KOTIM,– Kedatangan massa berpakaian serba warna merah membuat kaget seisi PT. Mulia Agro Permai (MAP), Jumat (25/5/2023).
Kedatangan massa berjumlah sekitar 1.500 orang yang dinamai pasukan merah itu untuk mengkonfirmasi masalah plasma yang ditentukan sebesar 20 persen.
Staf humas PT. MAP mempersialahkan perwakilan pasukan merah untuk masuk ke ruangan managemen guna menyampaikan aspirasinya.
Perwakilan pasukan merah lantas menanyakan 20 persen lahan plasma dan lahan diluar daripada HGO dan meminta agar dikembalikan kepada masyarakat.
Tuntutan ini diterima oleh manager dan akan dilaksanakan mediasi kedua pekan depan.
“Kami sudah muak setiap kali datang kesini hanya janji-janji doang. Tidak pernah ada hasil yang baik. Dan apabila mediasi di tingkat Kabupaten Kotim tidak ada juga hasil sesuai rencana, maka kami akan lakukan aksi besar-besaran,” ujar salah atu perwakilan Pasukan Merah kepada staf peruasahaan dan manager PT. MAP. (sry)












