak adanya TPS.

“Semua tidak terakomodir, selain itu air dari industri mengotori sungai Cikeruh ini, padahal dulu sebelum ada industri,  disini airnya jernih bisa dipake nyuci nyuci, ada insdutri kotor kembali,  namun sejak ada TNI, sungai ini berangsur angsur bersih, bahkan anak anak sering berenang,” kata Isman.

Elly

Previous Post

Buser dan Tim Gabungan Polsek Pamulihan Ringkus Tersangka Jambret

Next Post

Aksi Nyata Babinsa Koramil Nusawungu Bantu Warganya membuat Talud

BeritaTerkait

Featured

Babak Baru Pikiran Rakyat di PHI Bandung, 131 Eks Karyawan Bawa Tagihan Hak Rp15,4 Miliar

September 16, 2026
Featured

Salah Paham, Dugaan Pencurian di Batu Kuda Tuntas Dengan Musyawarah

September 16, 2026
Wakil Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Barisan Relawan Jokowi Presiden (BaraJP), William Frans Ansanay. (Foto; Istimewa)
Featured

Soal Isu Keretakan Jokowi-Prabowo, Ini Penjelasan BaraJP

September 16, 2026
Ekonomi

Keberadaan Baznas Harus Memberikan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

September 16, 2026
Soal Literasi dan Kearsipan, Sumedang Peringkat 4 Tingkat Kegemaran Membaca di Jabar
Featured

Soal Literasi dan Kearsipan, Sumedang Peringkat 4 Tingkat Kegemaran Membaca di Jabar

September 15, 2026
Pemkab Sumedang Perkuat Mitigasi Hadapi Musim Hujan, Wilayah Ini Rawan Longsor
Featured

Pemkab Sumedang Perkuat Mitigasi Hadapi Musim Hujan, Wilayah Ini Rawan Longsor

September 15, 2026
Next Post

Aksi Nyata Babinsa Koramil Nusawungu Bantu Warganya membuat Talud

Please login to join discussion
No Result
View All Result

Berita Terkini

Babak Baru Pikiran Rakyat di PHI Bandung, 131 Eks Karyawan Bawa Tagihan Hak Rp15,4 Miliar

September 16, 2026

Salah Paham, Dugaan Pencurian di Batu Kuda Tuntas Dengan Musyawarah

September 16, 2026
Wakil Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Barisan Relawan Jokowi Presiden (BaraJP), William Frans Ansanay. (Foto; Istimewa)

Soal Isu Keretakan Jokowi-Prabowo, Ini Penjelasan BaraJP

September 16, 2026

Keberadaan Baznas Harus Memberikan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

September 16, 2026
Soal Literasi dan Kearsipan, Sumedang Peringkat 4 Tingkat Kegemaran Membaca di Jabar

Soal Literasi dan Kearsipan, Sumedang Peringkat 4 Tingkat Kegemaran Membaca di Jabar

September 15, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC