KAB. BANDUNG,- Penampilan tari jaipongan dan upacara adat oleh siswa-siswi GBI dan SD Mulyasari serta paduan suara menyanyikan lagu khusus Kecamatan Bojongsoang oleh guru memukau penonton peserta Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) SD tingkat Kab. Bandung, Jawa Barat. Acara itu dipusatkan di halaman Transnmart Carrefour Kec. Bojongsoang, Rabu 11 April 2018.
Acara terasa lebih spesial lantaran dibuka langsung Kadisdik Kab. Bandung DR. H. Juhana M. M.Pd dan dihadiri sejumlah kepala maupun perwakilan UPT tiap kecamatan, guru, kepala SD, Ketua Kontingen FLS2N kecamatan, K3S, ketua PGRI cabang, pengawas SD dan Muspika Kec. Bojongsoang.
Ketua panitia pelaksana FLS2N SD tingkat Kab. Bandung Hj. Aas melaporkan, FLS2N ini memberikan wadah mengembakan diri sehingga dapat meningkatkan pendidikan. Sedangkan yang diperlombakan pada FLS2N, ialah menyanyi tunggal (solo), seni tari, pantomim, gambar bercerita dan paduan suara.
“Untuk para juara 1, 2 dan 3 akan menerima piagam penghargaan dan uang pembinaan sesuai aturan yang didanai dari APBD Kab. Bandung tahun 2018 melalui DPA Disdik Kab. Bandung,” jelasnya.
Sementara H. Juhana menyampaikan terima kasih kepada Muspika Kec. Bojongsoang dan Panitia Kec. Bojongsoang, pengawas SD serta pihak Trasnmart Carrefour yang memberikan tempat untuk dilangsungkan FLS2N tingkat Kab. Bandung.
“Alhamdulilah kita dapat berkumpul pada FLS2N. Jika ada kepala UPT kecamatan yang tidak hadir, saya meminta pada Kabid SD untuk dicatat,” ujarnya.
Ia pun memuji penampilan tarian jaipongan. Kendati sudah baik, kata dia, kebolehan itu harus terus ditingkatkan, dipelihara dan dapat dilombakan serta digambungkan dengan FLS2N.
“Kesenian ini harus dilestarikan, jangan sampai sirna. Saya juga berharap para UPT punya lagu khusus seperti lagu Bojongsoang, nantinya akan dilombakan. Kepada dewan juri, saya berharap menjalankan tugas secara profesional. Dan kepada adik-adik (siswa), harus punya kesenangan baik di bidang seni maupun olah raga,” pesan H. juhana.
Kabid SD Kab. Bandung H. Maman Sudrajat, S.Pd. M.M menuturkan, FLS2N tingkat Kab. Bandung ini dilaksanakan di Bojongsoang karena memiliki fasilitas mumpuni dan telah membangun kerja sama yang baik dengan Transmart Carrefour. “Dengan demikian, FLS2N berjalan aman dan sukses,” imbuhnya.
Adapun juara FLS2N tingak Kab. Bandung, katanya, akan berlaga pada lomba yang sama di tingkat Provinsi Jawa Barat.
H. Maman lalu melaporkan hasil FLS2N, yaitu juara 1 penyanyi solo diraih Baleendah, disusul juara 2 Dayeuhkolot dan juara 3 Cileunyi. Pada ajang pamtomim, Banjaran berhasil menjadi juara 1, Cicalengka juara 2 dan Cimaung juara 3.
Pada Gambar bercerita, juara 1 diraih Margahayu, juara 2 Soreang dan juara 3 Baleendah. Pada tari kreasi, juara 1 Arjasari, juara 2 Pameungpeuk dan juara 3 Baleendah. Sedangkan pada paduan suara juara 1 disabet Bojongsoang, juara 2 Margaasih dan juara 3 Baleendah.
Kepala UPT Kec. Bojongsoang Dra. Hj. Anne Ania G. M.M.Pd mengungkapkan, guna mensukseskan FLS2N ini dirinya membentuk panitia kecamataan yang bekerja sama dengan Ketua Cabang PGRI Kec. Bojongsoang, K3S, Kepala SDN dan guru. “Saya bangga, yang mana Bojongsoang meraih juara 1 pada paduan suara,” imbuhnya.
ASY










