SUMEDANG,– Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pembangunan infrastruktur sekaligus memastikan setiap proyek yang dibiayai melalui anggaran negara maupun daerah dikerjakan sesuai spesifikasi dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila mengatakan, pembangunan infrastruktur tidak cukup hanya mengejar penyelesaian pekerjaan, tetapi juga harus menjamin kualitas, ketahanan, dan kesesuaian volume pekerjaan.
Hal tersebut disampaikan Fajar saat menghadiri Milangkala Kecamatan Situraja ke-116 dan Desa Situraja Utara ke-43 di Alun-alun Situraja, Sabtu (26/9/2026).
Menurut Fajar, salah satu pembangunan yang menjadi perhatian adalah ruas jalan Loji-Bangbayang yang ditargetkan dapat diselesaikan pada tahun ini.
“Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang terus meningkatkan infrastruktur yang ada di Kabupaten Sumedang. Ruas jalan Loji-Bangbayang akan diselesaikan tahun ini. Mohon dijaga, dirawat, dan diawasi pekerjaannya,” ujar Fajar.
Fajar secara khusus meminta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) bersama masyarakat turut melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan proyek infrastruktur di wilayahnya.
Ia menegaskan, pengawasan diperlukan untuk memastikan pekerjaan dilaksanakan sesuai perencanaan, terutama menyangkut volume dan material yang digunakan.
“Tolong diawasi pengerjaannya. Volumenya harus sesuai, jangan sampai ada pengurangan-pengurangan volume dan material. Jangan sampai nanti masyarakat yang dirugikan,” tegasnya.
Selain ruas jalan Loji-Bangbayang, Fajar menyampaikan bahwa pembangunan ruas Jalan Situraja-Limus Nunggal sepanjang sekitar 4 kilometer juga menjadi perhatian Pemerintah Daerah.
Pekerjaannya akan didorong untuk dipercepat melalui anggaran perubahan, dengan pelaksanaan lanjutan yang ditargetkan pada 2027 melalui anggaran murni.
Fajar menekankan bahwa setiap rupiah yang bersumber dari masyarakat, baik melalui APBD maupun APBN, merupakan amanah yang harus dikelola secara bertanggung jawab.
Ia bahkan meminta dukungan dan doa masyarakat agar penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Sumedang senantiasa berjalan dengan prinsip integritas serta terhindar dari korupsi, kolusi, nepotisme, dan gratifikasi.
“Kami meminta doa dari semua masyarakat Sumedang agar Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang menjadi pemerintah yang amanah, pemerintah yang jauh dari perbuatan korupsi, kolusi, nepotisme, dan gratifikasi,” katanya.
Menurutnya, masyarakat harus bersama-sama menjaga proses pembangunan agar tidak memberikan ruang bagi praktik-praktik yang dapat merugikan kepentingan publik.
“Jangan berikan ruang dan celah untuk tindakan-tindakan negatif,” tegas Fajar.
Di sisi lain, Fajar berharap kapasitas fiskal Kabupaten Sumedang terus meningkat sehingga pemerintah daerah memiliki ruang yang lebih besar untuk membiayai berbagai kebutuhan pembangunan, termasuk penataan kawasan publik.
Ia menyampaikan rencana untuk mendorong revitalisasi Alun-alun Situraja sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas ruang publik di wilayah tersebut.
“Mudah-mudahan fiskal kita tahun depan bisa meningkat. Saya akan mendorong untuk revitalisasi Alun-alun Situraja,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Fajar juga mengapresiasi Kecamatan Situraja dan Desa Situraja Utara yang mampu menyelenggarakan milangkala dengan semangat kebersamaan, kekompakan, dan gotong royong masyarakat.
Sementara itu, Camat Situraja Cecep Supriatna mengatakan, kehadiran Wakil Bupati Sumedang dalam peringatan milangkala tersebut menjadi tambahan semangat dan motivasi bagi jajaran pemerintah kecamatan untuk terus bekerja, berkolaborasi, dan bergotong royong dalam menjalankan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Antusiasme masyarakat Kecamatan Situraja luar biasa. Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menguatkan kembali silaturahmi, komitmen, kebersamaan, dan gotong royong kita semua untuk senantiasa mendukung kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati dalam mewujudkan visi Sumedang Simpati Semakin Maju,” tutur Cecep. (hms/bon)












